Aksi Nyata Mahasiswa KKN UNDIP: Pecahkan Masalah Stunting dengan MPASI Berbahan Pangan Lokal

Sabtu, 17 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kegiatan Demonstrasi Pembuatan MPASI oleh Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro

Kegiatan Demonstrasi Pembuatan MPASI oleh Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro

KanalNasional.com | Bligo – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro menunjukkan kepeduliannya terhadap permasalahan stunting di Indonesia. Kali ini, mereka menggelar penyuluhan dan demonstrasi pembuatan Makanan Pendamping ASI (MPASI) bergizi di Kelurahan Bligo, Kecamatan Buaran, Kabupaten Pekalongan, Jumat 26 Juli 2024.

Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu-ibu mengenai pentingnya gizi seimbang pada anak usia dini serta memberikan alternatif MPASI yang mudah dibuat dan bergizi dari bahan-bahan lokal.

Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak akibat kekurangan gizi kronis dan masih menjadi masalah serius di Indonesia. Salah satu upaya pencegahannya adalah dengan memberikan MPASI yang tepat sejak bayi berusia 6 bulan. Melihat kondisi tersebut, mahasiswa KKN Undip berinisiatif untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai penyebab stunting, cek status gizi anak, pencegahan stunting, panduan umum MPASI, dan pembuatan menu MPASI yang disampaikan oleh perwakilan Puskesmas Buaran Anike Ratnawati, Amg.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dokumentasi Tim KKN Bersama Dosen Pendamping Lapangan

“Kami memilih tema MPASI karena ini sangat krusial dalam mencegah stunting. Dengan memberikan edukasi dan demonstrasi langsung, kami berharap ibu-ibu di Bligo dapat membuat MPASI yang bergizi dan bervariasi untuk anak-anak mereka,” ujar Harmoni Nursandilah, mahasiswa Undip.

Dalam kegiatan ini, mahasiswa KKN tidak hanya memberikan materi tentang pentingnya gizi seimbang dan cara membuat MPASI yang benar, tetapi juga dilakukan demonstrasi langsung oleh Dosen Teknologi Pangan Universitas Diponegoro pembuatan MPASI dari bahan-bahan lokal yang mudah didapatkan. Bahan-bahan seperti ayam maupun ikan kakap yang diolah menjadi nugget ikan, galantin, dan tahu bakso sebagai menu MPASI yang menarik dan bergizi.

Yulia, salah satu peserta penyuluhan, merasa sangat terbantu dengan kegiatan ini. “Saya baru tahu banyak tentang MPASI yang benar. Ternyata membuat MPASI yang bergizi itu tidak sulit dan bisa menggunakan bahan-bahan yang ada di sekitar kita,” ungkapnya.

Harapannya, materi ini dapat menjadi panduan bagi ibu-ibu dalam menyiapkan makanan untuk anak-anak mereka sehari-hari. Kegiatan penyuluhan dan demonstrasi MPASI ini mendapat sambutan positif dari masyarakat Bligo. Lurah Bligo, Agustiawan S.T, mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKN Undip. “Kami sangat berterima kasih atas kegiatan ini. Semoga dengan adanya penyuluhan ini, angka stunting di Kelurahan Bligo dapat terus menurun,” ujarnya.

Keberhasilan kegiatan ini diharapkan dapat menginspirasi mahasiswa KKN lainnya untuk turut berkontribusi dalam upaya pencegahan stunting. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bukti bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dengan masyarakat dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Harmoni Nursandilah, Mahasiswa KKN TIM II Universitas Diponegoro.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Program MBG Hadir di Desa Sukamahi Bekasi, DPR RI Dorong Penguatan Gizi untuk Generasi Unggul
Open Bidding Eselon II Tangsel Disorot, GHARIS Dugaan Ada “Permainan” dalam Lolosnya Kandidat Tertentu
Asap Sampah dan Karoke Ganggu Fokus Latihan, Atlet Pencak Silat Tangsel Terancam Batal Tanding di POPDA
Tangsel Perkuat Identitas Budaya Lewat Gebyar Tradisi Betawi di Rempoa
Ranny Fahd Arafiq: Program MBG Dukung Gizi Anak dan Buka Lapangan Kerja
Sosialisasi MBG di Bekasi, Komisi IX DPR Ajak Masyarakat Awasi Program Makan Bergizi Gratis
Komisi IX DPR Sebut Makan Bergizi Gratis Buka Lapangan Pekerjaan untuk Masyarakat Sekitar
Komisi IX DPR Sebut Makan Bergizi Gratis Membangun Ekosistem Ekonomi Lokal

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 22:45 WIB

Open Bidding Eselon II Tangsel Disorot, GHARIS Dugaan Ada “Permainan” dalam Lolosnya Kandidat Tertentu

Sabtu, 23 Mei 2026 - 21:20 WIB

Asap Sampah dan Karoke Ganggu Fokus Latihan, Atlet Pencak Silat Tangsel Terancam Batal Tanding di POPDA

Sabtu, 9 Mei 2026 - 20:01 WIB

Tangsel Perkuat Identitas Budaya Lewat Gebyar Tradisi Betawi di Rempoa

Minggu, 15 Maret 2026 - 20:16 WIB

Ranny Fahd Arafiq: Program MBG Dukung Gizi Anak dan Buka Lapangan Kerja

Kamis, 12 Maret 2026 - 21:49 WIB

Sosialisasi MBG di Bekasi, Komisi IX DPR Ajak Masyarakat Awasi Program Makan Bergizi Gratis

Berita Terbaru

EKONOMI & BISNIS

DPRD Bogor Soroti RPA Gunung Sindur, Bau Menyengat Diduga Ganggu Warga

Jumat, 29 Mei 2026 - 07:52 WIB