Kejar Target Pemulihan Pascabencana di Aceh, Kementerian PU Terus Tangani Ruas Utama agar Bisa Segera Dilalui

Selasa, 23 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 17 Desember 2025 – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh terus mempercepat langkah pemulihan konektivitas pascabencana di Provinsi Aceh. Upaya penanganan infrastruktur ini dilakukan secara intensif untuk memastikan ruas-ruas jalan nasional yang terdampak dapat segera kembali dilalui. Langkah ini dilakukan guna memperkuat akses antarwilayah, sekaligus mendukung pergerakan masyarakat serta kelancaran distribusi logistik bantuan ke daerah terdampak.

Menteri PU, Dody Hanggodo, menegaskan bahwa pemulihan konektivitas menjadi prioritas utama pascabencana di wilayah Sumatera, khususnya Aceh.

“Kementerian PU terus berusaha agar akses ini kembali fungsional secepat mungkin. Jalan dan jembatan merupakan urat nadi pergerakan masyarakat dan distribusi logistik,” kata Menteri Dody.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut, Menteri Dody mengatakan bahwa Kementerian PU secara bertahap terus melakukan penanganan infrastruktur konektivitas di Aceh dengan terukur dan mengutamakan keselamatan pengguna jalan. Selain itu, pihaknya juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait untuk mempercepat pemulihan aktivitas masyarakat.

Berkat kerja keras yang dilakukan, ruas Jalan Genting Gerbang–Celala–Batas Aceh Tengah/Nagan Raya kini kembali terhubung dan sudah dapat dilalui kendaraan roda dua. Adapun akses dari sisi Nagan Raya masih dalam tahap perbaikan, khususnya pada penghubung menuju Jembatan Krueng Beutong.

Selain ruas Genting Gerbang–Celala–Batas Aceh Tengah/Nagan Raya, pemulihan jalan dan jembatan putus pascabencana Aceh juga menunjukkan perkembangan positif pada sejumlah ruas jalan nasional lainnya.

Pada jalur lintas utama, ruas Jalan Kota Banda Aceh–Meureudu kini telah terhubung kembali untuk memperlancar akses dari wilayah barat menuju pesisir utara Aceh. Kondisi serupa juga terjadi pada ruas Jalan Meureudu–Batas Pidie Jaya/Bireuen yang telah berfungsi normal sejak 12 Desember 2025 setelah tim penanganan merampungkan penimbunan oprit jembatan yang runtuh.

Bergeser ke wilayah timur Aceh, akses pada ruas Jalan Batas Kota Lhokseumawe/Batas Aceh Utara–Kota Langsa juga sudah terbuka usai pembersihan sedimen rampung pada 10 Desember 2025. Penanganan terus dilanjutkan pada ruas Jalan Kota Langsa–Kota Kuala Simpang yang saat ini masih dalam tahap pembersihan sedimen dengan target penyelesaian 19 Desember 2025.

Adapun ruas Jalan Kota Kuala Simpang–Batas Provinsi Sumatera Utara juga telah fungsional dan dapat dilalui oleh semua jenis kendaraan, meski di beberapa titik akses sinyal masih terbatas dan pembersihan material lumpur serta kayu terus dilakukan.

Selanjutnya, ruas Jalan Kota Kutacane–Batas Provinsi Sumatera Utara juga telah kembali dapat dilalui, sehingga membuka akses penting menuju wilayah selatan Aceh.

Hingga kini, Kementerian PU terus melanjutkan sejumlah pekerjaan berat yang sudah berjalan (on going) di Provinsi Aceh, antara lain pada ruas jalan yang terputus akibat longsor dan jembatan yang runtuh diterpa banjir. Salah satunya adalah pekerjaan pada ruas Jalan Kota Bireuen–Batas Bireuen/Aceh Utara yang terputus akibat runtuhnya Jembatan Krueng Tingkeum/Kuta Blang.

Karena Jembatan Krueng Tingkeum/Kuta Blang tak dapat dipergunakan, Kementerian PU mengalihkan arus lalu lintas yang melewati jembatan ini ke jembatan bailey di Awe Geutah yang ditargetkan dapat dipergunakan (open traffic) mulai 17 Desember 2025. Pemasangan jembatan bailey pada jembatan eksisting ditargetkan selesai 20 Desember 2025.

Penanganan darurat menggunakan jembatan bailey juga diterapkan pada ruas Jalan Kota Bireuen–Batas Bireuen/Bener Meriah, tepatnya di Jembatan Teupin Mane, yang kini memasuki tahap uji coba. Sedangkan untuk ruas Jalan Batas Bireuen/Bener Meriah–Batas Bener Meriah/Aceh Tengah yang mengalami kerusakan parah berupa 7 jembatan rusak serta titik longsor, Kementerian PU menargetkan penyelesaian penanganan pada 30 Desember 2025.

Penanganan juga dilakukan pada ruas Jalan Blangkejeren–Batas Gayo Lues/Aceh Tenggara yang terputus akibat amblas dan putusnya badan jalan di beberapa titik. Penimbunan badan jalan pada ruas ini ditargetkan rampung 28 Desember 2025. Sementara pada ruas Jalan Batas Gayo Lues/Aceh Tenggara–Kota Kutacane, Kementerian PU masih memperbaiki dua jembatan yang terputus serta longsor badan jalan, dengan target fungsional pada 30 Desember 2025.

Selanjutnya, ruas Jalan Batas Aceh Tengah/Nagan Raya–Lhok Seumot–Jeuram saat ini telah dapat dilalui oleh kendaraan roda dua setelah dilakukan penimbunan oprit jembatan dan pemasangan jembatan darurat. Penyelesaian penanganan secara menyeluruh ditargetkan pada 25 Desember 2025.

Sedangkan pada ruas Jalan Geumpang–Pameue–Genting Gerbang–Simpang Uning, sebagian segmennya telah fungsional, meskipun pada segmen lainnya masih dalam proses pengangkutan jembatan bailey serta penanganan longsoran dan penimbunan badan jalan. Pada ruas ini perbaikan ditargetkan selesai pada 30 Desember 2025.

Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak – Berdampak” dalam menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo Subianto.

#SigapMembangunNegeriUntukRakyat

#SetahunBerdampak

Tentang Biro Komunikasi Kementerian Pekerjaan Umum

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) merupakan kementerian negara dalam Kabinet Merah Putih di Pemerintah Republik Indonesia. Kementerian ini bertugas dalam urusan pekerjaan umum, yaitu: bertugas dan bertanggung jawab atas pembangunan dan pengelolaan infrastruktur di Indonesia, termasuk jalan raya, jembatan, pengelolaan air. Kementerian Pekerjaan Umum bertanggung jawab kepada Presiden. Sejak tanggal 21 Oktober 2024, kementerian dipimpin Dody Hanggodo.
Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES.
Facebook Comments Box

Berita Terkait

Harga Sembako Naik di Awal Ramadhan, Komisi III DPRD Kota Bekasi Usul Operasi Pasar
DPRD Berharap Koperasi Merah Putih Bisa Tingkatkan Perekonomian Warga Kota Bekasi
Awali 2026, PTPP Peroleh Proyek Gedung Institusional Kejaksaan Agung
Bangun Sekolah Rakyat Tahap II di Aceh, Menteri PU Pastikan Konstruksi Cepat, Tepat, dan Berkualitas
Rayakan 100 Hari Pembelajaran, BINUS SCHOOL Surabaya Berikan Pengalaman Belajar Global di Jawa Timur
Tingkatkan Kualitas Layanan, Kunjungan Pasien di Klinik Mediska KAI Daop 9 Jember Tembus 21 Ribu Orang pada 2025
Tokocrypto Catat Pertumbuhan Signifikan, Perkokoh Stabilitas Bisnis
Maksimalkan ROI Acara Korporat, Lokasoka Hadirkan Solusi Seminar Kit Terintegrasi untuk Tren MICE 2026

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 14:07 WIB

Harga Sembako Naik di Awal Ramadhan, Komisi III DPRD Kota Bekasi Usul Operasi Pasar

Jumat, 27 Februari 2026 - 11:44 WIB

DPRD Berharap Koperasi Merah Putih Bisa Tingkatkan Perekonomian Warga Kota Bekasi

Rabu, 4 Februari 2026 - 15:47 WIB

Awali 2026, PTPP Peroleh Proyek Gedung Institusional Kejaksaan Agung

Rabu, 4 Februari 2026 - 15:41 WIB

Bangun Sekolah Rakyat Tahap II di Aceh, Menteri PU Pastikan Konstruksi Cepat, Tepat, dan Berkualitas

Rabu, 4 Februari 2026 - 15:39 WIB

Rayakan 100 Hari Pembelajaran, BINUS SCHOOL Surabaya Berikan Pengalaman Belajar Global di Jawa Timur

Berita Terbaru

Tak Berkategori

Lewat Program MBG Anak-Anak Indonesia Tumbuh Sehat dan Produktif

Kamis, 16 Apr 2026 - 21:24 WIB