Kusni, Ibu Hamil Ditandu Puluhan Kilometer karena Akses Jalan Tidak Memadai

Senin, 5 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lokasi Kampung Kadongdong, Desa Cipinang, Kecamatan Angsana, Kabupaten Pandeglang.

Lokasi Kampung Kadongdong, Desa Cipinang, Kecamatan Angsana, Kabupaten Pandeglang.

KanalNasional.com | Sebuah kejadian tragis menimpa Kusni, seorang ibu hamil dari Kampung Kadongdong, Desa Cipinang, Kecamatan Angsana, Kabupaten Pandeglang. Pada Sabtu (3/2/24).

Kusni terpaksa ditandu sejauh puluhan kilometer menuju puskesmas pembantu setempat karena akses jalan utama tidak dapat dilalui oleh kendaraan roda empat.

Kusni, ibu hamil yang terpaksa ditandu sejauh puluhan kilometer menuju puskesmas pembantu setempat.

Dalam video yang dilihat oleh KanalNasional.com, terlihat Kusni ditandu oleh warga menggunakan bambu dan sarung melintasi perkebunan dan area persawahan. Hal ini bukan kejadian pertama, sejumlah warga sebelumnya juga mengalami kesulitan serupa saat hendak mencari pelayanan kesehatan akibat kondisi jalan yang tidak dapat dilalui kendaraan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Suami Kusni, Usman, menjelaskan bahwa istrinya tidak dapat naik kendaraan roda dua lagi dan harus ditandu karena akses jalan yang sulit dilewati, terutama selama musim hujan yang membuat jalanan licin. Meskipun layanan ambulans tersedia, akses jalan yang sulit menyulitkan penggunaannya.

“Iya kemarin itu ditandu susah dilewatin sama mobil apalagi motor enggak bisa, ditambah musim hujan licin, yang manggul kemarin dua orang,” ungkap Usman, Senin (5/2/24).

Kondisi ini disebabkan oleh pembangunan infrastruktur jalan yang tidak memadai, tanpa adanya jalan yang dapat dilalui kendaraan roda empat. Usman menyampaikan keluhannya terhadap kondisi jalan yang rusak dan tidak adanya pembangunan, hanya batu-batu yang tersebar di jalanan.

Meski dalam kondisi sulit, Kusni akhirnya berhasil melahirkan seorang bayi laki-laki dengan baik. Kejadian ini menyoroti urgensi perbaikan infrastruktur jalan guna memastikan akses kesehatan yang optimal bagi warga di daerah tersebut. (Red)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Ranny Fahd Arafiq: Program MBG Dukung Gizi Anak dan Buka Lapangan Kerja
Sosialisasi MBG di Bekasi, Komisi IX DPR Ajak Masyarakat Awasi Program Makan Bergizi Gratis
Komisi IX DPR Sebut Makan Bergizi Gratis Buka Lapangan Pekerjaan untuk Masyarakat Sekitar
Komisi IX DPR Sebut Makan Bergizi Gratis Membangun Ekosistem Ekonomi Lokal
DPRD Kota Bekasi Dorong Penguatan Koperasi untuk Memajukan UMKM Lokal
DPRD Kota Bekasi Soroti Kendala Teknis Administratif Pembangunan Tanggul Perumahan PML
DPRD Dorong Bapenda Kota Bekasi Masif Sisir WP Potensial
DPRD Bekasi Desak Percepatan Pembebasan Lahan PSN PLTSa Sumurbatu

Berita Terkait

Minggu, 15 Maret 2026 - 20:16 WIB

Ranny Fahd Arafiq: Program MBG Dukung Gizi Anak dan Buka Lapangan Kerja

Kamis, 12 Maret 2026 - 21:49 WIB

Sosialisasi MBG di Bekasi, Komisi IX DPR Ajak Masyarakat Awasi Program Makan Bergizi Gratis

Rabu, 4 Maret 2026 - 14:43 WIB

Komisi IX DPR Sebut Makan Bergizi Gratis Buka Lapangan Pekerjaan untuk Masyarakat Sekitar

Rabu, 4 Maret 2026 - 10:32 WIB

Komisi IX DPR Sebut Makan Bergizi Gratis Membangun Ekosistem Ekonomi Lokal

Selasa, 3 Maret 2026 - 14:56 WIB

DPRD Kota Bekasi Dorong Penguatan Koperasi untuk Memajukan UMKM Lokal

Berita Terbaru

Tak Berkategori

Lewat Program MBG Anak-Anak Indonesia Tumbuh Sehat dan Produktif

Kamis, 16 Apr 2026 - 21:24 WIB