BNPB: Setidaknya 4.940 Bencana Alam yang Terjadi di 2023

Jumat, 12 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KanalNasional.com | Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto menyampaikan setidaknya ada 4.940 bencana alam terjadi di sepanjang tahun 2023. Angka ini naik dari tahun sebelumnya.

Hal tersebut terjadi sebab Indonesia merupakan salah satu dari 35 negara di dunia yang memiliki potensi resiko bencana tinggi.

“Indonesia merupakan satu negara dari 35 negara di dunia yang potensi risiko bencananya paling tinggi, sehingga dikatakan kalau tadi di 2022, 3 ribu, di 2023 BNPB mencatat lebih tinggi lagi 4.940 kali bencana,” ungkap Suharyanto kepada wartawan, Jumat (12/1/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kendati begitu, ia menyebut dampak yang ditimbulkan tak selalu berbanding lurus dengan jumlah bencana tersebut. Menurut dia, angka dampak yang ditimbulkan berjalan fluktuatif.

“Tapi kalau kita lihat di 2021, 2020 angkanya tembus ke 6.000 ini tentu saja kejadian ini fluktuatif, kita tidak bisa melihat dari jumlah kejadian bencananya. Meskipun kejadiannya meningkat tetapi dampaknya tidak selalu berbanding lurus dengan jumlah kejadian,” ujarnya.

Suharyanto merinci bencana hidrometeorologi basah mendominasi tahun 2023 seperti banjir, cuaca ekstrem, tanah longsor serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

“Di 2023 ini yang menonjol memang Indonesia ini yang terbesar adalah bencana hidrometeorologi basah dari 4.940 itu paling tidak separuh lah,” tuturnya.

“Kemudian di 2023 juga karena ada el nino, el nino moderat itu siklusnya 4 tahun ya 2023 el nino, 2019 elnino, 2015 elnino. Tentu saja karena el nino juga banyak di karhutla 1.802 kejadian dan sisanya adalah bencana geologi dan vulkanologi,” sambungnya.

Berikut rincian 4.940 bencana alam yang terjadi sepanjang 2023:
– 31 Gempa bumi
– 4 Erupsi gunung api
– 1.802 Karhutla
– 1.170 Banjir
– 1.155 Cuaca ekstrem
– 579 Tanah longsor
– 168 Kekeringan
– 31 Gelombang pasang dan abrasi.

Berita Terkait

Demokrat Nggak Mau Nonton dari Pinggir: Anton Suratto Sebut Pidato AHY Tampar Isu 2029
Drainase Rp333 Juta di Jalan Sadih Da’un: Dipaksakan, Tidak Nyambung, dan Gelap Volume
Bidik 2029, Anton Suratto: Jadikan Jabar Kekuatan Utama Demokrat, Turun Sebelum Rakyat Meminta
HUT ke 25 Demokrat: Anton Suratto -Rakyat Tak Butuh Janji, Tapi Kehadiran
Abu Erupsi Anak Krakatau Menyebar! Jakarta hingga Bengkulu Terdampak, Penerbangan Mulai Terganggu
Meriahkan HUT RI ke-81, Ribuan Warga Desa Kemang Tumpah Ruah, Kursi Muspika Justru Kosong
Bukan Pidato, Tapi Sapa: Anton Sukartono Bukti Demokrat Hadir di Tengah Rakyat
AKAMSI Soroti Pembongkaran Pura di Sanur sebagai Dugaan Penistaan Agama

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 12:59 WIB

Demokrat Nggak Mau Nonton dari Pinggir: Anton Suratto Sebut Pidato AHY Tampar Isu 2029

Jumat, 11 September 2026 - 08:32 WIB

Drainase Rp333 Juta di Jalan Sadih Da’un: Dipaksakan, Tidak Nyambung, dan Gelap Volume

Rabu, 9 September 2026 - 15:30 WIB

Bidik 2029, Anton Suratto: Jadikan Jabar Kekuatan Utama Demokrat, Turun Sebelum Rakyat Meminta

Senin, 7 September 2026 - 11:48 WIB

HUT ke 25 Demokrat: Anton Suratto -Rakyat Tak Butuh Janji, Tapi Kehadiran

Minggu, 6 September 2026 - 17:04 WIB

Meriahkan HUT RI ke-81, Ribuan Warga Desa Kemang Tumpah Ruah, Kursi Muspika Justru Kosong

Berita Terbaru