Komisi III Berharap Pj Wali Kota Bekasi Bisa Tingkatkan Capaian PAD

Sabtu, 18 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi III DPRD Kota Bekasi, Latu Har Hary

Anggota Komisi III DPRD Kota Bekasi, Latu Har Hary

KanalNasional.com | Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi, Latu Har Hary berharap Penjabat (Pj) Wali Kota Bekasi, Raden Gani Muhammad yang akan bertugas hingga Oktober 2024 mendatang mampu meningkatkan capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bekasi.

Capaian PAD bagi seorang kepala daerah sangatlah penting, sebab hal itu menjadi salah satu tolak ukur apakah kepala daerah tersebut cakap atau tidak dalam bekerja.

“Pj Wali Kota Bekasi itu mengawal pemerintahan Kota Bekasi sampai dengan Oktober 2024 mendatang. Salah satu yang menjadi tolak ukur kinerjanya adalah meningkatkan PAD, sesuai dengan target yang direncanakan bersama, tidak banyak terjadi kebocoran-kebocoran pada sektor pendapatan,” ujar Latu Har Hary, Sabtu (18/11/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pihaknya menambahkan, Komisi III DPRD Kota Bekasi memiliki perhatian khusus terhadap kesehatan keuangan daerah, terutama dalam mencapai target Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Pada tahun ini, target PAD dari sektor pajak dan retribusi ditetapkan sebesar Rp 3,1 triliun. Namun, hingga September lalu, realisasi yang dilaporkan pemerintah baru mencapai 65 persen dari target tersebut.

“Itu menjadi konsen kami di komisi III yang mengawasi keuangan daerah,” tambah Latu Har Hary.

Dengan memberikan catatan penting ini, Komisi III berharap Pj Wali Kota Bekasi dapat memfokuskan upayanya untuk memperbaiki realisasi pendapatan daerah dan mengoptimalkan pelaksanaan program-program yang mendukung pertumbuhan ekonomi Kota Bekasi.

Evaluasi kinerja secara berkala diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai capaian dan upaya yang perlu dilakukan untuk mencapai target pendapatan.

“Sebab, tidak terealiasikan pendapatan yang telah ditetapkan, maka akan mempengaruhi perencanaan pembangunan,” pungkasnya. (advertorial)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Ahli Waris Kong Sarun vs Pengembang, Sengketa Lahan di Perigi Memanas di Meja Mediasi
Dikbud dan IPSI Tangsel Tandatangani Kerja Sama Lestarikan Pencak Silat di Sekolah
Sosialisasi Program MBG, DPR RI Tekankan Penguatan Pengawasan dan Kolaborasi
Miliki Ribuan Santri, Pesantren Online Pondok Sehat Malomo Hampir Dua Tahun Berjalan
Pemenuhan Gizi Sejak Dini Adalah Investasi Mahal untuk Masa Depan
Pondok Sehat Malomo Pimpinan Ustad Aris Alwi Berbagi, Wujud Kepedulian Jelang Idul Fitri
Dikbud Tangsel dan IPSI Kota Tangsel Bersinergi Lestarikan Pencak Silat di Sekolah
Ranny Fahd Arafiq: Program MBG Dukung Gizi Anak dan Buka Lapangan Kerja

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 08:26 WIB

Ahli Waris Kong Sarun vs Pengembang, Sengketa Lahan di Perigi Memanas di Meja Mediasi

Kamis, 9 April 2026 - 09:19 WIB

Dikbud dan IPSI Tangsel Tandatangani Kerja Sama Lestarikan Pencak Silat di Sekolah

Jumat, 3 April 2026 - 17:15 WIB

Sosialisasi Program MBG, DPR RI Tekankan Penguatan Pengawasan dan Kolaborasi

Jumat, 27 Maret 2026 - 11:58 WIB

Pemenuhan Gizi Sejak Dini Adalah Investasi Mahal untuk Masa Depan

Jumat, 20 Maret 2026 - 16:00 WIB

Pondok Sehat Malomo Pimpinan Ustad Aris Alwi Berbagi, Wujud Kepedulian Jelang Idul Fitri

Berita Terbaru

Tak Berkategori

Lewat Program MBG Anak-Anak Indonesia Tumbuh Sehat dan Produktif

Kamis, 16 Apr 2026 - 21:24 WIB