kanalnasional.com | DPRD Kota Bekasi mendorong Pemkot Bekasi melakukan pembinaan terhadap Pedagang Kaki Lima (PKL) di wilayahnya. Sebab, sejauh ini PKL dibiarkan tumbuh dan berjalan dengan sendirinya tanpa pembinaan dari pemerintah daerah.
Anggota Komisi III DPRD Kota Bekasi, Abdul Muin Hafied mengatakan, pembinaan beragam bentuknya. Salah satunya dengan menyediakan akses permodalan kepada para PKL.
Muin melihat, sejauh ini PKL susah berkembang karena terkendala permodalan. Banyak PKL yang modalnya hanya cukup untuk bertahan, bukan berkembang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“PKL di Kota Bekasi itu banyak sekali dan saya kira perlu peran pemerintah membina mereka. Salah satunya menyediakan akses modal, sehingga PKL kita bisa berkembang,” kata Muin, (25/11/2024).
Sulitnya akses permodalan kadang juga membuat sejumlah PKL terjerat utang rentenir. Bahkan di era marak Pinjaman Online (Pinjol) banyak PKL terjerat Pinjol
“Ini kan menyedihkan, PKL kita banyak terlilit utang rentenir bahkan Pinjol. Ujungnya uang hasil mereka usaha habis buat membayar cicilan yang bunganya tinggi,” ujarnya.
Padahal, hal semacam itu tidak perlu terjadi andai Pemkot Bekasi menyediakan akses permodalan. Paling tidak PKL bisa meminjam uang untuk menambah modal usaha ke Pemkot Bekasi melalui bank milik pemerintah daerah.
“Kita punya bank milik Pemkot Bekasi, kan bisa kita berdayakan. Misalnya menyediakan kredit untuk PKL dengan bunga ringan agar PKL kita bisa mudah mengakses modal,” ucapnya, mengakhiri. (Advertorial DPRD Kota Bekasi)
















