KanalNasional.com | Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi memberikan kabar gembira bagi calon Jemaah haji Indonesia tahun 2024. Setelah acara Haflat al-Haj al-Khitamy 1444 H, Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, mengumumkan bahwa kuota haji untuk Indonesia tahun depan telah ditetapkan sebanyak 221.000 jemaah, pada Minggu, 2 Juli 2023.
Dalam konferensi pers yang digelar pada hari Minggu, Menteri Agama, yang akrab dipanggil Gus Yaqut, menyampaikan pentingnya menyelesaikan proses administrasi dan pembayaran sebelum Maret 2024. Hal ini penting agar para calon jemaah dapat mempersiapkan diri dengan baik dan memenuhi persyaratan yang ditetapkan.
“Pemerintah Arab Saudi telah mengumumkan tahapan penyelenggaraan haji untuk tahun 1445 H/2024 M. Rincian tahapan ini meliputi berbagai kegiatan yang harus diikuti oleh calon jemaah, termasuk penyerahan dokumen pekerjaan dan pengumuman kuota pada 30 Juni 2023, serta rapat persiapan pada 16 September 2023,” ucap Yaqut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Tahapan-tahapan lainnya meliputi pembukaan e-hajj untuk input data, pengumuman daftar perusahaan yang mendapat izin, pembukaan kontrak penerbangan, dan aktivasi rekening di e-hajj pada 16 September 2023. Penyelesaian rapat-rapat persiapan dan paket pelayanan dijadwalkan pada 4 November 2023, sedangkan simposium dan pameran pelayanan haji dan umrah akan dilakukan pada 8 Januari 2024.
Pada 24 Februari 2024, diharapkan semua kontrak akomodasi dan layanan Masyair telah selesai. Proses penerbitan visa akan dimulai pada 1 Maret 2024, dengan penutupan e-Hajj dan penerbitan visa dijadwalkan pada 29 April 2024. Jemaah haji diharapkan tiba mulai dari tanggal 9 Mei 2024.
“Perlu diingat bahwa jadwal ini dapat mengalami perubahan, dan disarankan agar calon jemaah terus mengikuti perkembangan resmi dari Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi,” terangnya.
Persiapan yang matang dan pengertian akan tahapan yang harus dilalui akan membantu calon jemaah Indonesia menjalani ibadah haji dengan lancar dan khidmat di tanah suci. (Red)














