“Potensi PAD Rp770 Juta ‘Menguap’ di Pasar Tangsel: BPK Soroti Kelolaan Retribusi yang ‘Loloh'”

Jumat, 18 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KanalNasional.com | Tangerang Selatan – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan kejanggalan serius dalam pengelolaan retribusi pasar di Kota Tangerang Selatan. Audit atas pengelolaan retribusi tahun 2023 dan 2024 menunjukkan adanya ketidaksesuaian yang berpotensi membuat Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp770.302.200 ‘menghilang’.

Sistem penetapan dan pemungutan retribusi oleh Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pengelola Pasar di bawah Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Tangsel ternyata belum sepenuhnya akuntabel. Ini tak sesuai dengan Peraturan Daerah Kota Tangerang Selatan Nomor 4 Tahun 2021 tentang Retribusi Daerah.

Pada 2023, selisih Rp682 juta antara retribusi yang seharusnya ditagih dan yang disetor ke kas daerah terungkap. Penyebabnya? Surat Ketetapan Retribusi Daerah (SKRD) yang diterbitkan tak mencerminkan nilai seharusnya. Di tahun 2024, 35 kios di Pasar Ciputat ‘lolos’ dari tagihan retribusi, membuat potensi pendapatan Rp87 juta tak tertagih.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

LSM Pegarindo pun angkat bicara, menyebut lemahnya penegakan aturan di balik temuan ini. “Pemkot Tangsel harus serius evaluasi pengelolaan retribusi pasar dan tindaklanjuti temuan BPK dengan transparan,” tegas Ketua DPD II LSM Pegarindo, Bang Mul.

Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari Disperindag atau Pemkot Tangerang Selatan mengenai langkah perbaikan atas temuan BPK ini.

(Andi)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

BPK Ungkap Dugaan Mark Up Rp472 Juta di Pengadaan Dump Pick Up DLH Tangsel, Harga Melonjak Jauh dari E-Katalog
JSA Taklukkan Tawon Putra 3-1 di Askot, Pesta Gol di Blok S Jaksel
Penyembelihan Hewan Qurban Pondok Sehat Malomo di Tiga Lokasi Terpisah
DPRD Bogor Soroti RPA Gunung Sindur, Bau Menyengat Diduga Ganggu Warga
9,45 Miliar untuk Apa? Renovasi Plaza Puspem Tangsel 2022 Dinilai Tak Masuk Akal
Pembangunan Gedung SMPN 14 Tangerang Selatan Rp20 Miliar Tuai Sorotan, Papan Proyek Tak Terpasang
Program MBG Hadir di Desa Sukamahi Bekasi, DPR RI Dorong Penguatan Gizi untuk Generasi Unggul
Pemilik RPA Pabuaran Bantah Bau Menyengat, Sebut Izin Usaha Lengkap

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 09:29 WIB

BPK Ungkap Dugaan Mark Up Rp472 Juta di Pengadaan Dump Pick Up DLH Tangsel, Harga Melonjak Jauh dari E-Katalog

Minggu, 31 Mei 2026 - 20:36 WIB

JSA Taklukkan Tawon Putra 3-1 di Askot, Pesta Gol di Blok S Jaksel

Sabtu, 30 Mei 2026 - 06:36 WIB

Penyembelihan Hewan Qurban Pondok Sehat Malomo di Tiga Lokasi Terpisah

Jumat, 29 Mei 2026 - 07:52 WIB

DPRD Bogor Soroti RPA Gunung Sindur, Bau Menyengat Diduga Ganggu Warga

Senin, 25 Mei 2026 - 16:52 WIB

Pembangunan Gedung SMPN 14 Tangerang Selatan Rp20 Miliar Tuai Sorotan, Papan Proyek Tak Terpasang

Berita Terbaru

EKONOMI & BISNIS

DPRD Bogor Soroti RPA Gunung Sindur, Bau Menyengat Diduga Ganggu Warga

Jumat, 29 Mei 2026 - 07:52 WIB