Empati Mahasiswa UTM Jakarta Mengalir ke Aek Ngadol, Donasi Difokuskan Pulihkan Air Bersih Warga

Selasa, 16 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KanalNassional.com | Jakarta — Kepedulian terhadap korban bencana banjir di Sumatera kembali ditunjukkan civitas akademika Universitas Teknologi Muhammadiyah (UTM) Jakarta. Empat Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) UTM Jakarta bergerak cepat menggalang donasi untuk membantu warga terdampak banjir bandang di Desa Aek Ngadol, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan.

Empat UKM tersebut yakni Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Camp, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), dan Tapak Suci. Donasi yang berhasil dihimpun kemudian disalurkan melalui Posko Kemanusiaan SARMMI di Desa Aek Ngadol pada Selasa, 16 Desember 2025.

Gerak cepat para mahasiswa ini mendapat apresiasi dari Rektor UTM Jakarta, Prof. Dr. H. Suradika, M.Pd. Ia menilai aksi kemanusiaan tersebut merupakan tradisi yang telah lama tumbuh di lingkungan kampus, sejak UTM Jakarta masih bernama STIEM Jakarta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“UKM di kampus ini selalu gerak cepat menggalang donasi untuk membantu korban bencana alam. Saya memberi apresiasi tinggi karena aksi mereka mewakili rasa kemanusiaan civitas akademika UMJ,” ujar Suradika.

Desa Aek Ngadol menjadi salah satu wilayah yang paling terdampak banjir akibat luapan Sungai Garoga. Banjir bandang membawa lumpur tebal bercampur ribuan batang kayu gelondongan yang menghantam permukiman warga. Akibatnya, tidak hanya rumah-rumah warga yang rusak, tetapi juga sejumlah fasilitas umum seperti sekolah dasar, masjid, gereja, hingga pasar.

Lumpur dengan ketebalan bervariasi, mulai dari 20 sentimeter hingga mencapai 2 meter, menutupi lantai rumah dan bangunan fasilitas umum. Meski sebagian rumah sudah dibersihkan, sebagian besar lainnya masih tertimbun lumpur yang mulai mengeras dan menyulitkan proses pembersihan.

Kondisi diperparah dengan rusaknya jaringan pipa air bersih milik warga yang tertimbun lumpur tebal. Akibatnya, pasokan air bersih lumpuh total dan warga terpaksa bergantung pada bantuan air dari mobil tangki yang tidak datang setiap hari.

Melihat kondisi tersebut, relawan Posko Kemanusiaan SARMMI memanfaatkan donasi dari empat UKM UTM Jakarta untuk membeli kebutuhan mendesak warga, khususnya pipa paralon, sambungan pipa, lem pipa, serta peralatan pendukung guna memperbaiki jaringan air bersih.

Ketua Posko Kemanusiaan SARMMI, Andini Rosidah Pane, menjelaskan bahwa bantuan dari mahasiswa UTM Jakarta memang difokuskan untuk pemulihan akses air bersih, karena menjadi kebutuhan paling mendesak bagi warga saat ini.

“Jika jaringan pipa kembali berhasil mengalirkan air bersih, harapannya kehidupan warga bisa berangsur-angsur pulih,” tutur Andini.

(Fadlik)

Berita Terkait

AKAMSI Soroti Pembongkaran Pura di Sanur sebagai Dugaan Penistaan Agama
Dua Mobil Yayasan Raib di Tengah Malam, Kuasa Hukum Syarif Hidayatullah Laporkan ke Polres Tangsel
KPK Membawa Dokumen dan Dua Koper Dari Dinas Pendidikan Kab Bogor, yang Sebelumnya Bapenda dan BPKSDM
BIN Dorong UU Khusus Tangkal Intervensi Asing, Herindra: Indonesia Jangan Naif
Ribuan Warga Tajurhalang Tumpah Ruah, Rayakan HUT ke-81 RI dengan Karnaval dan Semangat Gotong Royong
Peringati HUT RI ke 81, Benyamin: Kemerdekaan Harus Diisi dengan Kedaulatan dan Kesejahteraan
Salurkan Bantuan untuk 2.000 Pengungsi, OT Peduli Gempa Nagekeo
Ribuan Warga Gruduk Kantor Camat Ciseeng, Karena Rangkaian Menyambut HUT RI

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 18:38 WIB

AKAMSI Soroti Pembongkaran Pura di Sanur sebagai Dugaan Penistaan Agama

Jumat, 28 Agustus 2026 - 22:36 WIB

Dua Mobil Yayasan Raib di Tengah Malam, Kuasa Hukum Syarif Hidayatullah Laporkan ke Polres Tangsel

Jumat, 28 Agustus 2026 - 22:04 WIB

KPK Membawa Dokumen dan Dua Koper Dari Dinas Pendidikan Kab Bogor, yang Sebelumnya Bapenda dan BPKSDM

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:45 WIB

BIN Dorong UU Khusus Tangkal Intervensi Asing, Herindra: Indonesia Jangan Naif

Senin, 17 Agustus 2026 - 16:19 WIB

Peringati HUT RI ke 81, Benyamin: Kemerdekaan Harus Diisi dengan Kedaulatan dan Kesejahteraan

Berita Terbaru

HUKUM & KRIMINAL

KPK Angkut 6 Pejabat di Kabupaten Bogor

Kamis, 20 Agu 2026 - 13:30 WIB