Muhammad Yazid: Capres-Cawapres Coba Ajak Dialog Generasi Muda

Senin, 1 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KanalNasional.com | Pemerhati politik Muhammad Yazid mengimbau di tahun politik ini para capres-cawapres berdialog dengan anak muda. Sebab, ia belum melihat ada komitmen capres-cawapres untuk melibatkan anak muda untuk membangun bangsa.

“Anak muda jangan hanya dilibatkan sebagai cadangan. Ajak mereka memikirkan kepentingan bangsa,” katanya saat berbincang dengan media, Senin (1/1/2024).

Peneliti Network for Indonesian Democratic Society (Netfid) Indonesia ini menyarankan capres-cawapres masif menggandeng organisasi kemahasiswaan untuk itu. Karena, menurutnya, anak-anak muda zaman sekarang memiliki pemikiran kritis dan sangat ekspresif.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Latar belakang organisasi kemahasiswaan, aktivis memikirkan bangsa dari pada pribadinya. Jangan melihat anak muda hanya untuk sekedar mendapatkan suara,” ucap Yazid.

Sejauh ini, Yazid menilai, capres-cawapres baru sebatas ‘berlomba-lomba’ mendapat suara anak muda. Capres-cawapres dinilainya belum serius merangkul anak muda untuk membangun Ibu Pertiwi.

“Suara kita, anak muda sangat penting sekali. Kita ketahui bersama, sebagian besar di Pemilu 2024 ini,” ujar Yazid.

Berita Terkait

Demokrat Nggak Mau Nonton dari Pinggir: Anton Suratto Sebut Pidato AHY Tampar Isu 2029
Drainase Rp333 Juta di Jalan Sadih Da’un: Dipaksakan, Tidak Nyambung, dan Gelap Volume
Bidik 2029, Anton Suratto: Jadikan Jabar Kekuatan Utama Demokrat, Turun Sebelum Rakyat Meminta
HUT ke 25 Demokrat: Anton Suratto -Rakyat Tak Butuh Janji, Tapi Kehadiran
Abu Erupsi Anak Krakatau Menyebar! Jakarta hingga Bengkulu Terdampak, Penerbangan Mulai Terganggu
Meriahkan HUT RI ke-81, Ribuan Warga Desa Kemang Tumpah Ruah, Kursi Muspika Justru Kosong
Bukan Pidato, Tapi Sapa: Anton Sukartono Bukti Demokrat Hadir di Tengah Rakyat
AKAMSI Soroti Pembongkaran Pura di Sanur sebagai Dugaan Penistaan Agama

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 12:59 WIB

Demokrat Nggak Mau Nonton dari Pinggir: Anton Suratto Sebut Pidato AHY Tampar Isu 2029

Jumat, 11 September 2026 - 08:32 WIB

Drainase Rp333 Juta di Jalan Sadih Da’un: Dipaksakan, Tidak Nyambung, dan Gelap Volume

Rabu, 9 September 2026 - 15:30 WIB

Bidik 2029, Anton Suratto: Jadikan Jabar Kekuatan Utama Demokrat, Turun Sebelum Rakyat Meminta

Senin, 7 September 2026 - 11:48 WIB

HUT ke 25 Demokrat: Anton Suratto -Rakyat Tak Butuh Janji, Tapi Kehadiran

Minggu, 6 September 2026 - 17:04 WIB

Meriahkan HUT RI ke-81, Ribuan Warga Desa Kemang Tumpah Ruah, Kursi Muspika Justru Kosong

Berita Terbaru