KanalNasional.com | Tangerang Selatan – Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKPPP) Tangsel bergerak cepat. Jelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, petugas diterjunkan menyisir seluruh lapak pedagang hewan kurban di tujuh kecamatan untuk memastikan hewan yang dijual sehat, layak konsumsi, dan sesuai syariat.
Langkah jemput bola ini dilakukan langsung oleh tim medis veteriner dari UPT Pusat Kesehatan Hewan. Mereka keliling dari satu pos penjualan ke pos lain, melakukan pemeriksaan fisik tanpa dipungut biaya.
“Hingga hari ini belum ditemukan adanya kasus PMK di Tangerang Selatan,” kata Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie, Selasa (19/5/2026).
“Insya Allah hewan kurban yang datang dari luar daerah juga relatif sehat semuanya,” tambahnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
4.889 Ekor Hewan Sudah Terverifikasi
Berdasarkan data DKPPP per pertengahan Mei 2026, sudah ada 53 titik lapak aktif yang terdata dengan total 4.889 ekor hewan kurban siap dipasarkan. Rinciannya: 1.202 ekor sapi, 2 ekor kerbau, 2.863 ekor kambing, dan 822 ekor domba.
Kepala UPT Puskeswan DKPPP Tangsel, Pipit Surya Yuniar, menyebut angka itu masih akan naik. “Arus pasokan terus masuk. Mayoritas dari Jawa Timur, NTB, hingga Lampung,” ujarnya.
Cek Gigi, Suhu, Sampai SKKH Digital
Pemeriksaan bukan sekadar hitung jumlah. Tim dokter hewan menerapkan SOP berlapis untuk deteksi dini penyakit:
1. Cek fisik dan usia : Lihat struktur gigi untuk memastikan umur sesuai syariat, sekaligus cek kebersihan air liur dan kotoran.
2. Skrining suhu dan penyakit menular : Ukur suhu tubuh untuk mengantisipasi gejala PMK dan Lumpy Skin Disease (LSD).
3. Validasi dokumen digital : Periksa Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) dari daerah asal lewat aplikasi ISIKHNAS Kementerian Pertanian.
Hingga kini, DKPPP memastikan situasi aman dan terkendali. Belum ada indikasi penyakit akut atau ternak cacat fisik di lapangan.
Beli di Lapak Resmi yang Sudah Berstempel
Pemkot Tangsel mengimbau warga agar membeli hewan kurban di lapak resmi yang sudah diperiksa petugas. Lapak yang lolos verifikasi akan diberi penanda khusus dan dokumen berita acara dari Puskeswan sebagai jaminan keamanan pangan.
“Silakan pilih lapak yang sudah selesai diperiksa. Itu untuk memastikan hewan kurban Anda benar-benar sehat dan aman,”
















