KanalNasional.com | Sebuah inisiatif luar biasa telah dilakukan oleh SDIT Tirta Buaran dalam rangka menjalankan ibadah di bulan suci Ramadan. Bersama dengan Tim Aksara (Aksi Tanpa Suara), sekolah yang berlokasi di Ciputat, Tangerang Selatan menggelar kegiatan sosial dengan tema “Sukseskan Kegiatan Pesantren & Festival Ramadhan 1445 Hijriah” yang bertujuan untuk memberikan dukungan kepada anak-anak tunarungu.
Kepala Sekolah SDIT Tirta Buaran, Eva Mulusia, menyampaikan rasa terimakasihnya kepada seluruh tim Aksara yang telah berkolaborasi dalam kegiatan ini.
“Terimakasih kepada yayasan Dharma Bangsa Mandiri, bersama tim Aksaranya.” ucap Eva dalam sambutannya, pada Kamis 28 Maret 2024.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga mengapresiasi keikhlasan para siswa yang tergerak hatinya untuk berbagi, dengan harapan bahwa kebaikan yang mereka lakukan akan mendapatkan pahala yang berlimpah.
“Terimakasih untuk siswa yang sudah tergerak hatinya untuk berbagi, semoga apa yang dititipkan ayah bundanya akan mendapatkan pahala yang berlimpah. Yang penting keikhlasannya.” kata Eva.
Dalam kegiatan ini, siswa dan siswi SDIT Tirta Buaran diajak untuk berbagi kepada disabilitas tunarungu. Tim Aksara, yang ketuai oleh Yusuf Maulana dari Yayasan Dharma Bangsa Mandiri, adalah kelompok relawan yang peduli terhadap pendidikan dan masa depan anak-anak tunarungu.
Kegiatan tersebut melibatkan berbagai sekolah lainnya untuk bersinergi dalam membantu pendidikan anak tunarungu. Manfaat yang diberikan kepada sekolah-sekolah tersebut sangat beragam, mulai dari Doodles (membaca pola asuh dan karakter anak melalui goresan crayon), penyuluhan kesehatan, motivasi belajar, hingga pembangunan kemampuan tim dan penyembuhan diri.
Kegiatan di tutup dengan penyerahan donasi dari sekolah kepada Aksara dan penyerahan sertifikat ucapan terimakasih kepada SDIT Tirta Buaran.
“Harapannya Semoga kedepannya aksara dapat membantu banyak anak tunarungu di Indonesia.” tutup Eva.
Semangat dan kepedulian yang ditunjukkan oleh SDIT Tirta Buaran dan Tim Aksara diharapkan dapat menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lainnya untuk turut berperan aktif dalam membantu anak-anak tunarungu dan memperjuangkan hak-hak mereka dalam mendapatkan pendidikan yang layak.
















