LRT Jabodebek Hadirkan Vending Machine untuk Kemudahan Pengguna

Jumat, 2 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAI memperkenalkan vending machine di stasiun LRT Jabodebek untuk memudahkan pengguna mengisi saldo Kartu Multi Trip (KMT) secara mandiri. Fasilitas ini melengkapi layanan loket yang sudah ada, memberikan pilihan lebih praktis dan efisien bagi masyarakat.

KAI terus meningkatkan kemudahan layanan bagi pengguna dengan menghadirkan mesin tiket otomatis atau vending machine di stasiun LRT Jabodebek. Fasilitas ini menjadi alternatif baru bagi pengguna untuk melakukan pengisian saldo Kartu Multi Trip (KMT) secara mandiri, sekaligus melengkapi layanan loket yang telah tersedia sebelumnya.

Manager Public Relations LRT Jabodebek, Radhitya Mardika Putra, menjelaskan bahwa penambahan vending machine merupakan bagian dari komitmen KAI dalam menyediakan pilihan layanan yang lebih praktis dan fleksibel bagi masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kehadiran vending machine memberikan kemudahan tambahan bagi pengguna LRT Jabodebek dalam melakukan isi ulang atau top up saldo KMT. Kini, pengguna tidak hanya bergantung pada loket, tetapi juga dapat memanfaatkan mesin otomatis yang tersedia di stasiun,” ujarnya.

Radhitya menambahkan, layanan loket tetap beroperasi seperti biasa untuk pembelian maupun pengisian saldo KMT. Namun dengan adanya vending machine, pengguna memiliki pilihan yang lebih efisien, terutama pada jam-jam sibuk, karena dapat melakukan top up tanpa harus ke loket.

Selain KMT, KAI juga menyediakan beragam metode pembayaran non-tunai lainnya, seperti kartu uang elektronik perbankan, aplikasi Access by KAI, LinkAja, serta QRIS Tap. Berbagai pilihan tersebut memungkinkan pengguna LRT Jabodebek dalam menyesuaikan metode pembayaran sesuai dengan kebiasaan dan kebutuhan masing-masing.

Dari sisi tarif, KAI menerapkan skema yang sederhana dan mudah dipahami. Pada hari kerja, tarif maksimal ditetapkan sebesar Rp 20.000,- pada jam sibuk (06.00 wib – 08.59 wib dan 16.00 wib – 19.59 wib) dan Rp 10.000,- di luar jam sibuk. Sementara itu, pada akhir pekan dan hari libur nasional, tarif maksimal Rp10.000 berlaku untuk seluruh perjalanan.

Pengembangan fasilitas pembayaran ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan KAI dalam meningkatkan kemudahan akses layanan LRT Jabodebek, sehingga masyarakat dapat menikmati perjalanan yang lebih praktis, nyaman, dan andal untuk mendukung mobilitas sehari-hari.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Harga Sembako Naik di Awal Ramadhan, Komisi III DPRD Kota Bekasi Usul Operasi Pasar
DPRD Berharap Koperasi Merah Putih Bisa Tingkatkan Perekonomian Warga Kota Bekasi
Awali 2026, PTPP Peroleh Proyek Gedung Institusional Kejaksaan Agung
Bangun Sekolah Rakyat Tahap II di Aceh, Menteri PU Pastikan Konstruksi Cepat, Tepat, dan Berkualitas
Rayakan 100 Hari Pembelajaran, BINUS SCHOOL Surabaya Berikan Pengalaman Belajar Global di Jawa Timur
Tingkatkan Kualitas Layanan, Kunjungan Pasien di Klinik Mediska KAI Daop 9 Jember Tembus 21 Ribu Orang pada 2025
Tokocrypto Catat Pertumbuhan Signifikan, Perkokoh Stabilitas Bisnis
Maksimalkan ROI Acara Korporat, Lokasoka Hadirkan Solusi Seminar Kit Terintegrasi untuk Tren MICE 2026

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 14:07 WIB

Harga Sembako Naik di Awal Ramadhan, Komisi III DPRD Kota Bekasi Usul Operasi Pasar

Jumat, 27 Februari 2026 - 11:44 WIB

DPRD Berharap Koperasi Merah Putih Bisa Tingkatkan Perekonomian Warga Kota Bekasi

Rabu, 4 Februari 2026 - 15:47 WIB

Awali 2026, PTPP Peroleh Proyek Gedung Institusional Kejaksaan Agung

Rabu, 4 Februari 2026 - 15:41 WIB

Bangun Sekolah Rakyat Tahap II di Aceh, Menteri PU Pastikan Konstruksi Cepat, Tepat, dan Berkualitas

Rabu, 4 Februari 2026 - 15:39 WIB

Rayakan 100 Hari Pembelajaran, BINUS SCHOOL Surabaya Berikan Pengalaman Belajar Global di Jawa Timur

Berita Terbaru

Tak Berkategori

Lewat Program MBG Anak-Anak Indonesia Tumbuh Sehat dan Produktif

Kamis, 16 Apr 2026 - 21:24 WIB