24 Jam Jadi Kapolri, Suyudi Ario Guncang Polri: 19 Kapolda Dicopot Sekaligus

Minggu, 4 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KanalNasional.com | JAKARTA – Baru 24 jam dilantik, Jenderal Suyudi Ario Seto langsung bikin gempar. Kapolri baru itu menandatangani surat telegram mutasi terbesar dalam setahun terakhir: 19 Kapolda dicopot dan diganti sekaligus.

Keputusan itu tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tanggal 2 Oktober 2026.

“Gebrak Meja” di Hari Pertama

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Langkah Suyudi disebut paling berani sejak ia menggantikan Jenderal Listyo Sigit. Tanpa basa-basi, ia menggeser pucuk pimpinan di hampir separuh Polda se-Indonesia.

Yang kena rotasi bukan kaleng-kaleng:

Kapolda Metro Jaya, Kapolda Jabar, Jateng, Jatim, Sumut, Sumsel, Riau, Sumbar, Jambi, Bali, DIY, NTT, Maluku, Kepri, Banten, Sulsel, Gorontalo, Sulteng, dan Sulbar.

Paling mengejutkan, 4 dari 19 Kapolda yang dicopot itu baru saja dilantik. Artinya, masa jabatan mereka belum genap. Pangkat tetap jenderal, tapi kursi komando lepas.

Ini bukan mutasi biasa. Publik membaca ini sebagai sinyal kuat evaluasi kinerja dan integritas secara mendadak.

Langkah drastis ini langsung memicu 3 harapan besar dari masyarakat:

1. Usut Tuntas Korupsi – Pastikan tidak ada pejabat yang main proyek dan memperkaya diri.

2. Hentikan Backing Ilegal – Sikat tambang liar, judi online, hingga peredaran narkoba yang katanya dibekingi oknum.

3. Berantas Permainan Hukum – Tegakkan hukum tanpa tebang pilih dan hentikan intervensi penyidikan.

Banyak yang menyebut ini awal dari “Operasi Semut” ala Suyudi. Bersih-bersih dari dalam.

Tapi Irwasum diingatkan. Mutasi bukan berarti vonis. Semua dugaan terhadap Kapolda yang dicopot tetap harus dibuktikan lewat pemeriksaan internal dan jalur hukum.

Publik juga diimbau bijak. Jangan menghakimi dulu lewat gorengan media sosial. Kasih ruang Kapolri dan timnya bekerja.

Pertanyaannya sekarang: apakah ST/2205 ini cuma jadi rekor “mutasi 19 Kapolda sehari”, atau benar-benar jadi titik balik Polri?

Dengan gaya cepat dan tegas ini, Suyudi mengirim pesan: era kompromi sudah selesai. Sekarang saatnya kerja, bersih, dan berwibawa.

Mata publik kini tertuju. Langkah selanjutnya Kapolri akan menentukan apakah gebrakan hari pertama ini akan jadi sejarah, atau jadi fondasi Polri baru.

Berita Terkait

Hatta Rajasa Dilantik Jadi Wakil Ketua Wantimpres, Anton: Amanah Besar Bantu Prabowo
Warga Tajurhalang Minta SMK, Tapi Dapat SMA: Fikri PKS Sidak Proyek SMAN 2 Senilai Rp2,9 M
Ada Cerita Lama: Anton Demokrat Dukung Penuh Suyudi Jadi Kapolri, Dulu Pernah Jadi Kapolres Bogor
Komisi I DPR: Laut Kepri Jangan Jadi Jalan Tikus Sindikat, Radar dan Patroli Harus Dipadatkan!
Prabowo Reshuffle Besar Kabinet Merah Putih – Jenderal Dudung Jadi Menko Polkam, Listyo Sigit Masuk KSP!
Prabowo Lantik Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri, Pesan Tegas: Junjung Etika dan Tanggung Jawab
PTSL 2019 Masih Nunggak: Ledy Minta Camat dan Lurah Jemput Bola
LHP BPK Beberkan, Utang Volume Rp2,8 Miliar Proyek Jalan PU Bogor Masih Nunggak

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 17:52 WIB

24 Jam Jadi Kapolri, Suyudi Ario Guncang Polri: 19 Kapolda Dicopot Sekaligus

Minggu, 4 Oktober 2026 - 12:31 WIB

Hatta Rajasa Dilantik Jadi Wakil Ketua Wantimpres, Anton: Amanah Besar Bantu Prabowo

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 19:49 WIB

Warga Tajurhalang Minta SMK, Tapi Dapat SMA: Fikri PKS Sidak Proyek SMAN 2 Senilai Rp2,9 M

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 13:20 WIB

Ada Cerita Lama: Anton Demokrat Dukung Penuh Suyudi Jadi Kapolri, Dulu Pernah Jadi Kapolres Bogor

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:09 WIB

Prabowo Reshuffle Besar Kabinet Merah Putih – Jenderal Dudung Jadi Menko Polkam, Listyo Sigit Masuk KSP!

Berita Terbaru