Kemenag Kota Tangerang Bantah Isu Setoran PPPK

Kamis, 4 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KanalNasional.com | Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Tangerang membantah keras isu yang menyebut adanya permintaan setoran dari pegawai yang baru lulus menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), sebagaimana beredar dalam pesan WhatsApp.

Bantahan itu disampaikan langsung oleh Kasubag TU Kemenag Kota Tangerang, H. Safarudin, didampingi Kasi Bimas Islam dan Kasi Pendidikan Madrasah, Rabu (3/9/2025).

“Pungli itu tidak ada. Apalagi pengangkatan PPPK adalah bentuk apresiasi pemerintah. Bahkan ada yang baru diangkat tahun ini, tahun depan sudah pensiun. Makanya kami upayakan menjadi tenaga kontrak agar tetap ada penghargaan,” tegas Safarudin di ruang kerjanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menambahkan, pihak Kemenag justru berupaya membantu pegawai honorer yang penghasilannya masih minim. Salah satunya melalui tambahan insentif yang bersumber dari Unit Pengumpul Zakat (UPZ).

Di tempat yang sama, Kasi Pendidikan Madrasah (Penmad), H. Abdul Rohman, juga menegaskan tidak mengetahui adanya isu pungutan liar tersebut.

“Saya tidak tahu kalau ada proses itu. Dan memang itu bukan urusan seksi Pendidikan Madrasah, tapi urusan kepegawaian. Kalau ada pungli, saya tidak pernah menyuarakan, apalagi memerintahkan,” ujarnya.

Sebelumnya, beredar pesan WhatsApp yang menyebut setiap pegawai PPPK diminta memberikan “uang wasilah” senilai Rp1,2 juta hingga Rp1,8 juta sebagai bentuk kontribusi kepada sejumlah pejabat Kemenag. Dalam pesan itu juga disebutkan, kontribusi tambahan diambil dari insentif PAH Maret–April yang akan segera dicairkan Bimas Islam.

Pesan tersebut bahkan memberi penekanan bahwa mereka yang keberatan berkontribusi tidak akan dipaksa, namun akan “menjadi catatan bagi pimpinan”. (red)

Berita Terkait

Reses DPRD Bogor Dapil VI di Parung Cuma 1 Jam Tanpa Dialog, Aspirasi Dialihkan ke Barcode
Antusias Tinggi, Warga Tukar Botol Plastik Bekas dengan Bibit Pohon dan Kompos
Warga Tajurhalang Minta SMK, Tapi Dapat SMA: Fikri PKS Sidak Proyek SMAN 2 Senilai Rp2,9 M
Gegara Parkir Sembarangan Picu Cekcok, Istri Plt Sekel Margamulya Dilaporkan Dugaan Penganiayaan
Prabowo Lantik Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri, Pesan Tegas: Junjung Etika dan Tanggung Jawab
3.442 PPPK Paruh Waktu Kota Bekasi Minta Ketua DPRD Kawal Peralihan ke Penuh Waktu
Peringati Hari Lansia Sedunia, Hasto Kristiyanto: Politik Harus Hadir untuk Kemanusiaan
PTSL 2019 Masih Nunggak: Ledy Minta Camat dan Lurah Jemput Bola

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:29 WIB

Reses DPRD Bogor Dapil VI di Parung Cuma 1 Jam Tanpa Dialog, Aspirasi Dialihkan ke Barcode

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:15 WIB

Antusias Tinggi, Warga Tukar Botol Plastik Bekas dengan Bibit Pohon dan Kompos

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 19:49 WIB

Warga Tajurhalang Minta SMK, Tapi Dapat SMA: Fikri PKS Sidak Proyek SMAN 2 Senilai Rp2,9 M

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 16:09 WIB

Gegara Parkir Sembarangan Picu Cekcok, Istri Plt Sekel Margamulya Dilaporkan Dugaan Penganiayaan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:24 WIB

Prabowo Lantik Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri, Pesan Tegas: Junjung Etika dan Tanggung Jawab

Berita Terbaru