KanalNasional.com | Batu, 19 Agustus 2025 – Seorang pendaki bernama Chamdan Salman Alfarizi (22) asal Sidoarjo yang sebelumnya dilaporkan tersesat di Gunung Buthak, akhirnya berhasil ditemukan dalam kondisi selamat oleh Tim SAR gabungan, Selasa (19/8) sore.
Chamdan, bersama dua rekannya, memulai pendakian Gunung Buthak via Panderman Desa Pesanggrahan, Kota Batu, pada Sabtu (16/8) dengan registrasi resmi. Mereka mendirikan tenda di area Sabana sekitar pukul 13.30 WIB. Namun, pada malam harinya sekitar pukul 20.15 WIB, Chamdan dilaporkan hilang setelah meninggalkan tenda dalam kondisi kebingungan, diduga akibat hipotermia.
Upaya pencarian mandiri oleh rekan-rekannya tidak membuahkan hasil, hingga laporan resmi disampaikan ke Pos Perijinan Pendakian pada Minggu (17/8) sore. Tim SAR gabungan segera dikerahkan, membagi 7 Search and Rescue Unit (SRU) untuk menyisir jalur pendakian dan titik rawan di sekitar Sabana.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Setelah operasi pencarian yang berlangsung intensif, survivor akhirnya ditemukan pada Selasa (19/8) pukul 12.50 WIB di koordinat 7°56’35” S, 112°28’28” E pada ketinggian 2.537 MDPL. Kondisinya lemah namun masih sadar. Tim segera memberikan pertolongan pertama berupa makanan, minuman, serta vitamin.
“Alhamdulillah korban berhasil dievakuasi sekira pukul 15.00 WIB. Saat ini sudah berada di RSUD Brata untuk pemeriksaan medis lanjutan. Ada luka di kaki sebelah kanan, namun kondisi secara umum selamat,” ujar Yoni Afrisa, Dandimoff Basarnas Jatim.
Sementara itu, Agung Sedayu, Kepala BPBD Kota Batu, menyampaikan apresiasi atas kerja sama tim SAR gabungan, kepolisian, relawan, serta masyarakat sekitar. “Kerja keras dan sinergi seluruh tim menjadi kunci keberhasilan operasi ini,” katanya.
Sekitar pukul 13.30 WIB, Chamdan dievakuasi menuju basecamp pendakian di Dusun Toyomerto, Desa Pesanggrahan, sebelum akhirnya diserahkan kembali kepada pihak keluarga. Saat ini ia sudah dapat berkumpul kembali dengan keluarganya dalam kondisi baik.















