Strategi Pemkot Tangsel Turunkan Angka Stunting

Kamis, 17 November 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KanalNasional.com | Target 2024, angka prevalensi stunting di Tangerang Selatan sebesar 14 persen. Pemerintah berkomitmen akan terus menurunkan angka prevalensi stunting di wilayah Tangsel.

Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie menyampaikan harapannya saat membuka kegiatan fasilitasi pencegahan dan penurunan stunting yang dilaksanakan di Aula Blandongan, Puspemkot Tangsel pada Rabu (16/11). Akan dibuat lokasi fokus intervensi penurunan stunting terintegrasi tahun 2022

Dijelaskan Benyamin, Salah satunya menambah lokus prioritas pencegahan dan penurunan angka stunting di belasan kelurahan. Untuk mewujudkan target dalam penurunan angka stunting, Pemkot melakukan berbagai langkah strategis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Untuk itu saya menekankan bahwa Pemkot Tangsel serius mengupayakan penurunan stunting. Komitmen kami tidak pernah menurun,” ucap Benyamin.

“Penurunan stunting membutuhkan keterlibatan semua pihak. Kelurahan, akademisi, media, swasta, LSM bahkan lembaga pendidikan usia dini dan semua unsur untuk kerjasama serta mengawal penurunan angka stunting,” tuturnya.

Ia mengatakan di Juli 2022 lalu, sudah ditetapkan tentang lokasi kelurahan fokus prioritas pencegahan dan penurunan stunting. Hal ini menjadi dasar untuk melakukan penguatan intervensi, pendanaan, pemantauan dalam berbagai upaya penurunan stunting.

Benyamin juga menyampaikan bahwa perhatian dalam penurunan angka stunting juga harus dilihat dari berbagai sisi. Tidak hanya fokus ke anaknya saja, melainkan juga edukasi kepada ibu hamil mengenai stunting itu sendiri.

“Jadi, edukasi bagi ibu-ibu hamilnya, agar bisa memberikan makanan yang menyehatkan agar mereka tumbuh sebagaimana mestinya,” tutup Benyamin

Selain itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Deden Deni mengatakan bahwa langkah-langkah dijalankan dalam menurunkan angka prevalensi stunting di beberapa kelurahan. Di antaranya, Serpong, Paku Alam, Bakti Jaya, Kademangan, Pondok Benda, Pamulang Timur, Pondok Cabe Ilir, Benda Baru, Serua, Jombang, Pondok Ranji, Cempaka Putih, Rempoa, Pisangan, Pondok Kacang Timur, Pondok Betung, Pondok Karya, Parigi Baru, dan Pondok Aren.

“Tentu pemilihan lokus ini berdasarkan kasus stunting di lingkungan tersebut,” katanya. (Adv)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Sosialisasi Program MBG, DPR RI Tekankan Penguatan Pengawasan dan Kolaborasi
Pemenuhan Gizi Sejak Dini Adalah Investasi Mahal untuk Masa Depan
Ranny Fahd Arafiq: Program MBG Dukung Gizi Anak dan Buka Lapangan Kerja
Bangun Generasi Sehat, Putih Sari Perkenalkan Program Makan Bergizi Gratis kepada Warga Bekasi
Dana Hibah Rp100 Juta per RW di Kelurahan Harapan Mulya Disorot, Nilai Fantastis Laporan Minimalis
Ranny Fahd A. Rafiq Tekankan Pentingnya Edukasi Gizi dalam Sosialisasi Program MBG di Bekasi
Ranny Fahd A. Rafiq Sosialisasikan Program Makan Bergizi Gratis di Bekasi, Tekankan Peningkatan Kualitas Gizi Anak
Bang Anim Dorong Pendirian SMP Negeri di Jatiraden
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 17:15 WIB

Sosialisasi Program MBG, DPR RI Tekankan Penguatan Pengawasan dan Kolaborasi

Jumat, 27 Maret 2026 - 11:58 WIB

Pemenuhan Gizi Sejak Dini Adalah Investasi Mahal untuk Masa Depan

Minggu, 15 Maret 2026 - 20:16 WIB

Ranny Fahd Arafiq: Program MBG Dukung Gizi Anak dan Buka Lapangan Kerja

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:59 WIB

Bangun Generasi Sehat, Putih Sari Perkenalkan Program Makan Bergizi Gratis kepada Warga Bekasi

Selasa, 10 Maret 2026 - 15:36 WIB

Dana Hibah Rp100 Juta per RW di Kelurahan Harapan Mulya Disorot, Nilai Fantastis Laporan Minimalis

Berita Terbaru

Tak Berkategori

Lewat Program MBG Anak-Anak Indonesia Tumbuh Sehat dan Produktif

Kamis, 16 Apr 2026 - 21:24 WIB