KanalNasional.com | Tangerang Selatan – Anggaran sebesar Rp9,45 miliar digelontorkan Pemkot Tangerang Selatan pada 2022 untuk merenovasi Plaza Puspem. Proyek itu dikerjakan Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang. Tapi tiga tahun berselang, hasilnya justru memicu tanda tanya besar.
Sejumlah warga dan pengamat menilai hasil pekerjaan tidak sebanding dengan nilai proyek. “Dengan angka hampir 10 miliar, perubahan yang terlihat tidak masuk akal. Publik berhak bertanya, uang sebanyak itu dipakai untuk apa saja,” ujar salah satu LSM yang kerap melintas di kawasan pusat pemerintahan Tangsel.
Plaza Puspem sejatinya adalah ruang publik dan wajah depan pemerintahan kota. Publik berharap renovasi dengan dana besar bisa menghadirkan ruang yang lebih estetik, fungsional, dan nyaman.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Namun yang terlihat justru minim perubahan signifikan. Beberapa bagian dinilai hanya diperbaiki seadanya, tanpa sentuhan desain dan fungsi yang jelas.
Hingga kini, DCKTR Tangsel belum membeberkan secara rinci rincian anggaran dan standar mutu pekerjaan. Tanpa keterbukaan, wajar jika muncul dugaan proyek ini terindikasi KKN.
Pertanyaannya sekarang: apakah DCKTR Tangsel berani membuka RAB dan dokumen kontrak proyek 2022 itu ke publik?
(Red)















