Pengembang Perumahan di Pondok Ranji, Tangsel Menutup Akses Warga Dengan Tembok

Jumat, 17 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KanalNasional.com | Akses jalan masuk ke lahan milik warga di wilayah Pondok Ranji, Kota Tangerang Selatan ditembok oleh pengembang perumahan Bintaro. Sampai saat, lahan kavling seluas 1.200 meter persegi pun tidak dapat diakses.

Lahan itu beralamat di Jalan Jambu 2, Kelurahan Pondok Ranji, Kecamatan Ciputat Timur. Tembok tersebut tingginya adalah lebih dari 2 meter yang berdiri dari tahun 2018.

“Itu dibangun ketika saya ke luar kota, tiba-tiba saya datang sudah ditembok,” ujar Bagus Ichwanto, pemilik lahan, pada Selasa 14 November 2023.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Bagus, dirinya pun menggugat Jaya Real Property ke Pengadilan Negeri Tangerang untuk mencari keadilan. Gugatan pun dimenangkan dan sepenuhnya.

Tapi, Bagus menambahkan, sampai saat ini pihak pengembang belum meruntuhkan kembali tembok tersebut. Bahkan dia menjelaskan adanya banding ke Pengadilan Tinggi Banten.

Dari dokumen yang diperlihatkan, Bagus usai melakukan transaksi pembelian lahan untuk akses jalan ke tanah miliknya pada tanggal 11 Agustus 1996 dengan harga 25 juta rupiah. Dalam kwitansi tersebut tertulis biaya prasarana lingkungan lokasi Jalan Gondangdia, Menteng, Bintaro.

Menurut Bagus, pembelian tanah buat akses jalan ke lahan miliknya itu resmi dan memiliki bukti yang kongkrit.

“Saya salah satu penghuni lama di Bintaro sejak 1996, pada pertengahan tahun itu juga saya datang mau minta buka fasos fasum saya pakai jalan. Saya bayar sesuai prosedurnya ke JRP,” ucapnya.

Namun, menurutnya, usai memiliki rencana pembangunan di atas lahan miliknya itu, pengembang pun arogan melakukan pemagaran di akses lahan miliknya. Itu membuat rencananya membangun kos-kosan di atas lahan itu tak bisa dibangun

“Saya tidak mengerti tukang saya distop sama pengurus RT di sini, tahu-tahu dua hari sebelum lebaran, Bintaro memasang tembok ini,” jelas dia merujuk kepada kronologi pada 2018 lalu. Dia pun menambahkan, “Ya saya si Cuma ingin akses itu dibuka, karena sekarang saya enggak bisa masuk, bahkan buat membersihkan saja tidak bisa.”

Jaya Real Property tidak mau merespons permintaan konfirmasi yang dilakukan wartawan. Wartawan pun telah mencoba mendatangi kantor pengembang namun belum juga diberikan penjelasan.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Komisi IV DPRD Desak Pemkot Bekasi Terbitkan Perwali Soal Larangan Tahan Ijazah
Rehab Rp184,5 Juta Tanpa Plang: SDN 02 Jombang Transparansinya Ke Mana?
RPA Ilegal di Pabuaran Mengalirkan Limbah, DLH: Kecamatan Punya Kuasa Tutup
BPK Ungkap Dugaan Mark Up Rp472 Juta di Pengadaan Dump Pick Up DLH Tangsel, Harga Melonjak Jauh dari E-Katalog
JSA Taklukkan Tawon Putra 3-1 di Askot, Pesta Gol di Blok S Jaksel
Penyembelihan Hewan Qurban Pondok Sehat Malomo di Tiga Lokasi Terpisah
DPRD Bogor Soroti RPA Gunung Sindur, Bau Menyengat Diduga Ganggu Warga
9,45 Miliar untuk Apa? Renovasi Plaza Puspem Tangsel 2022 Dinilai Tak Masuk Akal

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 22:14 WIB

Komisi IV DPRD Desak Pemkot Bekasi Terbitkan Perwali Soal Larangan Tahan Ijazah

Jumat, 12 Juni 2026 - 18:56 WIB

Rehab Rp184,5 Juta Tanpa Plang: SDN 02 Jombang Transparansinya Ke Mana?

Selasa, 9 Juni 2026 - 08:15 WIB

RPA Ilegal di Pabuaran Mengalirkan Limbah, DLH: Kecamatan Punya Kuasa Tutup

Rabu, 3 Juni 2026 - 09:29 WIB

BPK Ungkap Dugaan Mark Up Rp472 Juta di Pengadaan Dump Pick Up DLH Tangsel, Harga Melonjak Jauh dari E-Katalog

Sabtu, 30 Mei 2026 - 06:36 WIB

Penyembelihan Hewan Qurban Pondok Sehat Malomo di Tiga Lokasi Terpisah

Berita Terbaru