KanalNasional.com | Ketua Umum SARMMI (SAR Mapala Muhammadiyah Indonesia), Muhammad Abdurrahman Sidiq, secara resmi mengumumkan berakhirnya operasi kemanusiaan SARMMI yang dilaksanakan di Desa Aek Ngadol, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan. Operasi tersebut dinyatakan selesai pada Senin, 22 Desember 2025, setelah berlangsung selama 12 hari pascabencana banjir bandang.
“Setelah beroperasi selama 12 hari di lokasi bencana banjir bandang, mulai hari ini kegiatan Posko Kemanusiaan SARMMI di Desa Aek Ngadol saya nyatakan selesai,” ujar Abdurrahman.
Abdurrahman menjelaskan, relawan yang tergabung dalam Posko Kemanusiaan SARMMI berasal dari Mapala UMRI, Himadikum UMRI, Kompel UMTS, Mapala Stacia UMJ, Sapta Pala Jakarta, serta Mapala UMY. Setelah penutupan posko, seluruh relawan akan kembali ke kota asal dan induk organisasi masing-masing.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Selama berada di Desa Aek Ngadol, para relawan melaksanakan berbagai aktivitas kemanusiaan yang bersifat pendampingan masyarakat. Pendampingan tersebut bertujuan mendorong warga agar dapat bangkit dan memulihkan kembali kehidupan mereka seperti sebelum terjadinya bencana banjir bandang.
“Karena itu, seluruh aktivitas kemanusiaan yang dilakukan para relawan di Posko Kemanusiaan SARMMI selalu melibatkan partisipasi aktif warga Desa Aek Ngadol,” jelas Abdurrahman.
Sementara itu, salah satu relawan Posko Kemanusiaan SARMMI dari Mapala Stacia UMJ, Ananda Syahnu Humairoh, memaparkan bahwa kegiatan yang dilakukan relawan bersama warga antara lain membantu membersihkan rumah-rumah warga, menyalurkan bantuan kebutuhan dasar untuk berbagai kelompok usia, memberikan peralatan kebersihan dan perlengkapan ibadah, memperbaiki toilet umum, serta memberikan edukasi kebencanaan.
Aktivitas terakhir yang dilakukan para relawan, lanjut Ananda Syahnu, adalah memperbaiki jaringan pipa air bersih di Desa Aek Ngadol yang rusak akibat diterjang banjir bandang dan tertimbun lumpur tebal.
“Setelah berjuang selama lima hari bersama warga, kami berhasil memperbaiki dua jalur pipa utama air bersih Desa Aek Ngadol,” ujarnya.
Dengan selesainya perbaikan tersebut, warga yang sebelumnya bergantung pada pasokan air bersih dari mobil tangki kini kembali dapat mengakses air bersih yang mengalir langsung ke rumah-rumah mereka.
Selain ke rumah warga, jaringan pipa air bersih tersebut juga kembali mengalirkan air ke Masjid Raya Babussalam, SMK Negeri 1 Batang Toru, SD Negeri Aek Ngadol, serta beberapa kolam ikan milik warga.
Tokoh masyarakat Desa Aek Ngadol, Mara Agian Siagian, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas dedikasi para relawan SARMMI selama bertugas di wilayah tersebut.
“Para relawan telah menunjukkan kegigihan mereka dalam membantu kami. Saya memberikan apresiasi yang tinggi serta mengucapkan terima kasih atas perjuangan mereka untuk Desa Aek Ngadol,” pungkasnya.
(AS)















