21 Juta Ton Barang Terkelola hingga November 2025, KAI Logistik Perkuat Distribusi Logistik Nasional

Minggu, 4 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hingga November 2025, PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik) mencatatkan capaian pengelolaan lebih dari 21 juta ton barang. Capaian tersebut mencerminkan peran KAI Logistik dalam menjaga kelancaran distribusi dan logistik nasional, khususnya dalam pengelolaan komoditas strategis yang menopang aktivitas industri serta kebutuhan masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.

Direktur Utama KAI Logistik, Yuskal Setiawan, menyampaikan bahwa dari total volume tersebut, angkutan batu bara masih mendominasi sebesar 74 persen atau setara 15,8 juta ton. Menurutnya, pengelolaan batu bara menjadi salah satu fokus utama perusahaan dalam mendukung kelancaran distribusi energi nasional. “Distribusi batu bara yang terkelola secara terencana dan terintegrasi berperan penting dalam menjaga keberlanjutan pasokan energi nasional,” ujarnya.

Hingga November 2025, selain batu bara KAI 8Logistik juga mengelola beragam komoditas lainnya, meliputi layanan pra dan purna angkutan BBM dan BBK sekitar 2,8 juta ton, angkutan kontainer sekitar 2,3 juta ton, angkutan semen sebesar 389.560 ton, angkutan limbah B3 sebanyak 13.554 ton, serta layanan angkutan kurir sebesar 59.547 ton. Capaian tersebut mencerminkan meningkatnya kebutuhan industri dan masyarakat terhadap layanan logistik yang andal, efisien, dan mampu melayani volume besar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Layanan ritel melalui KALOG Express mencatatkan pertumbuhan kinerja yang positif. Hingga November 2025, KALOG Express mencatatkan volume pengiriman sebesar 59.547 ton, melampaui capaian kinerja sepanjang tahun 2024 yang tercatat sebesar 58.903 ton.  Pencapaian ini didorong oleh strategi baik peningkatan layanan seperti pemangkasan waktu tempuh Bandung – Surabaya menjadi 24 jam, penguatan peran digitalisasi melalui KAI Logistik TRAX hingga ekspansi perusahaan melalui pembukaan lebih dari 100 service point  baru di wilayah Jawa dan Bali, sehingga saat ini KAI Logistik telah memiliki 285 titik service point.

Yuskal menambahkan bahwa ekspansi tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam meningkatkan aksesibilitas layanan logistik. “Penambahan service point menjadi langkah strategis kami untuk mendekatkan layanan kepada masyarakat dan pelaku usaha, sekaligus memperkuat jaringan distribusi logistik,” jelasnya.

Selain itu, pertumbuhan juga tercatat pada layanan KALOG Pro, khususnya penanganan angkutan limbah B3 yang tumbuh 31 persen dibandingkan capaian periode sepanjang 2024, dari 10.386 ton menjadi 13.554 ton hingga November 2025. Peningkatan ini merepresentasikan kepercayaan industri terhadap KAI Logistik dalam penanganan pengiriman limbah yang aman dan terkendali, sekaligus mendukung agenda green logistics dan keberlanjutan lingkungan.

“Dengan menjadikan moda kereta api sebagai tulang punggung operasional, KAI Logistik berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan logistik yang aman, efisien, dan terjadwal. Melalui pengelolaan yang terintegrasi dan berkelanjutan, kami akan terus menjaga keandalan distribusi logistik nasional sekaligus berkontribusi dalam mendukung efisiensi transportasi dan keberlanjutan lingkungan,” tutup Yuskal.

Tentang KAI Logistik
PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik) dibentuk dengan tujuan melayani distribusi logistik berbasis kereta api, dengan kemasan bisnis hingga layanan door to door service untuk memberikan pelayanan yang excellent bagi Pelanggan. KAI Logistik fokus pada orientasi bisnis sebagai jasa layanan distribusi logistik terpadu (total logistics solution) melalui “End-to-End Services”. Mengusung tagline KAI Logistik Ispossible yaitu semuanya menjadi mungkin, KAI Logistik menyediakan ragam layanan logistik melalui 3 segmentasi yaitu KALOG Express, KALOG Plus dan KALOG Pro.
Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

BINUS University Perkuat Budaya Inovasi Melalui Innovation Award & Continuous Innovation Award 2025
BINUS UNIVERSITY Jadi Tuan Rumah Garena Game Jam 2026, Dorong Talenta Game Developer Muda Indonesia
Drone Thermal Perkuat Pengawasan Kawasan Industri di Indonesia
Bagian dari PSN, Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Hilirisasi Perkebunan di Jateng
Krakatau Steel Dorong P3DN Hadapi Distorsi Impor Baja
Penumpang KA Srilelawangsa Tembus 4,1 Juta, KAI Bandara Medan Catat Lonjakan Signifikan di 2025
Stagflasi dan Ledakan AI, Mengapa TSMC Tetap Moncer di Tengah Ekonomi Global?
KAI Lakukan Penyempitan Perlintasan Sebidang di JPL 73 Weleri untuk Tingkatkan Keselamatan

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 16:14 WIB

BINUS University Perkuat Budaya Inovasi Melalui Innovation Award & Continuous Innovation Award 2025

Kamis, 22 Januari 2026 - 15:58 WIB

BINUS UNIVERSITY Jadi Tuan Rumah Garena Game Jam 2026, Dorong Talenta Game Developer Muda Indonesia

Kamis, 22 Januari 2026 - 12:40 WIB

Drone Thermal Perkuat Pengawasan Kawasan Industri di Indonesia

Kamis, 22 Januari 2026 - 12:37 WIB

Bagian dari PSN, Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Hilirisasi Perkebunan di Jateng

Kamis, 22 Januari 2026 - 11:18 WIB

Krakatau Steel Dorong P3DN Hadapi Distorsi Impor Baja

Berita Terbaru

EKONOMI & BISNIS

Drone Thermal Perkuat Pengawasan Kawasan Industri di Indonesia

Kamis, 22 Jan 2026 - 12:40 WIB

EKONOMI & BISNIS

Krakatau Steel Dorong P3DN Hadapi Distorsi Impor Baja

Kamis, 22 Jan 2026 - 11:18 WIB