Festival Budaya Jadi Andalan Tangsel, Benyamin Dorong Wisata dan Ekonomi Kreatif Makin Berkembang

Senin, 3 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KanalNasional.com | TANGERANG SELATAN – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus memperkuat sektor pariwisata berbasis seni dan budaya sebagai salah satu penggerak ekonomi daerah. Melalui penyelenggaraan Serpong Arts & Culture Festival 2026, pemerintah berharap festival budaya mampu menjadi agenda tahunan yang tidak hanya melestarikan warisan budaya, tetapi juga meningkatkan kunjungan wisatawan dan mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif.

Komitmen tersebut disampaikan Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, saat menghadiri Serpong Arts & Culture Festival 2026 yang digelar di kawasan Tandon Ciater, Kecamatan Serpong, Minggu (2/8/2026).

Dalam sambutannya, Benyamin menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan festival. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa seni dan budaya mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan nilai-nilai luhur yang menjadi identitas bangsa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam penyelenggaraan Serpong Arts & Culture Festival 2026 ini. Melalui kegiatan ini, kita dapat melihat bahwa budaya mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan nilai jati dirinya,” ujar Benyamin.

Ia menjelaskan, festival budaya memiliki peran strategis dalam mendukung pengembangan pariwisata Kota Tangerang Selatan. Selain memperkaya kalender event daerah, kegiatan tersebut juga dinilai mampu memperkuat citra Tangsel sebagai kota yang kreatif, inklusif, dan memiliki kekayaan budaya.

Baca Juga : Pilar Saga: Posyandu Tangsel Bertransformasi Jadi Pusat Layanan Terpadu, Dorong Cegah Stunting hingga Perkuat Pelayanan Masyarakat

Menurut Benyamin, penyelenggaraan festival seni juga memberikan dampak nyata terhadap perekonomian masyarakat. Kehadiran ribuan pengunjung membuka peluang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pelaku ekonomi kreatif, serta komunitas lokal untuk memasarkan produk dan meningkatkan pendapatan.

“Kegiatan seperti ini juga menjadi daya tarik wisata yang mampu meningkatkan kunjungan masyarakat, memperkuat citra daerah, serta memberikan peluang bagi para pelaku ekonomi kreatif di Kota Tangerang Selatan,” katanya.

Lebih lanjut, Benyamin berharap Serpong Arts & Culture Festival tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi berkembang menjadi agenda tahunan yang berkelanjutan dan menjadi salah satu ikon pariwisata Kota Tangerang Selatan.

Menurutnya, konsistensi penyelenggaraan festival budaya akan memberikan manfaat jangka panjang, mulai dari meningkatnya jumlah wisatawan, berkembangnya sektor UMKM dan ekonomi kreatif, hingga memberikan kontribusi terhadap pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

“Saya juga berharap kegiatan ini tidak berhenti sebagai sebuah perayaan, tetapi menjadi agenda tahunan yang mampu memperkuat identitas Kota Tangerang Selatan sebagai kota kreatif, berbudaya, dan inklusif,” ucapnya.

Di akhir sambutannya, Benyamin mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari komunitas seni dan budaya, pelaku usaha, akademisi, hingga para pemangku kepentingan untuk terus memperkuat kolaborasi dalam mengembangkan potensi seni dan budaya sebagai identitas sekaligus daya tarik wisata Kota Tangerang Selatan.

Melalui sinergi tersebut, Pemerintah Kota Tangerang Selatan optimistis sektor pariwisata berbasis budaya akan semakin berkembang, memberikan ruang bagi kreativitas masyarakat, sekaligus menjadi motor penggerak ekonomi lokal yang berkelanjutan. (Adv)

Berita Terkait

Tajurhalang Kekurangan SMK Negeri, Kenapa yang Diusulkan Justru SMA Baru?
PUBLIKASI KECAMATAN GUNUNG SINDUR TAHUN 2026
PUBLIKASI KECAMATAN PARUNG TAHUN 2026
Drainase Rp333 Juta di Jalan Sadih Da’un: Dipaksakan, Tidak Nyambung, dan Gelap Volume
Perbaiki Turap Kali Salak Tanpa Papan Proyek: Proyek DSDABMBK Tangsel, Duitnya dari Siapa?
Meriahkan HUT RI ke-81, Ribuan Warga Desa Kemang Tumpah Ruah, Kursi Muspika Justru Kosong
Camat Ciseeng Tinjau Revitalisasi SMPN 2, Tiga Ruang Kelas Baru Segera Dibangun
KPK Membawa Dokumen dan Dua Koper Dari Dinas Pendidikan Kab Bogor, yang Sebelumnya Bapenda dan BPKSDM

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 21:51 WIB

Tajurhalang Kekurangan SMK Negeri, Kenapa yang Diusulkan Justru SMA Baru?

Sabtu, 19 September 2026 - 21:18 WIB

PUBLIKASI KECAMATAN GUNUNG SINDUR TAHUN 2026

Senin, 14 September 2026 - 21:34 WIB

PUBLIKASI KECAMATAN PARUNG TAHUN 2026

Jumat, 11 September 2026 - 08:32 WIB

Drainase Rp333 Juta di Jalan Sadih Da’un: Dipaksakan, Tidak Nyambung, dan Gelap Volume

Minggu, 6 September 2026 - 17:04 WIB

Meriahkan HUT RI ke-81, Ribuan Warga Desa Kemang Tumpah Ruah, Kursi Muspika Justru Kosong

Berita Terbaru

HEADLINE

PUBLIKASI KECAMATAN GUNUNG SINDUR TAHUN 2026

Sabtu, 19 Sep 2026 - 21:18 WIB

DAERAH

PUBLIKASI KECAMATAN PARUNG TAHUN 2026

Senin, 14 Sep 2026 - 21:34 WIB