Empat Minuman yang Baik untuk Menurunkan Gula Darah

Jumat, 8 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KanalNasional.com | Tidak sedikit orang mengabaikan fakta bahwa minuman dan makanan yang kita konsumsi dapat memberikan dampak buruk bagi kesehatan. Salah satunya asupan yang memiliki tambahan kadar gula tinggi.

Sejumlah penelitian mengungkapkan kadar gula darah tinggi bisa menyebabkan kerusakan pembuluh darah, meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, juga diabetes.

Ada sejumlah cara yang dapat kamu lakukan untuk menurunkan gula darah secara aman, seperti dikutip dari laman The Beet, Jumat (8/12/2023), berikut minuman yang sebaiknya Anda konsumsi:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

1. Air Putih
Air membuat Anda tetap terhidrasi dan membantu ginjal membuang kelebihan gula yang ada di aliran darah. Sebuah studi tahun 2017 yang diterbitkan di Penelitian Nutrisi menemukan bahwa asupan air harian yang rendah menyebabkan peningkatan risiko hiperglikemia.

2. Teh Tanpa Gula
Baiknya Anda memilih teh asli (seperti teh hijau atau hitam) atau teh herbal, hal utama yang perlu diingat adalah jangan ditambahi dengan gula. Penelitian telah menemukan bahwa memilih teh asli atau teh herbal dapat melindungi terhadap hiperglikemia.

3. Kopi Tanpa Krim dan Gula
Mirip dengan teh, Anda sebaiknya minum kopi tanpa krim atau gula untuk mencegah lonjakan gula. Tinjauan sistematis tahun 2019 menemukan bahwa penelitian jangka panjang (dua hingga 16 minggu) terhadap kopi dan dampaknya terhadap respons glukosa cukup baik.

Senyawa antioksidan pada kopi dalam jangka waktu lama diyakini dapat meningkatkan stres oksidatif dan peradangan yang kemudian meningkatkan metabolisme glukosa.

4. Susu Nabati
Beralih dari susu hewani ke susu nabati tidak hanya mencegah lonjakan gula darah tetapi juga efektif dalam mencegah diabetes tipe 2. Saat mengonsumsi susu nabati, pilihlah versi asli tanpa pemanis.

Ulasan tahun 2017 yang diterbitkan dalam Journal of Geriatric Cardiology menyatakan bahwa protein dan lemak hewani telah dikaitkan dengan memburuknya resistensi insulin yang menyebabkan hiperglikemia dan potensi diagnosis diabetes tipe 2.

Berita Terkait

Ribuan Warga Tajurhalang Tumpah Ruah, Rayakan HUT ke-81 RI dengan Karnaval dan Semangat Gotong Royong
Peringati HUT RI ke 81, Benyamin: Kemerdekaan Harus Diisi dengan Kedaulatan dan Kesejahteraan
Salurkan Bantuan untuk 2.000 Pengungsi, OT Peduli Gempa Nagekeo
Ribuan Warga Gruduk Kantor Camat Ciseeng, Karena Rangkaian Menyambut HUT RI
Camat Tajurhalang Turun ke Jalan, 500 Bendera Merah Putih Dibagikan untuk Semarak HUT RI ke-81
Satu Lagi Mobil Dinas Sosial Tangsel Terpantau Tidak Bayar Pajak Sejak 2022
Parkir Pasar Ciputat Dikelola Dua Wilayah, Kab Tangerang dan Kota Tangerang Selatan
Bangli Saung Kuliner di Bibir Sungai Cisadane Belum Ditertibkan, Camat Ciseeng Sebut Masih Tunggu Proses Administrasi

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:26 WIB

Ribuan Warga Tajurhalang Tumpah Ruah, Rayakan HUT ke-81 RI dengan Karnaval dan Semangat Gotong Royong

Senin, 17 Agustus 2026 - 16:19 WIB

Peringati HUT RI ke 81, Benyamin: Kemerdekaan Harus Diisi dengan Kedaulatan dan Kesejahteraan

Minggu, 16 Agustus 2026 - 19:34 WIB

Salurkan Bantuan untuk 2.000 Pengungsi, OT Peduli Gempa Nagekeo

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 17:06 WIB

Ribuan Warga Gruduk Kantor Camat Ciseeng, Karena Rangkaian Menyambut HUT RI

Jumat, 7 Agustus 2026 - 22:09 WIB

Satu Lagi Mobil Dinas Sosial Tangsel Terpantau Tidak Bayar Pajak Sejak 2022

Berita Terbaru

HUKUM & KRIMINAL

KPK Angkut 6 Pejabat di Kabupaten Bogor

Kamis, 20 Agu 2026 - 13:30 WIB

HEADLINE

Salurkan Bantuan untuk 2.000 Pengungsi, OT Peduli Gempa Nagekeo

Minggu, 16 Agu 2026 - 19:34 WIB