SPMB Tangsel 2026 Berjalan Lancar, Orang Tua Kini Bisa Pantau Peluang Lolos di Rumah Tanpa Harus ke Sekolah

Kamis, 2 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KanalNasional.com | Pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menghadirkan pengalaman baru bagi masyarakat. Selain proses pendaftaran yang berjalan lancar, orang tua kini dapat memantau perkembangan hasil seleksi anaknya secara langsung melalui situs resmi SPMB tanpa harus datang ke sekolah.

Fitur pemantauan secara real-time tersebut memungkinkan masyarakat melihat posisi seleksi berdasarkan nilai maupun jarak sesuai jalur pendaftaran yang dipilih. Seluruh informasi ditampilkan secara terbuka sehingga peserta dapat memantau perubahan peringkat selama proses seleksi berlangsung.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang Selatan, TB Asep Nurdin, mengatakan sistem tersebut dirancang untuk memberikan kemudahan sekaligus meningkatkan transparansi dalam proses penerimaan murid baru.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Apresiasi dari masyarakat ini menjadi energi tambahan bagi kami. Sejak awal, sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) ini kami rancang sangat transparan. Ayah dan Bunda bisa memantau langsung posisi seleksi anaknya secara real-time lewat HP dari rumah. Semua jujur, terbuka, dan mengikuti aturan yang ada, jadi tidak ada ruang untuk intervensi atau ‘titip-menitip’ bangku sekolah,” katanya dalam keterangannya, Kamis (2/7/2026).

Menurut Asep, kehadiran fitur tersebut membuat orang tua tidak lagi bergantung pada informasi yang diperoleh dari sekolah atau media sosial. Seluruh perkembangan seleksi dapat dipantau secara mandiri melalui gawai masing-masing selama masa pendaftaran berlangsung.

Untuk mendukung kelancaran layanan, Diskominfo Tangsel telah melakukan penguatan kapasitas server serta simulasi beban sistem secara berkala sebelum pendaftaran dibuka. Selama proses SPMB berlangsung, tim siber juga disiagakan selama 24 jam guna memastikan layanan tetap stabil meski diakses ribuan pengguna secara bersamaan.

“Kami siapkan sistem ini senyaman mungkin supaya orang tua tidak perlu lagi repot datang dan mengantre di sekolah hanya untuk mencari informasi atau mendaftar. Cukup dari rumah saja,” ujarnya.

Kemudahan tersebut dirasakan langsung oleh Umar, warga Kecamatan Setu, yang mendaftarkan anaknya ke SMP Negeri 8 Tangerang Selatan melalui jalur domisili.

Ia mengaku salah satu fitur yang paling membantunya adalah kemampuan sistem menampilkan perkembangan hasil seleksi secara cepat sehingga dirinya dapat terus memantau posisi anaknya tanpa harus bolak-balik ke sekolah.

“Jujur awalnya saya deg-degan. Biasanya kalau hari pertama pendaftaran dibuka, website langsung lemot atau error karena diakses bareng-bareng. Tapi kemarin saat saya buat akun dan unggah berkas, ternyata lancar saja. Menunya juga gampang dipahami, bahkan buat kami para orang tua,” ujarnya.

Umar pun mengaku lega setelah anaknya dinyatakan lolos pada tahap pertama seleksi. Menurutnya, pembaruan data yang berlangsung cepat membuat orang tua bisa mengetahui perkembangan seleksi secara langsung dan mengambil keputusan dengan lebih tenang.

“Petunjuknya jelas sekali. Asalkan dibaca pelan-pelan dan teliti, pasti bisa daftar sendiri dari rumah. Alhamdulillah, anak saya juga sudah diterima di sekolah tujuan,” tuturnya.

Melalui sistem yang semakin terbuka dan mudah diakses, Pemkot Tangsel berharap pelaksanaan SPMB dapat berlangsung lebih akuntabel, efisien, sekaligus memberikan rasa aman dan kepastian bagi masyarakat selama proses penerimaan murid baru berlangsung. (Adv)

 

Berita Terkait

Indonesia Pimpin Kolaborasi Eliminasi TB Asia Tenggara, ASEAN4TB Perkuat Riset Regional
Pemkot Tangsel Realisasikan Seragam Sekolah Gratis Tahun ini
Komisi IV Desak Kepala Puskesmas Rawa Tembaga Dicopot, Usai Kasus Obat Kedaluwarsa
Helaran Mewah di Tengah Jeritan Rakyat, FORDEBO: APBD Terbesar, Tapi Warga Masih Bergulat dengan Kemiskinan
Minimnya Serapan Rp100 Juta per RW di Kota Bekasi, Komisi I DPRD Bakal Panggil Stakeholder Terkait
MTQ Desa Kemang 2026 Berlangsung Meriah, Ribuan Warga Semarakkan Pawai Ta’aruf
Komisi IV DPRD Desak Pemkot Bekasi Terbitkan Perwali Soal Larangan Tahan Ijazah
Rehab Rp184,5 Juta Tanpa Plang: SDN 02 Jombang Transparansinya Ke Mana?

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:41 WIB

Indonesia Pimpin Kolaborasi Eliminasi TB Asia Tenggara, ASEAN4TB Perkuat Riset Regional

Kamis, 2 Juli 2026 - 07:39 WIB

SPMB Tangsel 2026 Berjalan Lancar, Orang Tua Kini Bisa Pantau Peluang Lolos di Rumah Tanpa Harus ke Sekolah

Kamis, 2 Juli 2026 - 06:48 WIB

Pemkot Tangsel Realisasikan Seragam Sekolah Gratis Tahun ini

Selasa, 30 Juni 2026 - 18:23 WIB

Komisi IV Desak Kepala Puskesmas Rawa Tembaga Dicopot, Usai Kasus Obat Kedaluwarsa

Selasa, 30 Juni 2026 - 05:49 WIB

Helaran Mewah di Tengah Jeritan Rakyat, FORDEBO: APBD Terbesar, Tapi Warga Masih Bergulat dengan Kemiskinan

Berita Terbaru

HEADLINE

Pemkot Tangsel Realisasikan Seragam Sekolah Gratis Tahun ini

Kamis, 2 Jul 2026 - 06:48 WIB