Bongkar! Laporan Keuangan Dinkes Tangsel Tahun 2022-2023 Terendus Janggal, PPI Siap Laporkan ke Kejaksaan

Kamis, 24 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KanalNasional.com | Tangerang Selatan Sebuah temuan mengejutkan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Banten mulai menyeruak ke publik. Laporan keuangan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang Selatan tahun anggaran 2022-2023 disebut-sebut menyimpan banyak kejanggalan. Mulai dari honor nakes Covid-19 yang tak tepat sasaran hingga pengadaan alat kesehatan (alkes) senilai miliaran rupiah yang mangkrak tak terpakai.

Adalah DPD Pemuda Pendamping Indonesia (PPI) Tangsel yang pertama kali menyoroti temuan tersebut. Mereka menyebut, total indikasi penyimpangan anggaran di tubuh Dinkes Tangsel mencapai angka fantastis, menyentuh puluhan miliar rupiah. Fakta-fakta itu pun sudah mereka lampirkan dalam surat resmi yang diajukan ke Dinkes Tangsel sejak 24 Juni 2025 lalu.

Namun hingga kini, tidak ada selembar pun balasan atau klarifikasi resmi dari pihak Dinas. “Diamnya mereka justru memperkuat kecurigaan kami. Ada apa sebenarnya di balik laporan keuangan Dinkes Tangsel ini? Kenapa sulit sekali untuk sekedar memberikan klarifikasi?” ujar Aditya Bayu Wardana, Koordinator DPD PPI Tangsel.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aditya mengungkapkan bahwa beberapa poin temuan BPK benar-benar mencengangkan, salah satunya adalah dana jasa layanan BLUD RSUD Tangsel senilai Rp10,2 miliar yang tidak dibayarkan, serta sisa dana kapitasi sebesar Rp3 miliar yang dibiarkan mengendap tanpa kejelasan.

Tak hanya itu, pengadaan alkes senilai Rp1,27 miliar yang tidak sesuai spesifikasi pun menjadi sorotan, lantaran peralatan tersebut tak pernah digunakan. Bahkan, dana operasional Dinkes sebesar Rp347 juta diduga kuat dipakai untuk kegiatan di luar fungsi operasional yang semestinya.

“Ini bukan sekadar temuan administratif. Ini sudah masuk ke ranah dugaan penyalahgunaan anggaran. Kami tidak akan diam. Jika dalam waktu dekat Dinkes tetap tidak menggubris, kami siap tempuh jalur hukum hingga ke Kejaksaan,” tegas Aditya.

Satu hal yang makin membuat publik bertanya-tanya, Dinas Kesehatan Tangsel disebut-sebut sengaja mengulur waktu dengan berbagai alasan teknis, bahkan saat perwakilan PPI diterima oleh pejabat Dinkes, jawaban yang diberikan pun terkesan mengambang.

Lantas, apa sebenarnya yang sedang disembunyikan Dinkes Tangsel? Dan seberapa besar potensi kerugian negara dari temuan BPK ini?

DPD PPI Tangsel memastikan akan membuka semua datanya ke publik. “Kami akan buktikan bahwa ini bukan tuduhan tanpa dasar. Ini temuan resmi BPK yang harus ditindaklanjuti secara serius,” tutup Aditya. (Red)

 

Berita Terkait

HUT ke 25 Demokrat: Anton Suratto -Rakyat Tak Butuh Janji, Tapi Kehadiran
Abu Erupsi Anak Krakatau Menyebar! Jakarta hingga Bengkulu Terdampak, Penerbangan Mulai Terganggu
Meriahkan HUT RI ke-81, Ribuan Warga Desa Kemang Tumpah Ruah, Kursi Muspika Justru Kosong
Bukan Pidato, Tapi Sapa: Anton Sukartono Bukti Demokrat Hadir di Tengah Rakyat
Camat Ciseeng Tinjau Revitalisasi SMPN 2, Tiga Ruang Kelas Baru Segera Dibangun
AKAMSI Soroti Pembongkaran Pura di Sanur sebagai Dugaan Penistaan Agama
Dua Mobil Yayasan Raib di Tengah Malam, Kuasa Hukum Syarif Hidayatullah Laporkan ke Polres Tangsel
KPK Membawa Dokumen dan Dua Koper Dari Dinas Pendidikan Kab Bogor, yang Sebelumnya Bapenda dan BPKSDM

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 11:48 WIB

HUT ke 25 Demokrat: Anton Suratto -Rakyat Tak Butuh Janji, Tapi Kehadiran

Senin, 7 September 2026 - 07:37 WIB

Abu Erupsi Anak Krakatau Menyebar! Jakarta hingga Bengkulu Terdampak, Penerbangan Mulai Terganggu

Minggu, 6 September 2026 - 17:04 WIB

Meriahkan HUT RI ke-81, Ribuan Warga Desa Kemang Tumpah Ruah, Kursi Muspika Justru Kosong

Jumat, 4 September 2026 - 16:09 WIB

Bukan Pidato, Tapi Sapa: Anton Sukartono Bukti Demokrat Hadir di Tengah Rakyat

Kamis, 3 September 2026 - 18:10 WIB

Camat Ciseeng Tinjau Revitalisasi SMPN 2, Tiga Ruang Kelas Baru Segera Dibangun

Berita Terbaru