RSJ Jawa Barat Gaet Dinas Pendidikan: Tingkatkan Layanan Publik Inklusif Berbasis HAM

Rabu, 19 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KanalNasional.com | Pasca terima Penghargaan dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia,Rumah Sakit Jiwa Provinsi Jawa Barat selenggarakan Kerjasama Peningkatan Pelayanan Publik Bebasis Hak Asasi Manusia, pada Selasa (18/02/2025).

”Kerjasama dangan tujuan untuk meninngkatkan aksesbilitas pelayanan kesehatan, mengurangi kesalahapahaman dalam komunikasi antara yang memberikan pelayanan dan yang dilayani,  juga dalam rangka meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM) pada Rumah Sakit Jiwa Provinsi Jawa Barat,”kata Ketua Penyelenggara Acara Penandatangan Kerjasama Pelayanan Publik Berbasis HAM,” kata Primalenti kepada media

Sementara itu, Plt. Direktur Rumah Sakit Jiwa Provinsi Jawa Barat dr. Noki Irawan Saputra, Sp.KJ,. MMRS menyampaikan, bahwa urusan Pelayanan Publik bukan hal yang  aneh bagi Institusi Pemerintahan maupun Swasta, ”bagaimanapun kita sebagai pelayan publik bisa maksimal dalam melayani masyarakat dengan tidak membeda bedakan siapa yang harus kita layani,” ujar dr. Noki Irawan Saputra,

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kerjasama ini dilaksanakan dengan Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII Provinsi Jawa Barat adalah untuk memenuhi standar pelayanan publik, dimana Pihak Rumah Jiwa harus memberikan pelayanan istimewa kepada semua, terlebih kepada pasien atau keluarga pasien yang masuk kategori rentan dan berkebutuhan khusus.

”Kami akan terus meningkatkan pelayanan mulai dari pintu masuk hingga pasien itu keluar, terkhusus untuk pelayanan berkebutuhan khusus kami sudah pasang rambu – rambu dan guiding block untuk memandu pasien atau keluarga pasien yang berkebutuhan khsusus, agar pihak rumah sakit bisa melayani semua kalangan,” tuturnya

Tak cukup dengan rambu rambu, Pihak Rumah Sakit Jiwa telah menandatangani Kerjasama untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan, agar para dokter, perawat dan semua yang langsung memberikan pelayanan publik dapat menguasasi bahasa isyarat yang sebentar lagu akan dilaksanakan.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII Provinsi Jawa Barat Asep Yudi Mulyadi, menyampaikan aparesiasinya kepada Pihak Rumah Sakit Jiwa yang telah mempercayainya untuk menjalin kerjasama dalam rangka peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Bahasa Isyarat dalam rangka memenuhi kebutuhan pelayan publik.

Acara tersebut, haidri oleh Seluruh Pejabat Struktural dan Ketua Tim Kerja pada Rumah Sakit  Jiwa Provinsi Jawa Barat dan dihadiri 52 Kepala Sekolah Luar Biasa Se Wilayah VII Kantor Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat,

”Kerjasama ini merupakan Kolaborasi untuk mencapai sebuah tujuan Organisasi, agar dalam keseharian tidak ada lagi masyarakat yang termarjinalkan dalam pelayanan, disamping itu kami berharap pihaknya dapat diberikan kesempatan dalam rangka mengikutsertakan anak didik pada  Sekolah Luar Biasa yang ada dilingkuingan Wilayah VII untuk bisa diberikan keterampilan,” bebenrya,

Melalui program magang atau praktek kerja lapangan unutk peningkatan pembekalan bagaimana para siswa/i didik SLB mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ketatabogaan dan menjadi pramu saji yang profesional sebagai bekal kelak dalam rangka melar pekerjaan (red).

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Sosialisasi Program MBG, DPR RI Tekankan Penguatan Pengawasan dan Kolaborasi
Miliki Ribuan Santri, Pesantren Online Pondok Sehat Malomo Hampir Dua Tahun Berjalan
Pemenuhan Gizi Sejak Dini Adalah Investasi Mahal untuk Masa Depan
Bangun Generasi Sehat, Putih Sari Perkenalkan Program Makan Bergizi Gratis kepada Warga Bekasi
Kolaborasi TK SD Budi Luhur dan Aksara, Hadirkan Kepedulian untuk Teman Tuli di Momen Ramadan
Dana Hibah Rp100 Juta per RW di Kelurahan Harapan Mulya Disorot, Nilai Fantastis Laporan Minimalis
SDI Pembangunan Pamulang Gelar Funsantren Ramadhan, Wujudkan Mimpi Teman Tuli Mendengar Lagi
Ranny Fahd A. Rafiq Tekankan Pentingnya Edukasi Gizi dalam Sosialisasi Program MBG di Bekasi

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 17:15 WIB

Sosialisasi Program MBG, DPR RI Tekankan Penguatan Pengawasan dan Kolaborasi

Jumat, 27 Maret 2026 - 11:58 WIB

Pemenuhan Gizi Sejak Dini Adalah Investasi Mahal untuk Masa Depan

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:59 WIB

Bangun Generasi Sehat, Putih Sari Perkenalkan Program Makan Bergizi Gratis kepada Warga Bekasi

Kamis, 12 Maret 2026 - 20:16 WIB

Kolaborasi TK SD Budi Luhur dan Aksara, Hadirkan Kepedulian untuk Teman Tuli di Momen Ramadan

Selasa, 10 Maret 2026 - 15:36 WIB

Dana Hibah Rp100 Juta per RW di Kelurahan Harapan Mulya Disorot, Nilai Fantastis Laporan Minimalis

Berita Terbaru

Tak Berkategori

Lewat Program MBG Anak-Anak Indonesia Tumbuh Sehat dan Produktif

Kamis, 16 Apr 2026 - 21:24 WIB