Janji Kepala Sekolah SMAN 4 Cikupa Ditagih, Aliansi Siap Tempuh Jalur Hukum!

Jumat, 25 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KanalNasional.com | TANGERANG — Suasana dunia pendidikan di Kabupaten Tangerang kembali memanas. Aliansi Masyarakat, advokat lembaga, dan Forum Media Banten Peduli sebagai pemantau pendidikan resmi menyatakan kekecewaannya terhadap Kepala Sekolah SMA Negeri 4 Cikupa yang dinilai ingkar janji dalam kasus transparansi data Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2025/2026.

Ketegangan ini mencuat lantaran Kepala Sekolah sebelumnya telah berjanji secara langsung dalam forum mediasi untuk membuka data SPMB dari seluruh jalur seleksi, termasuk data Kartu Keluarga (KK) siswa yang diterima. Namun, hingga saat ini, data tersebut tak kunjung diberikan. Bahkan, sikap diam dan tanpa kejelasan dari pihak sekolah semakin memantik kecurigaan.

“Kami tagih janji Kepala Sekolah! Ini bukan janji di warung kopi, ini janji dalam forum resmi yang disaksikan publik!” tegas Budi Irawan, Koordinator Aliansi, dengan nada geram.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aliansi menilai, sikap kepala sekolah yang menutup-nutupi informasi penting ini bertolak belakang dengan semangat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Alih-alih menjalankan prinsip transparansi, kepala sekolah justru terkesan melindungi praktik yang patut dicurigai tidak adil.

“Data SPMB dari jalur Zonasi, Afirmasi, Perpindahan Tugas Orang Tua, dan Prestasi adalah hak publik. Bukan hak prerogatif kepala sekolah. Kami butuh data KK untuk memastikan seleksi ini adil dan sesuai aturan!” lanjut Budi dengan tegas.

Aliansi pun memberi ultimatum keras. Jika dalam waktu dekat pihak sekolah tetap bungkam dan tidak menunjukkan itikad baik, mereka siap menempuh jalur hukum. Budi menegaskan, laporan resmi akan dilayangkan ke Dinas Pendidikan Provinsi Banten, Komisi Informasi, hingga Ombudsman RI.

“Transparansi itu hak publik, bukan sekadar permintaan pribadi. Jangan abaikan kepercayaan masyarakat. Jika janji tidak ditepati, kami pastikan ini akan berbuntut panjang!” tutup Budi dengan nada penuh ketegasan.

Kasus ini menjadi sorotan tajam masyarakat, mengingat praktik transparansi di dunia pendidikan kerap menjadi sorotan. Publik kini menanti, apakah kepala sekolah akan memenuhi janjinya, atau memilih berhadapan dengan badai tuntutan hukum. (Red)

Berita Terkait

Fakultas Hukum Universitas Pamulang Tingkatkan Literasi Hukum Digital Siswa SMK Grafika untuk Cegah Kejahatan Siber
Milad Pertama dan Pengukuhan Padepokan Beksi Al Idris: Guru Besar Idris A Karim Ajak Tangsel Jaga Silat Sebagai Kearifan Lokal
Reses DPRD Bogor Dapil VI di Parung Cuma 1 Jam Tanpa Dialog, Aspirasi Dialihkan ke Barcode
Motivator ‘Gedor Pintu Langit’ Ustadz Aris Alwi Berang! Ada Oknum Tipu Jamaah Pakai Namanya, Minta Bayar Rp2-4 Juta
Anton Demokrat: Empat Pilar Kebangsaan Bukan Sekadar Hafalan, Harus Diamalkan dalam Kehidupan Sehari-hari
Anton Demokrat Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-59 untuk Dasco: Politik Itu Merawat Persahabatan dan Kolaborasi
Anton Demokrat Apresiasi Pelantikan Letjen Iwan Setiawan Jadi Pangkostrad: Rekam Jejaknya Modal Kuat Jaga Kedaulatan
Anton Demokrat: Pendidikan Politik Adalah Fondasi, Tanpa Kader Berintegritas Mesin Partai Tak Akan Bergerak

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:51 WIB

Fakultas Hukum Universitas Pamulang Tingkatkan Literasi Hukum Digital Siswa SMK Grafika untuk Cegah Kejahatan Siber

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 21:59 WIB

Milad Pertama dan Pengukuhan Padepokan Beksi Al Idris: Guru Besar Idris A Karim Ajak Tangsel Jaga Silat Sebagai Kearifan Lokal

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:29 WIB

Reses DPRD Bogor Dapil VI di Parung Cuma 1 Jam Tanpa Dialog, Aspirasi Dialihkan ke Barcode

Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:13 WIB

Motivator ‘Gedor Pintu Langit’ Ustadz Aris Alwi Berang! Ada Oknum Tipu Jamaah Pakai Namanya, Minta Bayar Rp2-4 Juta

Senin, 12 Oktober 2026 - 11:38 WIB

Anton Demokrat: Empat Pilar Kebangsaan Bukan Sekadar Hafalan, Harus Diamalkan dalam Kehidupan Sehari-hari

Berita Terbaru