Sampah Menggunung, Bau Menyengat: Rapor Merah Ben-Pilar di Ujung 2025

Rabu, 17 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KanalNasional.com | TANGERANG SELATAN — Cerita sampah di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kembali memantik kegelisahan publik. Dalam beberapa hari terakhir, tumpukan sampah yang menggunung di sejumlah sudut kota viral di media sosial dan menjadi perbincangan hangat warga. Kondisi ini dinilai sebagai rapor merah kinerja Pemerintahan Wali Kota Benyamin Davnie dan Wakil Wali Kota Pilar Saga Ichsan di penghujung tahun 2025.

Dengan anggaran APBD yang tergolong besar, duet Ben-Pilar dianggap belum mampu menghadirkan solusi konkret atas krisis pengelolaan sampah yang kian mengkhawatirkan. Sorotan paling tajam tertuju pada Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang, yang kondisinya disebut semakin kritis dari hari ke hari.

Bau tak sedap yang telah bertahun-tahun menghantui warga sekitar TPA kini diperparah dengan kekhawatiran pencemaran lingkungan. Bahkan, sebagian warga mengaku terpaksa menggunakan air galon untuk mandi dan kebutuhan sehari-hari karena air tanah dinilai sudah tercemar limbah sampah yang menggunung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Desakan warga untuk menutup TPA Cipeucang terus menguat. Namun di tengah tekanan tersebut, langkah Pemerintah Kota Tangsel justru dinilai belum menyentuh akar persoalan. Pembebasan lahan yang disebut-sebut sebagai salah satu solusi dianggap belum cukup menjawab krisis sistemik pengelolaan sampah di kota ini.

Aktivis lingkungan, Helmi AR, menilai persoalan sampah di Tangsel bukan masalah baru, melainkan persoalan kronis yang terus berulang dari tahun ke tahun tanpa penyelesaian tuntas.
“Masalah lingkungan seharusnya menjadi prioritas utama. Wajar jika kami menilai persoalan sampah ini sebagai rapor merah pemerintahan Ben-Pilar di akhir 2025,” ujar Helmi kepada redaksi, Rabu (17/12/2025).

Menurut Helmi, berbagai program yang kerap digaungkan pemerintah, mulai dari optimalisasi bank sampah hingga penerapan teknologi pengelolaan sampah modern, sejauh ini masih sebatas konsep. Dampaknya belum benar-benar dirasakan masyarakat.
“Janji penanganan sampah belum terwujud secara signifikan. Tanpa kebijakan progresif dan berkelanjutan, persoalan ini bisa menjadi bom waktu yang mencoreng kinerja pemerintah daerah,” tegasnya.

Sorotan juga datang dari legislatif. Wakil Ketua Komisi IV DPRD Tangsel, Paramitha, mendorong Wali Kota untuk segera menetapkan status darurat sampah. Menurutnya, kondisi saat ini sudah berada di titik mengkhawatirkan dan membutuhkan langkah luar biasa dari kepala daerah.

Paramitha bahkan mengusulkan agar Wali Kota segera menerbitkan Peraturan Wali Kota (Perwal) Darurat Sampah sebagai dasar hukum penanganan yang lebih tegas, terukur, dan terintegrasi.
“Wali Kota harus mengeluarkan Perwal darurat sampah yang memuat langkah-langkah taktis dalam penanganan sampah di Tangsel,” ujarnya.

Di sisi lain, berdasarkan pantauan di lapangan, sejumlah tumpukan sampah yang sebelumnya menggunung, seperti di bawah Flyover Ciputat, mulai diangkut secara bertahap. Namun, menurut pengakuan warga, sampah tersebut justru dipindahkan ke lahan kosong aset milik Pemkot Tangsel di kawasan Roxy Ciputat.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Sosialisasi Program MBG, DPR RI Tekankan Penguatan Pengawasan dan Kolaborasi
Pemenuhan Gizi Sejak Dini Adalah Investasi Mahal untuk Masa Depan
Bangun Generasi Sehat, Putih Sari Perkenalkan Program Makan Bergizi Gratis kepada Warga Bekasi
Sosialisasi MBG di Bekasi, Komisi IX DPR Ajak Masyarakat Awasi Program Makan Bergizi Gratis
Dana Hibah Rp100 Juta per RW di Kelurahan Harapan Mulya Disorot, Nilai Fantastis Laporan Minimalis
Ranny Fahd A. Rafiq Tekankan Pentingnya Edukasi Gizi dalam Sosialisasi Program MBG di Bekasi
Ranny Fahd A. Rafiq Sosialisasikan Program Makan Bergizi Gratis di Bekasi, Tekankan Peningkatan Kualitas Gizi Anak
Bang Anim Dorong Pendirian SMP Negeri di Jatiraden

Berita Terkait

Jumat, 27 Maret 2026 - 11:58 WIB

Pemenuhan Gizi Sejak Dini Adalah Investasi Mahal untuk Masa Depan

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:59 WIB

Bangun Generasi Sehat, Putih Sari Perkenalkan Program Makan Bergizi Gratis kepada Warga Bekasi

Kamis, 12 Maret 2026 - 21:49 WIB

Sosialisasi MBG di Bekasi, Komisi IX DPR Ajak Masyarakat Awasi Program Makan Bergizi Gratis

Selasa, 10 Maret 2026 - 15:36 WIB

Dana Hibah Rp100 Juta per RW di Kelurahan Harapan Mulya Disorot, Nilai Fantastis Laporan Minimalis

Kamis, 5 Maret 2026 - 21:24 WIB

Ranny Fahd A. Rafiq Tekankan Pentingnya Edukasi Gizi dalam Sosialisasi Program MBG di Bekasi

Berita Terbaru

Tak Berkategori

Lewat Program MBG Anak-Anak Indonesia Tumbuh Sehat dan Produktif

Kamis, 16 Apr 2026 - 21:24 WIB