KanalNasional.com | Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus berupaya meningkatkan akuntabilitas kinerja birokrasi. Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, menegaskan bahwa setiap perangkat daerah harus lebih optimal dalam manajemen kinerja di tahun 2025, sekaligus melakukan evaluasi atas capaian tahun 2024.
Penegasan ini disampaikan Benyamin saat menghadiri kegiatan penguatan dan reviu Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) di Serpong, Selasa (5/2/2025). Ia menekankan bahwa kinerja pemerintahan tidak hanya soal menjalankan tugas, tetapi juga harus dapat dipertanggungjawabkan dan dievaluasi.
“Kita bekerja itu untuk diukur kinerjanya. Jadi bukan hanya sekadar kerja, tapi kerja yang terukur. Kerja, kinerja, udah itu aja,” tegas Benyamin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Lebih lanjut, ia menyoroti tiga fungsi utama birokrasi, yaitu memberikan pelayanan publik yang maksimal, meningkatkan daya saing daerah, serta mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Ia juga mengingatkan para birokrat untuk bekerja sesuai aturan.
“Penuhi aturan dalam bekerja, jangan nabrak aturan. Kalau nabrak, kalian yang ditabrak sama aturan,” ujarnya dengan nada tegas.
Sementara itu, Kepala Bagian Organisasi Setda Tangsel, Aplahunajat, mengungkapkan bahwa nilai Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Tangsel di tahun 2024 mencapai 69,04 dengan kategori B. Capaian ini meningkat 1,73 poin dari tahun sebelumnya, tetapi masih belum mencapai target 70.
Meski hanya kurang satu poin, Aplahunajat menekankan bahwa peningkatan nilai SAKIP bukanlah hal yang mudah. Setidaknya dua pertiga dari SAKIP perangkat daerah harus bernilai baik untuk mencapai target tersebut.
Untuk itu, Pemkot Tangsel akan menindaklanjuti rekomendasi Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenpanRB), khususnya terkait Laporan Hasil Evaluasi (LHE). Salah satu langkah strategisnya adalah meningkatkan kualitas laporan akuntabilitas kinerja instansi pemerintah (LKjIP) agar lebih terstruktur, relevan, dan akurat.
“Kami akan terus berupaya memperbaiki sistem dan memastikan perangkat daerah bekerja lebih efektif demi mencapai target akuntabilitas yang lebih baik,” pungkasnya.
Dengan langkah-langkah ini, diharapkan kinerja pemerintahan Kota Tangerang Selatan semakin transparan, efektif, dan berdampak nyata bagi masyarakat. (Adv)
















