Dugaan Pungli di SMAN 2 Tangsel: Rp40 Juta untuk Masuk Tanpa Sistem?

Rabu, 9 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KanalNasional.com | Tangerang Selatan – Dua orang tua calon siswa mengungkapkan dugaan praktik pungutan liar (pungli) di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 2 Kota Tangerang Selatan. Mereka menyebut pihak sekolah meminta dana sebesar Rp40 juta sebagai “tarif masuk” (dana kontribusi) bagi siswa yang gagal diterima melalui jalur resmi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB).

Pengakuan ini mencuat setelah anak mereka, yang disebut memiliki segudang prestasi, bahkan hingga tingkat nasional, tidak lolos seleksi melalui jalur prestasi ataupun domisili. Merasa janggal, mereka mengaku kemudian ditawari “jalur belakang” dengan imbalan uang puluhan juta rupiah.

“Saya kaget ketika ada informasi bahwa anak saya masih bisa masuk, tapi dengan syarat menyetor dana Rp40 juta. Padahal anak saya punya piagam nasional,” ujar salah satu orang tua yang meminta identitasnya dirahasiakan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pernyataan serupa juga diungkapkan oleh orang tua calon siswa lainnya yang mengalami hal senada. Mereka mempertanyakan integritas proses seleksi di sekolah negeri tersebut, terlebih dengan latar belakang anak mereka yang berprestasi namun tidak lolos sistem resmi.

Hingga berita ini diturunkan, pihak SMAN 2 Tangsel belum memberikan pernyataan resmi terkait dugaan ini.

Kasus ini menambah sorotan terhadap praktik SPMB di berbagai daerah yang dinilai masih rawan penyimpangan. Masyarakat berharap pihak berwenang segera menelusuri kebenaran informasi ini dan menindak tegas apabila ditemukan pelanggaran. (Red)

Berita Terkait

Habiskan Rp20 Miliar Buat Sewa, Pemkot Tangsel Lalai Bayar Pajak
Krisis Lahan Makam di Jatisari, Anim Dorong Pemkot Bekasi Segera Buka TPU Baru 1,5 Hektare
Pasca Disegel, Segel Satpol PP di Bangunan Swash Padel Tidak Nampak
Lewat Reses, Evi Mafriningsianti Dorong Program Pemberdayaan UMKN
Razia Pajak Gencar, Kendaraan Dinas Setda Tangsel Justru Menunggak, Pengamat: Krisis Keteladanan Pemerintah
Ironi! Randis Setda Tangsel Nunggak Pajak Hingga Juli 2026, Sedangkan Warga Diminta Tertib
Fokus pada Kemandirian Ekonomi, Forum Jurnalis Bogor Raya Resmi Deklarasikan Diri
Semangat Forum Jurnalis Bogor Raya Mendorong Kemandirian Usaha dan Sinergi Antardesa

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 09:25 WIB

Habiskan Rp20 Miliar Buat Sewa, Pemkot Tangsel Lalai Bayar Pajak

Minggu, 12 Juli 2026 - 21:44 WIB

Krisis Lahan Makam di Jatisari, Anim Dorong Pemkot Bekasi Segera Buka TPU Baru 1,5 Hektare

Kamis, 9 Juli 2026 - 14:33 WIB

Pasca Disegel, Segel Satpol PP di Bangunan Swash Padel Tidak Nampak

Kamis, 9 Juli 2026 - 08:44 WIB

Lewat Reses, Evi Mafriningsianti Dorong Program Pemberdayaan UMKN

Rabu, 8 Juli 2026 - 06:56 WIB

Razia Pajak Gencar, Kendaraan Dinas Setda Tangsel Justru Menunggak, Pengamat: Krisis Keteladanan Pemerintah

Berita Terbaru

EKONOMI & BISNIS

Pasca Disegel, Segel Satpol PP di Bangunan Swash Padel Tidak Nampak

Kamis, 9 Jul 2026 - 14:33 WIB

EKONOMI & BISNIS

Lewat Reses, Evi Mafriningsianti Dorong Program Pemberdayaan UMKN

Kamis, 9 Jul 2026 - 08:44 WIB