KanalNasional.com | Berdasarkan penyempurnaan data terbaru yang dipublikasi pada Senin (21/11) pukul 17.17 WIB, terkonfirmasi korban jiwa mencapai 56 orang. Korban meninggal akibat gempa Cianjur terus bertambah.
Bupati Cianjur, Herman Suherman menyampaikan kepada wartawan. “Data paling baru, korban meninggal mencapai 56 orang dengan 40 di antaranya merupakan anak-anak. Kebanyakan anak-anak, mereka tertimpa bangunan yang ambruk,” ungkapnya.
Kemungkinan jumlah korban jiwa masih akan terus bertambah. Pasalnya, banyak warga yang belum dievakuasi karena akses jalan di lokasi gempa terputus. Ucap Herman
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Puluhan korban yang dibawa ke RSUD Cianjur terpaksa di rawat di area parkir, info sementata dari lapangan korban masih akan terus bertambah, karena ambulan masih berdatangan ke rumah sakit.” tuturnya.
“Beberapa wilayah terdampak gempa saat ini masih terisolasi karena jalan dan tempat yang rusak juga terputus,” sambungnya.
Adapun untuk jumlah korban luka-luka akibat gempa bermagnitudo (M) 5,6 itu ada 700 orang. Kebanyakan dari mereka mengalami patah tulang.
“Kemungkinan kalau sudah jalan bisa diakses, bisa terdata semuanya korban meninggal dan luka,” tukasnya.
















