Puluhan Ribu Mangrove Tumbuh di Kampung Bahari Nusantara, UNAS Siap Jadikan Laboratorium Alam Pesisir

Jumat, 25 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KanalNasional.com | BANTEN – Siapa sangka, sebuah kampung nelayan di pesisir Banten perlahan berubah menjadi pusat harapan baru bagi masa depan lingkungan Indonesia? Kampung Bahari Nusantara, yang dulu hanya dikenal sebagai pemukiman sederhana, kini menyimpan potensi besar untuk menjadi kawasan restorasi pesisir yang berkelanjutan. Potensi ini tak luput dari perhatian Universitas Nasional (UNAS), yang mengirimkan delegasi khusus untuk meninjau langsung ke lokasi, Senin (21/7/2025).

Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Wakil Rektor Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Kerjasama UNAS, Prof. Dr. Ernawati Sinaga, didampingi Dekan Fakultas Biologi dan Pertanian, Dr. Fachruddin Mangunjaya, serta Kepala Bagian Pengembangan Kerjasama, Astri Siregar, M.Si. Mereka terkesima melihat ribuan pohon mangrove muda yang tumbuh subur, hasil kerja keras komunitas lokal seperti Kelompok Stacia Hijau, KTH Remaja Tanjung Burung, dan Klub Indonesia Hijau Regional 01 Jakarta.

“Ini bukan sekadar penanaman pohon, tapi upaya menghidupkan kembali ekosistem yang selama ini terabaikan,” ujar Prof. Ernawati di sela kunjungan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Fakta menariknya, sejak dimulai tahun 2021, gerakan penanaman mangrove di kawasan ini telah menghasilkan puluhan ribu bibit yang berhasil bertahan dan tumbuh sehat. Pepohonan mangrove dengan akar kokoh menjulur di sepanjang tepian air, menjadi simbol kekuatan gotong-royong antara masyarakat, relawan, siswa sekolah, hingga mahasiswa yang turut menanam bersama.

Bawi, petugas penyuluh kehutanan DLH Provinsi Banten yang sejak awal terlibat, menuturkan perjalanan mereka, “Kami mulai dari nol, dengan semangat swadaya. Dulu tidak banyak yang percaya, tapi sekarang hasilnya bisa dilihat sendiri. Pohon mangrove yang ditanam sudah hidup dan berkembang puluhan ribu batang.”

Lahan yang dikelola oleh Komando Armada 1 ALRI ini berada tak jauh dari kawasan elit PIK 2, membuka peluang besar bagi kolaborasi strategis lintas sektor. UNAS melihat peluang emas untuk menjadikan kawasan ini sebagai laboratorium alam bagi penelitian interdisipliner, model konservasi berbasis kemitraan, hingga program pengabdian masyarakat yang berkelanjutan.

Lebih dari sekadar kunjungan, UNAS berencana menginisiasi program perawatan pohon selama satu tahun ke depan. Tidak hanya memantau pertumbuhan, tetapi juga mengganti pohon yang mati agar keseimbangan ekosistem tetap terjaga.

“Semoga ke depan Universitas Nasional bisa terus mendampingi kami. Kami butuh dukungan riset, edukasi, dan kolaborasi untuk menjaga kawasan ini menjadi contoh nyata restorasi pesisir di Indonesia,” harap Bawi menutup perbincangan.

Kini, Kampung Bahari Nusantara bukan lagi sekadar cerita tentang kampung nelayan biasa. Ia menjadi simbol bahwa perubahan bisa dimulai dari tangan-tangan kecil, yang bermimpi besar untuk bumi yang lebih hijau. ( Fadlik Al Iman)

Berita Terkait

Bukan Pidato, Tapi Sapa: Anton Sukartono Bukti Demokrat Hadir di Tengah Rakyat
AKAMSI Soroti Pembongkaran Pura di Sanur sebagai Dugaan Penistaan Agama
Dua Mobil Yayasan Raib di Tengah Malam, Kuasa Hukum Syarif Hidayatullah Laporkan ke Polres Tangsel
KPK Membawa Dokumen dan Dua Koper Dari Dinas Pendidikan Kab Bogor, yang Sebelumnya Bapenda dan BPKSDM
BIN Dorong UU Khusus Tangkal Intervensi Asing, Herindra: Indonesia Jangan Naif
Ribuan Warga Tajurhalang Tumpah Ruah, Rayakan HUT ke-81 RI dengan Karnaval dan Semangat Gotong Royong
Peringati HUT RI ke 81, Benyamin: Kemerdekaan Harus Diisi dengan Kedaulatan dan Kesejahteraan
Salurkan Bantuan untuk 2.000 Pengungsi, OT Peduli Gempa Nagekeo

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 16:09 WIB

Bukan Pidato, Tapi Sapa: Anton Sukartono Bukti Demokrat Hadir di Tengah Rakyat

Rabu, 2 September 2026 - 18:38 WIB

AKAMSI Soroti Pembongkaran Pura di Sanur sebagai Dugaan Penistaan Agama

Jumat, 28 Agustus 2026 - 22:36 WIB

Dua Mobil Yayasan Raib di Tengah Malam, Kuasa Hukum Syarif Hidayatullah Laporkan ke Polres Tangsel

Jumat, 28 Agustus 2026 - 22:04 WIB

KPK Membawa Dokumen dan Dua Koper Dari Dinas Pendidikan Kab Bogor, yang Sebelumnya Bapenda dan BPKSDM

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:26 WIB

Ribuan Warga Tajurhalang Tumpah Ruah, Rayakan HUT ke-81 RI dengan Karnaval dan Semangat Gotong Royong

Berita Terbaru