Keselamatan Jadi Prioritas Utama, KAI Group Pastikan Prosedur Penanganan Darurat Sesuai Standar Internasional dan Inklusif bagi Semua Pelanggan

Jumat, 31 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAI Group memastikan bahwa seluruh sistem dan prosedur penanganan keadaan darurat di berbagai moda layanan mulai dari Kereta Api Jarak Jauh, LRT Jabodebek, Kereta Cepat Whoosh, KA Bandara, hingga Commuter Line telah disusun berdasarkan standar keselamatan nasional dan internasional, dengan tujuan utama menjamin setiap pelanggan selamat hingga proses evakuasi selesai. Seluruh langkah dirancang menyesuaikan kondisi lintas, spesifikasi teknis sarana, dan sistem kelistrikan di masing-masing moda.

Vice President Public Relations KAI Anne Purba menjelaskan bahwa dalam sistem transportasi berbasis rel, keselamatan adalah nilai yang tidak bisa dikompromikan.

“Setiap negara memiliki sistem dan prosedur yang sama dalam menghadapi keadaan darurat. Tujuannya tetap satu yaitu memastikan pelanggan tetap aman hingga seluruh proses evakuasi selesai,” ujar Anne.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai contoh, LRT Jabodebek telah dilengkapi Platform Screen Door (PSD) di seluruh stasiun, guiding block bagi penyandang disabilitas, serta prosedur evakuasi ketat yang mengacu pada sistem third rail sebagai penyuplai listrik. Dalam kondisi darurat, aliran listrik tersebut terlebih dahulu dipastikan padam sepenuhnya sebelum proses evakuasi dilakukan melalui walkway yang terhubung ke stasiun terdekat.

“Kami tidak menurunkan penumpang ke bawah lintasan karena area di bawah rel layang banyak terdapat kabel tegangan tinggi dan infrastruktur vital yang berisiko tinggi. Evakuasi di atas lintasan lebih aman dan terkontrol,” jelas Anne.

Pendekatan tersebut juga diterapkan di berbagai negara maju seperti Singapura, Jepang dan Hong Kong, yang memiliki sistem keselamatan serupa melalui penggunaan Platform Screen Door, sensor keamanan, dan prosedur evakuasi di atas lintasan (walkway). Sistem dan prosedurnya sejalan, karena di mana pun berada, tujuannya tetap sama yaitu memastikan setiap pelanggan selamat hingga tiba di tempat aman.

Pada layanan Commuter Line Jabodetabek, prosedur evakuasi disesuaikan dengan jenis rangkaian. Rangkaian buatan JR (Japan Railways) dilengkapi bangku evakuasi untuk memindahkan pelanggan ke kereta lain dengan aman, sedangkan rangkaian CRRC memiliki tangga evakuasi untuk membantu penumpang turun ke area aman jika kondisi lintas memungkinkan. Seluruh proses dilakukan di bawah pengawasan petugas yang telah mendapat pelatihan intensif agar langkah penyelamatan tetap terkendali.

Untuk Kereta Cepat Whoosh yang beroperasi dengan kecepatan tinggi, memiliki sistem keselamatan yang menjadi prioritas. Dalam keadaan darurat, petugas siap memandu penumpang keluar melalui jalur evakuasi khusus di sisi rel yang dilengkapi pencahayaan darurat, interkom komunikasi langsung ke masinis, dan tangga akses menuju area aman. Standar ini mengikuti High-Speed Rail Safety Standard yang juga diterapkan di Jepang dan Tiongkok.

KAI Group juga memperhatikan kebutuhan pelanggan berkebutuhan khusus, lansia dan disabilitas. Di LRT Jabodebek tersedia lori evakuasi untuk pengguna kursi roda, sementara di KRL disediakan ramp dan area kursi roda agar mobilitas lebih mudah saat proses penyelamatan berlangsung. Di Whoosh, fasilitas kursi roda dan jalur aksesibel telah disiapkan di setiap gerbong untuk memastikan seluruh pelanggan mendapat perlindungan yang sama dalam kondisi apapun.

“Keselamatan adalah hak semua pelanggan, tanpa terkecuali,” tegas Anne.

Selain kesiapan sarana dan petugas, KAI juga membekali setiap rangkaian dengan peralatan keselamatan standar internasional, seperti Passenger Emergency Call untuk menghubungi petugas, rem darurat, tombol SOS, serta pemecah kaca yang dapat digunakan saat keadaan genting.

“Kami mendorong pelanggan untuk mengenali letak alat-alat keselamatan tersebut sebelum berangkat, karena rasa aman dimulai dari kesadaran kita bersama,” ujar Anne.

Dalam situasi apapun, pelanggan diimbau untuk tetap tenang, tidak panik dan selalu mengikuti instruksi petugas di lapangan.

Khusus untuk kereta api jarak jauh dan lokal yang dikelola KAI. KAI juga menyiagakan layanan informasi 24 jam melalui Contact Center 121, WhatsApp 0811-222-33-121, email cs@kai.id, serta akun resmi @KAI121 di Instagram, X, dan Facebook.

“Kami berkomitmen memberikan pelayanan yang cepat, aman, dan berorientasi pada keselamatan. Setiap keputusan yang diambil di lapangan selalu bertujuan agar seluruh pelanggan selamat sampai tujuan,” tutup Anne.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Harga Sembako Naik di Awal Ramadhan, Komisi III DPRD Kota Bekasi Usul Operasi Pasar
DPRD Berharap Koperasi Merah Putih Bisa Tingkatkan Perekonomian Warga Kota Bekasi
Awali 2026, PTPP Peroleh Proyek Gedung Institusional Kejaksaan Agung
Bangun Sekolah Rakyat Tahap II di Aceh, Menteri PU Pastikan Konstruksi Cepat, Tepat, dan Berkualitas
Rayakan 100 Hari Pembelajaran, BINUS SCHOOL Surabaya Berikan Pengalaman Belajar Global di Jawa Timur
Tingkatkan Kualitas Layanan, Kunjungan Pasien di Klinik Mediska KAI Daop 9 Jember Tembus 21 Ribu Orang pada 2025
Tokocrypto Catat Pertumbuhan Signifikan, Perkokoh Stabilitas Bisnis
Maksimalkan ROI Acara Korporat, Lokasoka Hadirkan Solusi Seminar Kit Terintegrasi untuk Tren MICE 2026

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 14:07 WIB

Harga Sembako Naik di Awal Ramadhan, Komisi III DPRD Kota Bekasi Usul Operasi Pasar

Jumat, 27 Februari 2026 - 11:44 WIB

DPRD Berharap Koperasi Merah Putih Bisa Tingkatkan Perekonomian Warga Kota Bekasi

Rabu, 4 Februari 2026 - 15:47 WIB

Awali 2026, PTPP Peroleh Proyek Gedung Institusional Kejaksaan Agung

Rabu, 4 Februari 2026 - 15:41 WIB

Bangun Sekolah Rakyat Tahap II di Aceh, Menteri PU Pastikan Konstruksi Cepat, Tepat, dan Berkualitas

Rabu, 4 Februari 2026 - 15:39 WIB

Rayakan 100 Hari Pembelajaran, BINUS SCHOOL Surabaya Berikan Pengalaman Belajar Global di Jawa Timur

Berita Terbaru

Tak Berkategori

Lewat Program MBG Anak-Anak Indonesia Tumbuh Sehat dan Produktif

Kamis, 16 Apr 2026 - 21:24 WIB