Klaster Grand Bukit Dago Dibangun Dekat Bibir Sungai, Gimana PBGnya?

Kamis, 28 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan poto: Bangunan mewah Grand Bukit Dago Exclusive  Cluster tampak belakangnya. (Dok.KanalNasional.com)

Keterangan poto: Bangunan mewah Grand Bukit Dago Exclusive Cluster tampak belakangnya. (Dok.KanalNasional.com)

Kanalnasional.com—Warga dari arah BSD Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menuju Parung Bogor  yang melintasi Jalan Raya Pendidikan Desa Rawa Kalong Gunung Sindur , jika menoleh sisi kanan jalan pasti akan melihat deretan gedung mewah yang sedang dalam proses pembangunan.

Pantauan kanalnasional.com di lokasi proyek, selain deretan bagunan satu lantai,  ada juga sejumlah gedung mirip ruko mewah yang dibangun dua lantai bernama Grand Bukit Dago Exclusive Cluster. Jika dilihat dari depan, bangunan mewah tersebut tentu mengundang decak kagum bagi siapapun yang melihatnya.

Namun, sayangnya ketika dilihat dari belakang, kondisi bangunan mewah tersebut begitu mepet persis dibibir sungai. Meski kondisi sungai sudah mengalami pendangkalan dan kering. Tapi dimusim penghujan lokasi itu tetap menjadi lintasan air dari  kampung Rawa Kalong.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah seorang warga sekitar , Nasrullah (45) kepada kanalnasional.com menyayangkan, langkah developer yang melaksanakan pembangunan gedung tersebut mepet dengan bibir sungai. Ia juga mempertanyakan, apakah mereka telah mengantongi PBG (Persetujuan Bangunan Gedung ) dari pemerintah kabupaten Bogor?

“Buat saya aneh aja, kalau PBG nya bisa terbit. Kan kondisi bangunannya ada dibibir sungai. Kok bisa ya? Bagaimana terkait kajian teknisnya? Apakah tidak akan beresiko dikemudian hari,” kata Nasrulah, Kamis(28/11/2024).

Dikatakan Nasrul, Melihat kondisi bangunan tampak depan memang terkesan begitu mewah dan membuat konsumen pasti akan tertarik  untuk membeli atau pun berinvestasi.

“Kalau kita lihat dari depan kesan mewahnya dapat. Tambah lagi lokasi yang begitu startegis di perbatasan Kota Tangsel. Pasti banyak peminatnya atau mungkin sudah banyak yang laku terjual. Tapi kalau dilihat dari belakang, kondisinya ya dibibir sungai,” tambahnya.

 

Menurutnya, keberadaan Kabupaten Bogor yang begitu luas dengan 40 kecamatan tentu menyulitkan dalam hal pengawasan. Apalagi untuk daerah-daerah yang berada di perbatasan wilayah.

“Bogor ini sangat luas. Soal-soal perizinan kepada pihak swasta ya tentunya penting juga input dari pemerintah di bawahnya seperti Pemerintah Desa atau Kecamatan. Karena dengan luasnya wilayah, kemungkinan tidak sedikit gedung-gedung yang dibangun namun mengabaikan aspek perizinan,” pungaksnya.

Hingga berita ini diturunkan kanalnasional.com belum berhasil mendapatkan klarifikasi dari pihak pengembang dan juga Pemerintah Kabupaten Bogor terkait perizinan bangunan Gedung (PBG) di proyek tersebut. (mln)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

BPK Ungkap Dugaan Mark Up Rp472 Juta di Pengadaan Dump Pick Up DLH Tangsel, Harga Melonjak Jauh dari E-Katalog
JSA Taklukkan Tawon Putra 3-1 di Askot, Pesta Gol di Blok S Jaksel
Penyembelihan Hewan Qurban Pondok Sehat Malomo di Tiga Lokasi Terpisah
DPRD Bogor Soroti RPA Gunung Sindur, Bau Menyengat Diduga Ganggu Warga
9,45 Miliar untuk Apa? Renovasi Plaza Puspem Tangsel 2022 Dinilai Tak Masuk Akal
Pembangunan Gedung SMPN 14 Tangerang Selatan Rp20 Miliar Tuai Sorotan, Papan Proyek Tak Terpasang
Program MBG Hadir di Desa Sukamahi Bekasi, DPR RI Dorong Penguatan Gizi untuk Generasi Unggul
Pengukuhan Sekda Tangsel Tuai Sorotan, Dinilai Rawan Langgar UU ASN dan Aturan Turunan

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 09:29 WIB

BPK Ungkap Dugaan Mark Up Rp472 Juta di Pengadaan Dump Pick Up DLH Tangsel, Harga Melonjak Jauh dari E-Katalog

Minggu, 31 Mei 2026 - 20:36 WIB

JSA Taklukkan Tawon Putra 3-1 di Askot, Pesta Gol di Blok S Jaksel

Sabtu, 30 Mei 2026 - 06:36 WIB

Penyembelihan Hewan Qurban Pondok Sehat Malomo di Tiga Lokasi Terpisah

Jumat, 29 Mei 2026 - 07:52 WIB

DPRD Bogor Soroti RPA Gunung Sindur, Bau Menyengat Diduga Ganggu Warga

Senin, 25 Mei 2026 - 16:52 WIB

Pembangunan Gedung SMPN 14 Tangerang Selatan Rp20 Miliar Tuai Sorotan, Papan Proyek Tak Terpasang

Berita Terbaru

EKONOMI & BISNIS

DPRD Bogor Soroti RPA Gunung Sindur, Bau Menyengat Diduga Ganggu Warga

Jumat, 29 Mei 2026 - 07:52 WIB