KanalNasional.com | Komisi II DPRD Kota Bekasi mendesak kepada Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) untuk segera melakukan perbaikan jalur pada daerah lintasan Mudik Lebaran, yang nantinya akan dilintasi oleh para pemudik melalui masa Angkutan Mudik Lebaran mendatang.
Wakil Ketua Komisi 2 DPRD Kota Bekasi Yenny Kristianti mengatakan, kepada DBMSDA Kota Bekasi direkomendasikan melakukan penyisiran terhadap jalur-jalur lintasan Mudik Lebaran yang belum tersentuh, agar segera dilakukan perbaikan.
“Agar proses perbaikan jalan-jalan rusak sebaiknya tidak dilakukan pada menjelang Mudik Lebaran. Tetapi memang harus dikondisikan selalu rapi, karena itu kan sebagai muka dari kota,” ucap dia melalui keterangannya, Senin, 2 Maret 2026.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, melalui kesiapan di Masa Angkutan Mudik Lebaran, pihaknya mendorong bagaimana pihak DBMSDA bisa menjawab dan memastikan jalur lintasan mudik aman dilintasi oleh pemudik nanti.
“Sekarang apalagi mau menjelang lebaran harus dipastikan. Baik, secara kesiapan banjir, genangan air ataupun persiapan lainnya. Jangan sampai ini karena kondisi cuaca juga engga tentu, menjadi kendala,” ujarnya.
Politisi Asal Fraksi Golkar Solidaritas ini juga berpendapat, atas dasar itu, sudah menjadi keharusan kalausanya dari pihak Pemerintah Daerah harus selalu memperhatikan kondisi jalan secara monitoring.
“Seperti bilamana jalan-jalan yang sudah terlihat memang tidak baik, harus langsung turun. Dan kerahkan Tim URC dan UPTD mereka monitoring, tanpa harus ada aduan ataupun kritik dari masyarakat,” imbuhnya.
Yenny menambahkan, secara pengelihatannya, dirinya masih melihat bahwa ruas jalur protokol di Kota Bekasi masih memiliki beberapa catatan, dari jalan yang rusak.
“Sehingga memang harus disiapkan, sebenarnya secara kesiapan di H-7 Lebaran itu harus udah bagus semua. Dari beberapa jalan rusak itu, kan Kota Bekasi ini lintasan mudik dari arah Jakarta menuju ke Pantura,” tuturnya.
Lebih jauh, dirinya menyarankan agar seoptimal mungkin penanganan jalan rusak, bisa disesuaikan dari tenngat waktu, terkait bagaimana upaya dan langkah yang dilakukan dalam menjawab perbaikan jalan di masa mudik lebaran.
“Apalagi nanti takutnya juga akan jadi alasan kalau bisa dikerjakan sekarang, terus kan cuaca hujan, masih hujan. Otomatis mereka kan juga itu aspal belum kering banget. Jadi memang harus jauh-jauh hari sudah dilakukan secara penanganannya,” ujarnya mengakhiri pembicaraan.(Red)
















