Tingkatkan Keselamatan Perjalanan Selama Angkutan Nataru 2025/2026, KAI Daop 7 Madiun Siagakan Pos Kesehatan 24 Jam di Berbagai Stasiun

Jumat, 2 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MADIUN, 28 Desember 2025 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun terus berkomitmen meningkatkan standar keselamatan dan kenyamanan perjalanan kereta api. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah melalui penguatan layanan Pos Kesehatan Stasiun (Poskes) yang beroperasi selama 24 jam setiap hari di wilayah Daop 7 Madiun.

Kehadiran layanan ini merupakan bagian integral dari sistem pelayanan terpadu untuk memberikan perlindungan kesehatan maksimal bagi pelanggan maupun petugas selama berada di area stasiun.

Manager Humas Daop 7 Madiun, Tohari, menyampaikan bahwa Pos Kesehatan Stasiun berfungsi sebagai garda terdepan dalam memberikan penanganan medis awal, mulai dari Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) hingga tindakan kegawatdaruratan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami ingin memastikan bahwa setiap situasi medis yang muncul di lingkungan stasiun dapat direspon secara cepat dan tepat. Kehadiran tenaga kesehatan profesional di Poskes adalah jaminan bahwa aspek keselamatan kesehatan pelanggan menjadi prioritas utama kami,” ujar Tohari.

Cakupan Layanan Pos Kesehatan

Layanan kesehatan di Daop 7 Madiun dirancang secara komprehensif, meliputi:

1. Pemeriksaan Kesehatan Awak KA (Posrikes): Memastikan seluruh petugas (masinis, asisten masinis, dan kondektur) dalam kondisi fit sebelum berdinas. Dalam tahap ini, petugas kesehatan dilarang memberikan obat yang menyebabkan kantuk demi menjamin keselamatan perjalanan.

2. Penanganan P3K & Darurat Medis: Melayani keluhan kesehatan mendadak atau insiden medis yang dialami pelanggan di kawasan stasiun.

3. Sistem Rujukan: Melakukan koordinasi cepat untuk rujukan ke Puskesmas atau Rumah Sakit terdekat jika ditemukan kondisi yang memerlukan penanganan medis lanjutan.

Sebaran Lokasi Layanan

Untuk menjangkau pelayanan kesehatan bagi pelanggan secara luas, Pos Kesehatan tersedia di stasiun-stasiun strategis di wilayah Daop 7 Madiun, antara lain:

• Stasiun Madiun (MN)

• Stasiun Nganjuk (NJ)

• Stasiun Kertosono (KTS)

• Stasiun Jombang (JG)

• Stasiun Kediri (KD)

• Stasiun Tulungagung (TA)

• Stasiun Blitar (BL)

Selain itu, KAI Daop 7 juga menyiagakan 1 lokasi Pos Pemeriksaan Kesehatan (Posrikes) khusus yang berpusat di UPT Crew KA Madiun untuk memantau kesiapan fisik para awak kereta api pada saat akan berdinas guna memastikan kondisi kesehatan sebelum menjalankan KA.

Komitmen Keselamatan

Seluruh Pos Kesehatan telah dilengkapi dengan tenaga kesehatan profesional dan peralatan medis standar yang memadai. Penempatan lokasi yang strategis di dalam stasiun memudahkan akses bagi siapa saja yang membutuhkan bantuan medis segera. Petugas Frontliner diantaranya Kondektur, Teknisi KA, Prama dan Prami, OTC, Ticket officer, CSOS dan petugas pelayanan lainnya pun mendapat pembekalan pelatihan kondisi kegawatdaruratan sebelum memasuki masa angkutan Nataru 2025/2026. Hal ini penting dilaksanakan agar para petugas segera sigap dan tanggap apabila menemui kondisi pelanggan yang harus mendapatkan penanganan segera.

“Kami berharap kehadiran Pos Kesehatan yang siaga 24 jam ini memberikan ketenangan dan keyakinan bagi seluruh pelanggan terutama dalam masa angkutan Nataru saat ini dimana okupansi penumpang cukup tinggi. KAI Daop 7 Madiun akan terus berupaya menghadirkan layanan terbaik agar setiap perjalanan pelanggan berlangsung lebih aman, nyaman, dan terlindungi,” tutup Tohari.

Tentang KAI Daop 7 Madiun
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun
Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES
Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kementerian PU Mulai Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II: Target Rampung Juni 2026 untuk Putus Rantai Kemiskinan
KAI Perluas Pin Prioritas LRT Jabodebek Mulai 2026, Atur Penggunaan Kursi di Jam Padat
KAI Hadirkan Sarana Stainless Steel New Generation pada KA Gajayana dan Parahyangan Mulai 10–11 Januari 2026
KA Pandanwangi Tembus 1,15 Juta Penumpang di 2025, Andalan Mobilitas Wisata Tapal Kuda
Antisipasi Libur Isra Miraj 15–18 Januari, KAI Daop 1 Jakarta Sediakan 158 Ribu Tempat Duduk
Topremit Kembali Raih Award “Penyedia Jasa Transfer Terbaik 2025” dari BI
Ruas Batang–Semarang Dorong Pengembangan Kawasan Industri di Jawa Tengah
Jumlah Penumpang KAI Bandara Medan dan Yogyakarta Tumbuh 20 Persen Sepanjang 2025

Berita Terkait

Minggu, 18 Januari 2026 - 11:02 WIB

Kementerian PU Mulai Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II: Target Rampung Juni 2026 untuk Putus Rantai Kemiskinan

Minggu, 18 Januari 2026 - 00:28 WIB

KAI Perluas Pin Prioritas LRT Jabodebek Mulai 2026, Atur Penggunaan Kursi di Jam Padat

Minggu, 18 Januari 2026 - 00:10 WIB

KAI Hadirkan Sarana Stainless Steel New Generation pada KA Gajayana dan Parahyangan Mulai 10–11 Januari 2026

Sabtu, 17 Januari 2026 - 09:52 WIB

KA Pandanwangi Tembus 1,15 Juta Penumpang di 2025, Andalan Mobilitas Wisata Tapal Kuda

Sabtu, 17 Januari 2026 - 01:25 WIB

Antisipasi Libur Isra Miraj 15–18 Januari, KAI Daop 1 Jakarta Sediakan 158 Ribu Tempat Duduk

Berita Terbaru