Konveksi Helm di Sepatan Timur Ludes Dilalap Api, Pemilik Rugi Rp500 Juta

Jumat, 25 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KanalNasional.com | TANGERANG – Musibah kebakaran melanda sebuah konveksi helm di Kampung Buaran, Desa Jatimulya, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang, Kamis (24/7/2025) dini hari. Amukan si jago merah meludeskan bangunan tempat usaha tersebut, menyebabkan kerugian ditaksir mencapai Rp500 juta.

Peristiwa memilukan itu terjadi sekitar pukul 02.53 WIB. Kobaran api dengan cepat melahap hampir seluruh bagian bangunan konveksi, terutama area produksi yang dipenuhi bahan mudah terbakar seperti busa helm. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, meski kerugian material cukup besar.

Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan BPBD Kabupaten Tangerang, Ahmad Ruslan Nulajiz, menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan warga, api pertama kali muncul dari bagian depan area produksi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Api pertama kali terlihat menyala dari bagian depan area produksi busa helm. Dalam waktu singkat, kobaran api membesar dan sulit dikendalikan,” ungkap Ahmad Ruslan dalam keterangan tertulis.

Melihat kobaran api yang kian mengganas, warga segera menghubungi Pusat Pengendalian dan Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Tangerang. Tim pemadam dari Pos Sepatan dan Pos Pakuhaji pun dikerahkan untuk melakukan penanganan darurat.

Namun, proses menuju lokasi tidak berjalan mulus. Tim pemadam sempat terkendala kemacetan di jalan raya serta akses jalan menuju lokasi yang padat penduduk, sehingga memperlambat waktu respon.

“Begitu laporan diterima, kami langsung bergerak menuju lokasi. Namun di lapangan, petugas sempat mengalami hambatan karena jalanan macet dan gang-gang sempit di area permukiman warga,” jelas Ahmad.

Meski begitu, dengan kerja keras dan koordinasi yang sigap, api akhirnya berhasil dipadamkan setelah upaya selama kurang lebih satu jam sejak tim tiba di lokasi.

Saat ini, pihak BPBD masih melakukan pendataan lebih lanjut terkait kerugian material yang diderita pemilik usaha. Dugaan sementara, api berasal dari korsleting listrik di area produksi, namun penyelidikan lebih lanjut akan dilakukan untuk memastikan penyebabnya.

Musibah ini menjadi pengingat bagi pelaku usaha, khususnya yang bergerak di bidang industri rumahan, agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya kebakaran, terutama di area produksi yang rawan konsleting dan tumpukan bahan mudah terbakar.

Berita Terkait

Fakultas Hukum Universitas Pamulang Tingkatkan Literasi Hukum Digital Siswa SMK Grafika untuk Cegah Kejahatan Siber
Milad Pertama dan Pengukuhan Padepokan Beksi Al Idris: Guru Besar Idris A Karim Ajak Tangsel Jaga Silat Sebagai Kearifan Lokal
Reses DPRD Bogor Dapil VI di Parung Cuma 1 Jam Tanpa Dialog, Aspirasi Dialihkan ke Barcode
Motivator ‘Gedor Pintu Langit’ Ustadz Aris Alwi Berang! Ada Oknum Tipu Jamaah Pakai Namanya, Minta Bayar Rp2-4 Juta
Anton Demokrat: Empat Pilar Kebangsaan Bukan Sekadar Hafalan, Harus Diamalkan dalam Kehidupan Sehari-hari
Anton Demokrat Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-59 untuk Dasco: Politik Itu Merawat Persahabatan dan Kolaborasi
Anton Demokrat Apresiasi Pelantikan Letjen Iwan Setiawan Jadi Pangkostrad: Rekam Jejaknya Modal Kuat Jaga Kedaulatan
Anton Demokrat: Pendidikan Politik Adalah Fondasi, Tanpa Kader Berintegritas Mesin Partai Tak Akan Bergerak

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:51 WIB

Fakultas Hukum Universitas Pamulang Tingkatkan Literasi Hukum Digital Siswa SMK Grafika untuk Cegah Kejahatan Siber

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 21:59 WIB

Milad Pertama dan Pengukuhan Padepokan Beksi Al Idris: Guru Besar Idris A Karim Ajak Tangsel Jaga Silat Sebagai Kearifan Lokal

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:29 WIB

Reses DPRD Bogor Dapil VI di Parung Cuma 1 Jam Tanpa Dialog, Aspirasi Dialihkan ke Barcode

Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:13 WIB

Motivator ‘Gedor Pintu Langit’ Ustadz Aris Alwi Berang! Ada Oknum Tipu Jamaah Pakai Namanya, Minta Bayar Rp2-4 Juta

Senin, 12 Oktober 2026 - 11:38 WIB

Anton Demokrat: Empat Pilar Kebangsaan Bukan Sekadar Hafalan, Harus Diamalkan dalam Kehidupan Sehari-hari

Berita Terbaru