Tangerang Selatan Tingkatkan Keterbukaan Informasi Publik dengan Inovasi Canggih

Kamis, 24 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KanalNasional.com | Pemerintah Kota Tangerang Selatan menunjukkan komitmennya dalam memperkuat keterbukaan informasi publik melalui berbagai inovasi terbaru. Dalam acara penilaian keterbukaan informasi di Provinsi Banten, pada Kamis, 24 Oktober 2024.

Penjabat Sementara Wali Kota, Tabrani, menekankan pentingnya akses informasi sebagai hak asasi manusia yang diatur dalam Undang-undang Nomor 14 Tahun 2008.

“Pemerintah Kota Tangerang Selatan berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, terutama dalam aspek transparansi,” ujar Tabrani. Upaya ini bertujuan untuk mewujudkan pemerintahan yang lebih transparan dan akuntabel.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu langkah inovatif yang diperkenalkan adalah fitur tracking permohonan di situs resmi PPID, yang memungkinkan masyarakat untuk memantau status pengajuan informasi secara real-time. Tabrani menambahkan, “Dengan fitur ini, setiap orang dapat mengikuti proses permohonan mereka tanpa harus repot datang ke kantor.”

Selain itu, layanan konsultasi online juga disediakan untuk membantu masyarakat mendapatkan informasi yang dibutuhkan dengan lebih mudah. “Kami ingin masyarakat merasakan kemudahan dalam mengakses informasi tanpa harus keluar rumah,” jelas Tabrani.

Pemerintah Kota Tangerang Selatan juga memperhatikan pentingnya keterbukaan informasi untuk anak-anak melalui kanal informasi ramah anak. Program ini mencakup berbagai layanan terkait keluarga dan perlindungan perempuan dan anak, termasuk Pusat Pembelajaran Keluarga dan fasilitas ramah anak.

Kepedulian terhadap penyandang disabilitas juga menjadi sorotan utama. Pemerintah berkolaborasi dengan Yayasan Raudlatul Makfufin untuk menyediakan Al Quran Braille dan formulir permohonan dalam Braille. Selain itu, situs e-PPID kini dilengkapi dengan fitur voice over, memudahkan tunanetra dalam mengakses informasi.

Ruang PPID dan Mal Pelayanan Publik pun telah dilengkapi dengan sarana yang ramah disabilitas, termasuk internet gratis dan media informasi yang bisa diakses secara digital. “Kami berkomitmen menjadikan teknologi inklusif untuk semua lapisan masyarakat,” tambah Tabrani.

Dengan berbagai inisiatif ini, Pemerintah Kota Tangerang Selatan berharap dapat menjadikan keterbukaan informasi publik lebih optimal dan bermanfaat bagi seluruh masyarakat. Inovasi ini bukan hanya sekadar memenuhi kewajiban, tetapi juga menciptakan budaya transparansi yang berkelanjutan. (Adv)

Berita Terkait

Terungkap Masalah Banyaknya Kendaraan Dinas Damkar Tangsel yang Menunggak Pajak
Fakultas Hukum Universitas Pamulang Tingkatkan Literasi Hukum Digital Siswa SMK Grafika untuk Cegah Kejahatan Siber
Milad Pertama dan Pengukuhan Padepokan Beksi Al Idris: Guru Besar Idris A Karim Ajak Tangsel Jaga Silat Sebagai Kearifan Lokal
Reses DPRD Bogor Dapil VI di Parung Cuma 1 Jam Tanpa Dialog, Aspirasi Dialihkan ke Barcode
Motivator ‘Gedor Pintu Langit’ Ustadz Aris Alwi Berang! Ada Oknum Tipu Jamaah Pakai Namanya, Minta Bayar Rp2-4 Juta
Anton Demokrat: Empat Pilar Kebangsaan Bukan Sekadar Hafalan, Harus Diamalkan dalam Kehidupan Sehari-hari
Anton Demokrat Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-59 untuk Dasco: Politik Itu Merawat Persahabatan dan Kolaborasi
Anton Demokrat Apresiasi Pelantikan Letjen Iwan Setiawan Jadi Pangkostrad: Rekam Jejaknya Modal Kuat Jaga Kedaulatan

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 07:25 WIB

Terungkap Masalah Banyaknya Kendaraan Dinas Damkar Tangsel yang Menunggak Pajak

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:51 WIB

Fakultas Hukum Universitas Pamulang Tingkatkan Literasi Hukum Digital Siswa SMK Grafika untuk Cegah Kejahatan Siber

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 21:59 WIB

Milad Pertama dan Pengukuhan Padepokan Beksi Al Idris: Guru Besar Idris A Karim Ajak Tangsel Jaga Silat Sebagai Kearifan Lokal

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:29 WIB

Reses DPRD Bogor Dapil VI di Parung Cuma 1 Jam Tanpa Dialog, Aspirasi Dialihkan ke Barcode

Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:13 WIB

Motivator ‘Gedor Pintu Langit’ Ustadz Aris Alwi Berang! Ada Oknum Tipu Jamaah Pakai Namanya, Minta Bayar Rp2-4 Juta

Berita Terbaru