KanalNasional.com | Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Ciputat untuk Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2026 sukses digelar pada Kamis, 6 Januari 2025, di Balai Ratu Permai Resto, Sawah Baru, Ciputat. Forum ini menjadi ajang diskusi dan perumusan prioritas pembangunan bagi masyarakat Ciputat.
Acara ini dihadiri oleh Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan, bersama sejumlah anggota DPRD dari berbagai fraksi, Kepala Bapelitbangda, para lurah se-Kecamatan Ciputat, serta perwakilan stakeholder lainnya seperti Danramil Ciputat, Kapolsek Ciputat Timur, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, PKK, dan unsur lainnya.
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Pilar Saga Ichsan menegaskan pentingnya program pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Ia menekankan bahwa seluruh rencana harus selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tangerang Selatan dengan fokus utama pada sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur, ekonomi, sosial budaya, dan keagamaan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kita harus memastikan efisiensi anggaran sehingga belanja daerah diarahkan ke program yang benar-benar berdampak langsung bagi masyarakat,” ujar Pilar.
Salah satu aspek yang menjadi sorotan dalam Musrenbang ini adalah pemberdayaan ekonomi bagi pemuda dan ibu rumah tangga agar mereka lebih berdaya dalam berwirausaha serta mampu bersaing dan menciptakan inovasi. Selain itu, Pilar juga menyoroti beberapa program prioritas yang akan segera ditindaklanjuti, seperti penyelesaian titik banjir, pengentasan kemacetan, program bedah rumah bagi warga kurang mampu, pembangunan septic tank untuk meningkatkan sanitasi lingkungan, serta penambahan penerangan jalan umum dan penataan kampung kota.
Peningkatan akses pendidikan melalui penambahan sekolah negeri, penguatan posyandu, serta dukungan bagi UMKM dan pelaku ekonomi kreatif juga menjadi bagian dari rencana strategis yang akan diperjuangkan.
Sementara itu, Camat Ciputat, H. Mamat, dalam sambutannya menjelaskan bahwa pelaksanaan Musrenbang kali ini memiliki beberapa perubahan, salah satunya terkait alokasi pagu anggaran. Jika sebelumnya anggaran indikatif dialokasikan di tingkat kecamatan, kini anggaran tersebut diserahkan langsung ke masing-masing kelurahan agar dapat lebih optimal dalam perencanaannya.
“Musrenbang ini adalah forum yang sangat penting untuk menentukan arah pembangunan Ciputat ke depan. Kami berharap dengan perubahan alokasi anggaran ini, kelurahan dapat lebih mandiri dalam mengelola program prioritasnya,” ujar Mamat.
Usai acara, Anggota DPRD dari Fraksi PKS, Nusaibah Zajuli, menyampaikan harapannya agar Musrenbang ini mampu membawa perubahan yang signifikan bagi masyarakat Ciputat.
“Selain pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas sumber daya manusia juga harus menjadi prioritas. Kita harus memastikan masyarakat tidak hanya mendapatkan manfaat dari pembangunan fisik, tetapi juga peningkatan keterampilan dan peluang ekonomi, termasuk pengembangan UMKM agar lebih terintegrasi,” tutur Nusaibah.
Dengan berbagai masukan dari stakeholder yang hadir, hasil Musrenbang Kecamatan Ciputat 2026 ini akan dirangkum oleh Bappelitbangda dan dikoordinasikan dengan dinas terkait agar dapat direalisasikan sesuai skala prioritas. Semua pihak berharap agar program-program yang telah direncanakan dapat memberikan dampak positif bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Ciputat serta Tangerang Selatan secara keseluruhan.
(Andi)
















