KanalNasional.com | Aksi unjuk rasa yang dilakukan Forum dharma Ayu di Ponpes Al Zaytun telah usai dilakukan. Demo berlangsung sejak pukul 12.30 hingga pukul 16.30. Aksi unjuk rasa sempat diwarnai kericuhan saat masa aksi mencoba menerobos barikade polisi.
Keanehan sempat ditemui sejumlah awak media yang bermaksud melakukan wawancara dengan kordinator aksi dilapangan, beberapa orang tidak mengetahui Ketua Organisasi masyarakat yang diikutinya, terlebih materi tuntutan aksi unjuk rasa yang dilakukan
“Saya masih baru bang, nggak ngerti siapa korlap dan materi tuntutan,” kata salah satu pendemo.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ditempat berbeda seorang massa aksi mengatakan dirinya hanya diajak teman-temannya dari Indramayu untuk mengikuti aksi hari ini. Saat ditanya adalah operasional yang diberikan ia mengaku ada tanpa menjelaskan nominalnya.
“ada (uang) cuma buat bensin aja,” terang salah satu massa aksi yang tak ingin disebut namanya.
Diberitakan sebelumnya Forum Solidaritas Dharma Ayu yang terdiri dari sejumlah organisasi masyarakat, termasuk Ormas Gibas, LSM Penjara, LPKSM Al Jabar, Forum Peduli Indramayu, Forum Pelangi, BPPKB Banten, LSM Kian Santang, dan beberapa ormas lainnya menggelar aksi unjuk rasa hari kemarin, Kamis(22/6)
Beberapa tuntutan massa diantara seputar penguasaan lahan, penistaan agama dan sumber dana Al Zaytun.
Kapolres Indramayu AKBP Fahri Siregar mengapresiasi massa aksi unjuk rasa tetap aman dan kondusif meski sempat terjadi kericuhan.
Fahri mengajak Forum Solidaritas Dharma Ayu beserta ormas di dalaamnya untuk menunggu Investigasi MUI dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
“Hari ini ada investigasi MUI pusat, kita tggu hasilnya, Rabu dan Kamis, mohon kiranya rekan2 kembali ke rumah dengan kondusif,” tukasnya. (Red)














