Nuroji Tekankan Pentingnya Pendidikan Karakter

Kamis, 15 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KanalNasional.com –  Anggota Komisi X DPR RI, Nuroji tekankan pentingnya pendidikan karakter bagi siswa sekolah. Hal tersebut disampaikannya dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendigbudristek) di Bekasi, Rabu (14/8/2024).

Menurutnya, pendidikan karakter sangat penting sebab hal itu merupakan inti atau tujuan dari pendidikan itu sendiri. Bahkan di negara-negara maju, siswa sekolah terlebih dahulu diajarkan tentang pendidikan karakter sebelum ke materi pembelajaran lain.

“Inti dari pendidikan membentuk karekter, baru bicara tentang bagaimana menguasai teknologi. Inilah yang diajarkan di negara-negara maju, bagaimana karakter dulu yang dibentuk baru ilmu pengetahuan,” kata dia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia mengkritik pola pembelajaran di Indonesia yang justru berbanding terbalik dengan negara-negara maju. Di Indonesia siswa pertama kali mengenyam bangku sekolah langsung disuguhi dengan materi pembelajaran bukan pendidikan karakter.

“Kadang di kita terbalik, kita langsung ke mata pelajaran seperti matematika, bahasa Inggris bukan ke pendidikan karakter. Bahkan pelajaran pendidikan karakter termasuk agama itu sangat sedikit sekali diajarkan,” kata dia.

Ia menambahkan, kurangnya materi pendidikan karakter harus segera diperbaiki. Sebab hal tersebut bisa menimbulkan dampak negatif bagi siswa.

“Kalau tidak dirubah, kasus-kasus tadi bulliying, genk remaja, kenakalan remaja akan semakin banyak. Makanya harus diperbaiki dan itu dimulai dari para guru dan sekolah,” kata dia.

Oleh karena itu, pihaknya mengapresiasi kegiatan Bimtek yang diadakan Kemendikbudristek perihal Rapor Pendidikan yang dihadiri olehnya. Yang mana Bimtek tersebut diperuntukan untuk para guru, pemilik sekolah atau yayasan.

Dengan Bimtek tersebut, para peserta diajarkan tentang nilai-nilai kejujuran, karakter dan tanggungjawab. Serta bagaimana kecintaan terhadap sekolah dan pendidikan.

“Saya senang dengan kegiatan hari ini, karena inti pendidikan itu adalah pada karakter. Karakter ini dibentuk oleh guru, jadi dimulai dari gurunya bagaimana mereka harus jujur dan bertanggungjawab,” ujarnya mengakhiri pembicaraan.

 

 

 

Berita Terkait

Bukan Pidato, Tapi Sapa: Anton Sukartono Bukti Demokrat Hadir di Tengah Rakyat
Camat Ciseeng Tinjau Revitalisasi SMPN 2, Tiga Ruang Kelas Baru Segera Dibangun
AKAMSI Soroti Pembongkaran Pura di Sanur sebagai Dugaan Penistaan Agama
Dua Mobil Yayasan Raib di Tengah Malam, Kuasa Hukum Syarif Hidayatullah Laporkan ke Polres Tangsel
KPK Membawa Dokumen dan Dua Koper Dari Dinas Pendidikan Kab Bogor, yang Sebelumnya Bapenda dan BPKSDM
BIN Dorong UU Khusus Tangkal Intervensi Asing, Herindra: Indonesia Jangan Naif
Ribuan Warga Tajurhalang Tumpah Ruah, Rayakan HUT ke-81 RI dengan Karnaval dan Semangat Gotong Royong
Peringati HUT RI ke 81, Benyamin: Kemerdekaan Harus Diisi dengan Kedaulatan dan Kesejahteraan

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 16:09 WIB

Bukan Pidato, Tapi Sapa: Anton Sukartono Bukti Demokrat Hadir di Tengah Rakyat

Kamis, 3 September 2026 - 18:10 WIB

Camat Ciseeng Tinjau Revitalisasi SMPN 2, Tiga Ruang Kelas Baru Segera Dibangun

Rabu, 2 September 2026 - 18:38 WIB

AKAMSI Soroti Pembongkaran Pura di Sanur sebagai Dugaan Penistaan Agama

Jumat, 28 Agustus 2026 - 22:36 WIB

Dua Mobil Yayasan Raib di Tengah Malam, Kuasa Hukum Syarif Hidayatullah Laporkan ke Polres Tangsel

Jumat, 28 Agustus 2026 - 22:04 WIB

KPK Membawa Dokumen dan Dua Koper Dari Dinas Pendidikan Kab Bogor, yang Sebelumnya Bapenda dan BPKSDM

Berita Terbaru