Ojol Tewas Ditabrak Mobil Brimob, Warga Geram: “Diinjak, Ya Allah!”

Jumat, 29 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KanalNasional.com | Jakarta — Suasana mencekam menyelimuti kawasan Jalan Peramburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (28/8) malam. Seorang driver ojek online (ojol) meregang nyawa usai ditabrak mobil lapis baja milik Brimob yang melintas melawan arah.

Detik-detik kejadian itu terekam jelas dalam sebuah video amatir yang kini viral di media sosial dan grup WhatsApp. Dalam rekaman, terlihat mobil lapis baja melaju dari arah Pejompongan menuju Polsek Tanah Abang lewat jalur kanan. Tepat di depan Gereja Kristen Protestan Angkola (GKPA), kendaraan berat itu menabrak seorang ojol yang tampak tersungkur di jalan.

Sang pengemudi ojol sempat berusaha bangkit, namun nahas, tubuhnya justru kembali terlindas dari belakang. “Ya Allah, diinjak, diinjak!” teriak seorang perempuan yang menyaksikan peristiwa itu dengan panik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Alih-alih berhenti menolong, mobil lapis baja itu justru tancap gas meninggalkan lokasi. Warga yang geram langsung melempari kendaraan tersebut dengan berbagai benda.

Kabar duka ini turut dibenarkan oleh akun @bemptma.zona3 yang pertama kali mengunggah video tersebut. “Info terkini untuk korban ojol yang terlindas telah menghembuskan nafas terakhirnya, kami segenap keluarga BEM PTMA ZONA III turut berduka cita sedalam-dalamnya,” tulis keterangan akun itu.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi. Kepala Seksi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Ipda Ruslan Basuki, menyatakan pihaknya masih menunggu laporan detail. “Mohon waktunya, nanti disampaikan kalau sudah ada bahan laporannya,” ujarnya singkat.

Peristiwa tragis ini memicu tanda tanya besar: mengapa mobil lapis baja melintas di jalur lawan arah, dan bagaimana pertanggungjawaban atas nyawa yang melayang sia-sia?

(Red)

Berita Terkait

SISGITA Tangsel Dilirik 58 Daerah, Data Tanah dan Pajak Bakal Disatukan
Tajurhalang Kekurangan SMK Negeri, Kenapa yang Diusulkan Justru SMA Baru?
PUBLIKASI KECAMATAN GUNUNG SINDUR TAHUN 2026
Demokrat Nggak Mau Nonton dari Pinggir: Anton Suratto Sebut Pidato AHY Tampar Isu 2029
Drainase Rp333 Juta di Jalan Sadih Da’un: Dipaksakan, Tidak Nyambung, dan Gelap Volume
Bidik 2029, Anton Suratto: Jadikan Jabar Kekuatan Utama Demokrat, Turun Sebelum Rakyat Meminta
HUT ke 25 Demokrat: Anton Suratto -Rakyat Tak Butuh Janji, Tapi Kehadiran
Abu Erupsi Anak Krakatau Menyebar! Jakarta hingga Bengkulu Terdampak, Penerbangan Mulai Terganggu

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 09:09 WIB

SISGITA Tangsel Dilirik 58 Daerah, Data Tanah dan Pajak Bakal Disatukan

Minggu, 20 September 2026 - 21:51 WIB

Tajurhalang Kekurangan SMK Negeri, Kenapa yang Diusulkan Justru SMA Baru?

Sabtu, 19 September 2026 - 21:18 WIB

PUBLIKASI KECAMATAN GUNUNG SINDUR TAHUN 2026

Jumat, 11 September 2026 - 12:59 WIB

Demokrat Nggak Mau Nonton dari Pinggir: Anton Suratto Sebut Pidato AHY Tampar Isu 2029

Rabu, 9 September 2026 - 15:30 WIB

Bidik 2029, Anton Suratto: Jadikan Jabar Kekuatan Utama Demokrat, Turun Sebelum Rakyat Meminta

Berita Terbaru

HEADLINE

PUBLIKASI KECAMATAN GUNUNG SINDUR TAHUN 2026

Sabtu, 19 Sep 2026 - 21:18 WIB

DAERAH

PUBLIKASI KECAMATAN PARUNG TAHUN 2026

Senin, 14 Sep 2026 - 21:34 WIB