Polres Indramayu Laksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2024

Rabu, 3 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KanalNasional.com | Polres Indramayu jajaran Polda Jabar melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2024 di Mapolres Indramayu, Rabu (3/4/2024).

Dalam apel tersebut, Kapolres Indramayu, Fahri, menyampaikan informasi terkait titik-titik rawan kemacetan dan kecelakaan di wilayah hukumnya.

Menurut Kapolres, terdapat tujuh titik rawan kemacetan di jalur Arteri Pantura Indramayu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Titik-titik tersebut berada di sekitar pasar-pasar di Jalur Arteri Pantura, di mana personel Polres telah ditempatkan dengan pos PAM untuk mengatur lalu lintas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Selain itu, di Jalur Arteri Pantura juga terdapat beberapa titik rawan kecelakaan.

“Untuk jalur rawan kecelakaan kita ada dua titik di Kiajaran dan satu titik lagi di jalan Pantura arteri,” ungkap Fahri kepada awak media.

Fahri juga menyampaikan bahwa sudah ada pemudik awal yang melakukan perjalanan mudik melalui tol maupun Jalur Pantura.

Meskipun demikian, volume kendaraan pemudik masih tergolong belum signifikan berdasarkan data yang telah dihitung.

Namun, Fahri memprediksi bahwa peningkatan volume kendaraan pemudik akan terjadi pada Jumat (5/4/2024) siang.

Oleh karena itu, Polres Indramayu akan menurunkan sekitar 780 personel Polri yang dibantu oleh TNI dan SKPD lainnya untuk mengamankan arus mudik Lebaran 2024.

“Anggota yang digelar untuk melaksanakan kegiatan operasi ketupat ini sebanyak 780 personel Polri, dibantu oleh TNI, Pemerintah Kabupaten, serta SKPD terkait dan lembaga lainnya, termasuk unsur masyarakat seperti komunitas PAM swakarsa,” jelas Fahri.

Hal ini dilakukan untuk memastikan arus mudik berjalan dengan lancar dan aman bagi masyarakat, tambahnya.

Berita Terkait

Habiskan Rp20 Miliar Buat Sewa, Pemkot Tangsel Lalai Bayar Pajak
Krisis Lahan Makam di Jatisari, Anim Dorong Pemkot Bekasi Segera Buka TPU Baru 1,5 Hektare
Pasca Disegel, Segel Satpol PP di Bangunan Swash Padel Tidak Nampak
Lewat Reses, Evi Mafriningsianti Dorong Program Pemberdayaan UMKN
Razia Pajak Gencar, Kendaraan Dinas Setda Tangsel Justru Menunggak, Pengamat: Krisis Keteladanan Pemerintah
Ironi! Randis Setda Tangsel Nunggak Pajak Hingga Juli 2026, Sedangkan Warga Diminta Tertib
Fokus pada Kemandirian Ekonomi, Forum Jurnalis Bogor Raya Resmi Deklarasikan Diri
Semangat Forum Jurnalis Bogor Raya Mendorong Kemandirian Usaha dan Sinergi Antardesa

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 09:25 WIB

Habiskan Rp20 Miliar Buat Sewa, Pemkot Tangsel Lalai Bayar Pajak

Minggu, 12 Juli 2026 - 21:44 WIB

Krisis Lahan Makam di Jatisari, Anim Dorong Pemkot Bekasi Segera Buka TPU Baru 1,5 Hektare

Kamis, 9 Juli 2026 - 14:33 WIB

Pasca Disegel, Segel Satpol PP di Bangunan Swash Padel Tidak Nampak

Kamis, 9 Juli 2026 - 08:44 WIB

Lewat Reses, Evi Mafriningsianti Dorong Program Pemberdayaan UMKN

Rabu, 8 Juli 2026 - 06:56 WIB

Razia Pajak Gencar, Kendaraan Dinas Setda Tangsel Justru Menunggak, Pengamat: Krisis Keteladanan Pemerintah

Berita Terbaru

EKONOMI & BISNIS

Pasca Disegel, Segel Satpol PP di Bangunan Swash Padel Tidak Nampak

Kamis, 9 Jul 2026 - 14:33 WIB

EKONOMI & BISNIS

Lewat Reses, Evi Mafriningsianti Dorong Program Pemberdayaan UMKN

Kamis, 9 Jul 2026 - 08:44 WIB