Ekonomi Naik, Investasi Tembus Rp9 Triliun: Tangsel Rayakan HUT ke-17 dengan Optimisme Tinggi

Rabu, 26 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KanalNasional.com | TANGSEL – Kota Tangerang Selatan memasuki usia ke-17 tahun, sebuah fase yang oleh Wali Kota Benyamin Davnie disebut sebagai momen untuk naik kelas menjadi kota yang bukan hanya bertumbuh, tetapi juga berkarya dan berdidgaya.

Pesan itu ia sampaikan dalam Sidang Paripurna Istimewa DPRD sebagai puncak perayaan HUT Kota Tangerang Selatan pada Rabu (26/11/2025).

“Ini adalah waktu yang tepat untuk refleksi, dan terus berupaya bersama agar kota yang kita cintai ini, dengan semakin bertambahnya usia, dapat menjadi kota yang lebih baik lagi, kota yang dapat memenuhi apa yang menjadi harapan dan keinginan warganya,” ujar Benyamin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Benyamin menegaskan bahwa arah pembangunan lima tahun ke depan telah ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029 dengan visi “Tangerang Selatan Unggul, Inklusif, Inovatif, Kolaboratif, Menuju Kota Lestari”.

Semangat itu diterjemahkan ke dalam berbagai program yang menunjukkan kemajuan signifikan.

Dari sisi ekonomi, Tangsel menorehkan pertumbuhan dari 0,94 persen pada triwulan I menjadi 2,57 persen di triwulan II 2025. Investasi pun terus mengalir, dengan capaian Rp9,07 triliun hanya dalam sembilan bulan pertama 2025, lebih tinggi dari total setahun penuh pada 2024.

Kualitas SDM tak ketinggalan. Indeks Pembangunan Manusia Tangsel kini mencapai angka 84,81, naik dari tahun sebelumnya dengan angka 84,16 (2024) dan tetap menjadi yang tertinggi di Provinsi Banten.

Dalam konteks Ketenagakerjaan, Tingkat Pengangguran Terbuka di tahun 2024 tercatat di angka 5,09 persen atau menurun dibandingkan dengan Tahun 2023 yang ada di angka 5,81 persen.

“Terkait dengan capaian ini, kita harus terus mengupayakan peningkatan sehingga rasio penduduk yang bekerja dapat mencapai angka diatas 95 persen,” jelasnya.

Pemerintah memastikan akses pendidikan merata dengan pemberian Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda) untuk lebih dari 90 ribu siswa TK–SMP, layanan bus sekolah gratis tambahan, serta beragam beasiswa bagi pelajar kurang mampu dan mahasiswa berprestasi hingga untuk para guru PAUD.

Di layanan kesehatan, Tangsel telah mencapai UHC 100 persen, yang berarti seluruh penduduk dapat mengakses fasilitas kesehatan. Program Ngider Sehat Premium hadir di 54 kelurahan, lengkap dengan tenaga dokter serta ambulans. Pemerintah juga memberikan insentif kepada 6.000 kader posyandu untuk memperkuat layanan kesehatan dasar.

“Semua layanan ini kita arahkan untuk mewujudkan layanan kesehatan yang mobile dan dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya.

Benyamin menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur sebagai penopang kota yang modern. Pemerintah menangani 35 titik rawan banjir, membangun 13 kolam retensi, memasang 35 rumah pompa, serta menata 24,36 km drainase kota.

Jalan lingkungan sepanjang 225 km dan 8 jembatan dibangun untuk mempermudah mobilitas masyarakat. Program Tangsel Terang juga terus diperluas, dengan total 10.100 titik PJU hingga 2024 dan 1.441 titik tambahan pada 2025.

Capaian lainnya termasuk penataan kawasan kumuh seluas 63,38 hektar dalam empat tahun terakhir, penyelesaian 1.691 rumah tidak layak huni sejak 2021, serta penguatan ketahanan lingkungan melalui 279 bank sampah dan 120 rumah maggot.

Semua program itu didukung kapasitas fiskal yang meningkat. Tahun ini APBD Tangsel naik menjadi Rp5,006 triliun, tumbuh 8,63 persen dibanding 2024.

“Diharapkan APBD ini dapat menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi daerah,” tegas Benyamin.

Kinerja tersebut mengantarkan Tangsel meraih berbagai penghargaan prestisius. Di antaranya WTP ke-13 berturut-turut, Kota Peduli HAM, Kota Layak Anak kategori Utama, hingga 55 medali olahraga tingkat nasional dan internasional, dan masih banyak penghargaan lainnya.

Dengan rekam jejak itu, Benyamin optimistis Tangsel akan makin kuat sebagai magnet pertumbuhan di kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek).

“Kalau kita kompak, Tangsel bisa jadi digdaya,” ujarnya menutup sambutan dengan pantun penuh semangat. (Adv)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Bukan Sekadar Seremoni, Festival Hari Bumi di Jabon Mekar Jadi Gerakan Nyata
Ahli Waris Kong Sarun vs Pengembang, Sengketa Lahan di Perigi Memanas di Meja Mediasi
Dikbud dan IPSI Tangsel Tandatangani Kerja Sama Lestarikan Pencak Silat di Sekolah
Sosialisasi Program MBG, DPR RI Tekankan Penguatan Pengawasan dan Kolaborasi
Miliki Ribuan Santri, Pesantren Online Pondok Sehat Malomo Hampir Dua Tahun Berjalan
Pemenuhan Gizi Sejak Dini Adalah Investasi Mahal untuk Masa Depan
Pondok Sehat Malomo Pimpinan Ustad Aris Alwi Berbagi, Wujud Kepedulian Jelang Idul Fitri
Dikbud Tangsel dan IPSI Kota Tangsel Bersinergi Lestarikan Pencak Silat di Sekolah

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 12:48 WIB

Bukan Sekadar Seremoni, Festival Hari Bumi di Jabon Mekar Jadi Gerakan Nyata

Jumat, 17 April 2026 - 08:26 WIB

Ahli Waris Kong Sarun vs Pengembang, Sengketa Lahan di Perigi Memanas di Meja Mediasi

Kamis, 9 April 2026 - 09:19 WIB

Dikbud dan IPSI Tangsel Tandatangani Kerja Sama Lestarikan Pencak Silat di Sekolah

Jumat, 3 April 2026 - 17:15 WIB

Sosialisasi Program MBG, DPR RI Tekankan Penguatan Pengawasan dan Kolaborasi

Senin, 30 Maret 2026 - 16:08 WIB

Miliki Ribuan Santri, Pesantren Online Pondok Sehat Malomo Hampir Dua Tahun Berjalan

Berita Terbaru

Tak Berkategori

Lewat Program MBG Anak-Anak Indonesia Tumbuh Sehat dan Produktif

Kamis, 16 Apr 2026 - 21:24 WIB