KanalNasional.com | Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mencatat lonjakan 10% dalam jumlah sampah pasca-libur Lebaran.
Kepala Bidang Persampahan DLH Tangsel, Tubagus Apriliandhi, mengungkapkan bahwa selama libur Lebaran, volume sampah rumah tangga meningkat mencapai 40-50 ton, dibandingkan dengan hari-hari biasa yang mencapai 400-500 ton per hari.
Menurut Tubagus, peningkatan ini terutama disebabkan oleh kurangnya kesadaran dalam pengelolaan sampah oleh masyarakat. Penumpukan sampah terjadi karena beberapa pihak swasta belum melakukan pengangkutan sampah secara efisien di wilayahnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Penumpukan sampah sudah pasti karena banyaknya produksi sampah rumah tangga pasca Lebaran. Ditambah pengangkutan dari pihak swasta yang belum melakukan pengangkutan di tempat-tempatnya, sehingga masyarakat yang tidak diambil sampah oleh swasta membuangnya di area pelayanan publik,” jelas Tubagus.
Sampah-sampah tersebut akan dibawa ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang dan sebagian diolah melalui Intermediate Treatment Facility (ITF) di wilayah Pondok Aren. Tubagus pun mengimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dalam memilah sampah di rumah guna mengurangi penumpukan sampah di tempat umum.
Kondisi ini menekankan pentingnya kerjasama antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Melalui kesadaran kolektif, diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat bagi semua.














