KanalNasional.com | Kepala Staf Kepresidenan angkat suara terkait kedekatannya dengan pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Zaytun, Panji Gumilang. Berkaitan dengan pemeriksaan yang dilakukan Bareskrim Polri terhadapnya Senin (3/7) kemarin,
Moeldoko menuturkan, dirinya sudah kenal dengan Panji Gumilang sejak menjadi Pangdam Siliwangi. Ia juga memperhatikan terkait isu-isu yang berkembang belakangan ini. Namun sejak awal Moeldoko mengaku sudah mengetahui siapa pihak yang menggoreng isu Ponpes itu dibekingi oleh dirinya.
“Sudah, saya sudah ngerti siapa yang goreng itu, saya sudah tahu,” ujar Moeldoko, Selasa (4/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Moeldoko mengetahui tujuan dari pihak yang membesar-besarkan isu Al-Zaytun tersebut. Namun, ia tidak membuka identitas pihak yang dimaksud.
Dirinya menegaskan jangan mengadili seseorang karena persepsi yang berkembang.
“Di sana ada puluhan ribu mahasiswa, ada santri. Ambil langkah-langkah, apakah itu persuasif bersifat mendidik, apakah itu law enforcement, kita semua punya instrumennya. Kenapa kita mesti berspekulasi,” tegasnya
Moeldoko pun mempersilakan pemeriksaan terhadap pimpinan Al-Zaytun Panji Gumilang. Dia menyatakan tidak ada yang kebal hukum.
Sebelumnya Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri menaikkan status kasus dugaan penistaan agama pengasuh Pondok Pesantren Al Zaytun, Panji Gumilang, ke tahap penyidikan pada Selasa, (4/7). Hal ini dilakukan setelah penyidik memeriksa Panji Gumilang selama sembilan jam pada Senin, 3 Juli 2023.
“Kami sampaikan selesai pemeriksaan penyidik telah gelar perkara bahwa perkara kita tingkatkan dari penyelidikan ke penyidikan,” kata Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigadir Jenderal Djuhandhani Rahardjo Puro. (Red)














