Langgar Izin Lingkungan, Warga Desak Tutup PT Dadi Carbontex Indonesia di Bojonegara

Selasa, 5 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Desa Margagiri Kecamatan Bojonegara

Desa Margagiri Kecamatan Bojonegara

KanalNasional.com | Serang – PT Dadi Carbontex Indonesia di Desa Margagiri, Kecamatan Bojonegara, Kabupaten Serang, diduga kuat melanggar izin kelayakan lingkungan. Temuan itu terungkap setelah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Serang melakukan peninjauan langsung ke lokasi.

Pelanggaran perusahaan tersebut juga dibenarkan oleh pejabat Desa Margagiri, H. Barmawi kepada media KanalNasional.com, pada Selasa (5/5) “PT itu tidak punya izin dari lingkungan setempat. Warga dari awal sudah menolak,” tegasnya.

Penolakan warga bukan tanpa alasan. Perwakilan warga Kampung Solor Lor, Desa Margagiri, mengaku sangat terganggu dengan aktivitas pabrik. “Kami menolak PT Dadi Carbontex Indonesia di sini karena sangat mengganggu kesehatan masyarakat dan mencemari lingkungan kami, terutama lewat udara,” ujar salah satu warga kepada media KanalNasional.com

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rapat warga Margagiri bersama Pejabat Desa dan DLH Kab. Serang, Rabu (22/4). Menolak dan meminta PT Dadi Carbontex Indonesia ditutup.

Padahal, pada 22 April lalu, dinas terkait bersama pemerintah setempat sudah melayangkan himbauan agar operasional perusahaan dihentikan sementara. Namun, himbauan itu tak digubris. Pabrik tetap beraktivitas seperti biasa.

Kini warga menaruh harapan besar pada DLH Provinsi Banten agar bertindak tegas. “Kami minta dinas terkait dan pemerintah yang berwenang untuk menutup PT Dadi Carbontex Indonesia. Dampaknya sudah nyata ke kesehatan warga dan pencemaran udara,” lanjut warga.

Hingga kini, warga masih menunggu langkah konkret dari pemerintah. Jika pelanggaran terus dibiarkan, mereka khawatir kualitas udara dan kesehatan masyarakat akan semakin memburuk. (ym)

Berita Terkait

KPK Angkut 6 Pejabat di Kabupaten Bogor
Ribuan Warga Tajurhalang Tumpah Ruah, Rayakan HUT ke-81 RI dengan Karnaval dan Semangat Gotong Royong
Peringati HUT RI ke 81, Benyamin: Kemerdekaan Harus Diisi dengan Kedaulatan dan Kesejahteraan
Salurkan Bantuan untuk 2.000 Pengungsi, OT Peduli Gempa Nagekeo
Ribuan Warga Gruduk Kantor Camat Ciseeng, Karena Rangkaian Menyambut HUT RI
Camat Tajurhalang Turun ke Jalan, 500 Bendera Merah Putih Dibagikan untuk Semarak HUT RI ke-81
Satu Lagi Mobil Dinas Sosial Tangsel Terpantau Tidak Bayar Pajak Sejak 2022
Proyek Kantor Kecamatan Gunungsindur Rp12 Miliar Disorot, Dinilai Tidak Transparan

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:30 WIB

KPK Angkut 6 Pejabat di Kabupaten Bogor

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:26 WIB

Ribuan Warga Tajurhalang Tumpah Ruah, Rayakan HUT ke-81 RI dengan Karnaval dan Semangat Gotong Royong

Senin, 17 Agustus 2026 - 16:19 WIB

Peringati HUT RI ke 81, Benyamin: Kemerdekaan Harus Diisi dengan Kedaulatan dan Kesejahteraan

Minggu, 16 Agustus 2026 - 19:34 WIB

Salurkan Bantuan untuk 2.000 Pengungsi, OT Peduli Gempa Nagekeo

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 17:06 WIB

Ribuan Warga Gruduk Kantor Camat Ciseeng, Karena Rangkaian Menyambut HUT RI

Berita Terbaru

HUKUM & KRIMINAL

KPK Angkut 6 Pejabat di Kabupaten Bogor

Kamis, 20 Agu 2026 - 13:30 WIB

HEADLINE

Salurkan Bantuan untuk 2.000 Pengungsi, OT Peduli Gempa Nagekeo

Minggu, 16 Agu 2026 - 19:34 WIB