Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Tangerang Selatan bersama Dinas Pariwisata menggelar Kejuaraan Pencak Silat Seni Tangsel Fest 2026 dalam rangka memperebutkan Piala Dinas Pariwisata Kota Tangerang Selatan, yang diselenggarakan di Amphiteater Taman Kota 2 Jeletreng BSD pada 24-25 Januari 2026.
Acara tersebut dibuka oleh Kepala Dinas Pariwisata Mohamad Ervin Ardani didampingi oleh Ketua IPSI Tangsel Bunda Delima Bungsu Andi.
Ketua IPSI Tangsel, Bunda Delima, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan fasilitas yang digelar oleh IPSI, namun menjadi yang pertama kalinya digelar bekerja sama dengan Dinas Pariwisata Kota Tangerang Selatan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Tujuan utama Kejuaraan ini adalah melestarikan budaya Indonesia, khususnya pencak silat. Karena saat ini semua perguruan berlomba-lomba untuk berprestasi, maka dengan adanya kejuaraan pencak silat seni ini kami juga ingin mengingatkan kembali bahwa dasar dari pencapaian prestasi itu harus diraih,tetapi tanpa menghilangkan tradisi dari masing-masing perguruan, maka disinilah kita berikan ruang tradisional, ujar Bunda Delima.
Kegiatan yang berlangsung di Amphiteater Taman Kota 2 ini menampilkan lomba dari tiga kategori: Perorangan, Berpasangan dan Berkelompok. Menariknya, tahun ini peserta didominasi oleh usia 9-14 tahun.
Sistem penilaian dalam festival ini tetap mengacu pada prinsip utama pencak silat tradisi, yakni Wiraga (gerak), Wirama (irama) dan Wirasa (rasa). Penilaian dilakukan oleh dewan juri yang memiliki kompetensi dalam bidang pencak silat tradisional.
Delima menegaskan bahwa ajang ini bukanlah seleksi atlet untuk tingkat provinsi atau nasional, namun lebih kepada pelestarian seni dan budaya. Ini adalah ruang dimana saya bisa memberikan kesempatan untuk berlomba lomba memberikan rasa, raga dan irama dari jurus pencak silat tradisional. Meski begitu, dan semakin hari semakin berkembang peminat kejuaraan seni tradisi ini, bahkan dari berbagai perguruan se Tangsel.
Sebagai bentuk apresiasi, panitia menyediakan piala Dinas Pariwisata Tangsel untuk tiga kategori juara umum, Perorangan, Berpasangan dan Berkelompok. Selain itu, juga diberikan medali serta sertifikat.
Kejuaraan Pencak Silat Seni Tangsel Fest 2026 diharapkan menjadi ajang rutin dan simbol kebangkitan semangat pelestarian budaya silat di Tangerang Selatan.
Turut hadir Kepala Dinas Pariwisata Kota Tangsel Mohamad Ervin Ardani, menekankan bahwa kejuaraan ini menjadi wadah penting bagi para siswa dan generasi muda untuk mengenal dan mencintai budaya asli Indonesia.
“Kegiatan ini selain sebagai ajang silaturahmi antar perguruan, juga untuk memfasilitasi atlet-atlet pencak silat tradision agar memiliki ruang mengekspresikan kemampuan mereka. Bagi kami, ini bagian dari pelestarian budaya.
Harapannya, setelah mengenal pencak silat, mereka bisa mencintainya dan punya tanggung jawab untuk melestarikannya sebagai jati diri bangsa,” ungkap Ervin di sela kegiatan.
Ia menambahkan, melalui dukungan kegiatan seperti ini, generasi muda tidak hanya dilatih secara fisik dan teknik, tetapi juga ditanamkan nilai-nilai luhur seperti kedisiplinan, rasa hormat, dan cinta tanah air. Hal ini sejalan dengan misi pendidikan karakter yang terus dikembangkan setiap Perguruan Pencak Silat.
Ade Ruswandi selaku panitia, mengucapkan banyak terima kasih kepada Kepala Dinas Pariwisata dan para perguruan/paguron pencak silat yang mensukseskan acara Kejuaraan Pencak Silat Seni Tangsel Fest 2026. (Red)















