Ada Cerita Lama: Anton Demokrat Dukung Penuh Suyudi Jadi Kapolri, Dulu Pernah Jadi Kapolres Bogor

Sabtu, 3 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KanalNasional.com | JAKARTA – Tongkat komando Polri resmi berpindah tangan. Presiden Prabowo Subianto melantik Komjen Pol Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri baru, menggantikan Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo yang hampir 6 tahun memimpin Korps Bhayangkara.

Pelantikan itu disambut hangat Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Barat, Anton Sukartono Suratto. Anton mengaku punya “sejarah” tersendiri dengan Kapolri baru tersebut.

“Saya pribadi dan keluarga besar Partai Demokrat Jawa Barat menyambut baik serta memberikan dukungan penuh. Kami mendoakan semoga beliau selalu diberi kekuatan dan kemudahan dalam mengemban amanah,” tulis Anton di media sosialnya, Kamis 1/10/2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dukungan Anton bukan tanpa alasan. Ada dua benang merah yang mengikat dirinya dengan Suyudi.

Pertama, adik kandung Anton, Brigjen Pol Budi Sartono, saat ini menjabat sebagai salah satu direktur di BNN. Padahal, sebelum dilantik jadi Kapolri, Suyudi adalah Kepala BNN.

Kedua, Suyudi pernah menjabat sebagai Kapolres Kabupaten Bogor pada 2015-2016. Saat itu, Anton masih menjabat Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Bogor sekaligus anggota DPR RI dari Dapil Jabar V.

“Sebagai Wakil Ketua Komisi I DPR RI Fraksi Partai Demokrat, saya melihat posisi ini sebagai amanah besar yang strategis untuk menjaga stabilitas keamanan, ketertiban, serta penegakan hukum di tanah air,” tegas Anton.

Anton berharap di bawah kepemimpinan Suyudi, Polri bisa semakin profesional dan dekat dengan masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya sinergi antar lembaga.

“Mari kita dukung bersama agar Beliau senantiasa diberikan kesehatan, ketegasan, dan kebijaksanaan dalam memimpin Korps Bhayangkara menuju institusi yang semakin profesional dan dicintai masyarakat,” ungkap Anton.

Menurutnya, kerja sama antara lembaga negara, penegak hukum, dan masyarakat adalah kunci agar Indonesia tetap aman dan kondusif.

Dengan latar belakangnya sebagai mantan Kepala BNN, publik kini menaruh harapan besar pada Suyudi untuk memberantas narkoba dan memperkuat keamanan nasional. Dukungan dari tokoh seperti Anton menjadi sinyal awal solidnya dukungan politik di DPR terhadap nahkoda baru Polri. (Red)

Berita Terkait

Komisi I DPR: Laut Kepri Jangan Jadi Jalan Tikus Sindikat, Radar dan Patroli Harus Dipadatkan!
Prabowo Reshuffle Besar Kabinet Merah Putih – Jenderal Dudung Jadi Menko Polkam, Listyo Sigit Masuk KSP!
Prabowo Lantik Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri, Pesan Tegas: Junjung Etika dan Tanggung Jawab
PTSL 2019 Masih Nunggak: Ledy Minta Camat dan Lurah Jemput Bola
LHP BPK Beberkan, Utang Volume Rp2,8 Miliar Proyek Jalan PU Bogor Masih Nunggak
Gedungnya Dibangun, Warganya Dibiarin Bingung: SMAN 2 Tajurhalang Jalan Dulu, Sosialisasi Belakangan
Perguruan Pencak Silat Tapak Suci 218 Tangsel rebut Jadi Grand Champion, 340 Pesilat Cilik Ramaikan Bocil Championship IPSI Tangsel 2026
Kiprah Tujuh Tahun Menanti Sertipikat: Warga Keranggan Setu Kecewa Program PTSL Tak Kunjung Tuntas

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 13:20 WIB

Ada Cerita Lama: Anton Demokrat Dukung Penuh Suyudi Jadi Kapolri, Dulu Pernah Jadi Kapolres Bogor

Jumat, 2 Oktober 2026 - 10:12 WIB

Komisi I DPR: Laut Kepri Jangan Jadi Jalan Tikus Sindikat, Radar dan Patroli Harus Dipadatkan!

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:09 WIB

Prabowo Reshuffle Besar Kabinet Merah Putih – Jenderal Dudung Jadi Menko Polkam, Listyo Sigit Masuk KSP!

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:24 WIB

Prabowo Lantik Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri, Pesan Tegas: Junjung Etika dan Tanggung Jawab

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:56 WIB

PTSL 2019 Masih Nunggak: Ledy Minta Camat dan Lurah Jemput Bola

Berita Terbaru