KanalNasional.com | Warga Perumahan Pakujaya Permai, Kelurahan Paku Jaya, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan, dibuat resah usai proyek sistem penampungan air bawah jalan (long storage) di wilayah mereka mengalami longsor. Insiden yang terjadi setelah hujan deras itu memicu kekhawatiran serius, terutama bagi warga yang rumahnya berada di dekat lokasi, tepatnya di RT 010 dan RT 011, RW 05.
Tokoh masyarakat setempat, Toto, dengan nada kesal menegaskan bahwa Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (DSDABMBK) Kota Tangsel harus bertanggung jawab penuh atas persoalan ini.
“Mau diteruskan ya silakan, itu tanggung jawab pemerintah. Ada masalah di sini, pemerintah yang harus bertindak. Saya tidak mau usul apa-apa,” ujarnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Toto mengungkapkan, jauh sebelum pengerjaan dimulai, ia sudah menyampaikan penolakan dan kekhawatiran warga dalam rapat bersama aparat kelurahan. Bahkan, menurutnya, persoalan ini sudah dibicarakan di tingkat Wali Kota Tangsel dan Pemerintah Kota Tangerang, namun hingga kini tak ada tindak lanjut berarti.
“Saya sudah bilang, kalau memang belum selesai di sini, harusnya diteruskan sampai gubernur,” tambahnya.
Kini, selain kerusakan fisik di area proyek, bayang-bayang ancaman amblasnya rumah warga menjadi momok yang tak bisa diabaikan. Warga berharap pemerintah segera turun tangan sebelum bencana yang lebih besar terjadi. (Red)
















